
Bola.net - Mamadou Doumbia masih menyimpan asa untuk jadi top skor Piala Dunia U-17 2023 Indonesia. Namun, karena mendapat kartu merah pada laga fase grup, penyerang Timnas Mali U-17 itu baru bisa bermain pada laga semifinal.
Mamadou Doumbia sebetulnya langsung menjadi pusat perhatian setelah sukses memborong gol Mali saat menumbangkan Uzbekistan dengan skor 3-0 pada laga pembuka Grup B Piala Dunia U-17 2023.
Ini menjadi hattrick pertama yang tercipta di kejuaraan ini sekaligus mempromosikan namanya sebagai kandidat peraih gelar top scorer. Sayangnya, nasib justru berkata lain. Doumbia mengalami nasib naas pada laga kedua.
Menghadapi Spanyol, dia diganjar kartu merah oleh wasit karena dianggap melanggar Pau Prim. Akibatnya, Mamadou Doumbia harus absen sebanyak tiga laga, termasuk membantu perjuangan Mali di perempat final. “Ya, saya baru bisa bermain di semifinal,” katanya.
Jalan Terjal Menuju Gelar

Akibat sanksi berat itu, Doumbia tercatat absen pada laga terakhir Grup B, babak 16 besar, hingga fase perempat final. Dia memang sempat terpukul karena tak bisa membantu perjuangan rekan-rekannya.
Hukuman larangan bermain ini memang membuat namanya dilewati oleh banyak pemain. Tercatat, sudah ada Agustin Ruberto (Argentina) yang menjadi kolektor terbanyak dengan lima gol.
Sementara itu, ada tiga nama yang sudah menghasilkan empat gol. Mereka adalah Rento Takaoka (Jepang), Amir Saidov (Uzbekistan), dan Kaua Elias (Brasil). Dua nama terakhir masih bisa menambah pundi-pundi golnya karena lolos ke perempat final.
Namun demikian, pemain bernomor punggung 17 ini tak mau larut dalam penyesalan. “Saya sangat menyesal. Namun, yang sudah berlalu biarlah berlalu,” ujarnya.
Berharap Mali Lolos ke Semifinal

Mamadou Doumbia sama sekali tak menyadari bahwa namanya kerap menjadi perbincangan di Piala Dunia U-17 2023. Bahkan, ada banyak penggemar dari Indonesia yang mengidolakan dirinya.
Sorotan semacam ini tak terlalu mengganggu pemain berusia 17 tahun itu. “Sudah menjadi tugas saya untuk bermain bagus dan menjadi lebih baik setiap harinya,” ujarnya.
Pemain yang akrab dijuluki “Messi dari Mali’ ini optimistis, anak asuh Soumalia Coulibaly mampu menumbangkan Maroko. Sebab, dengan cara ini, dirinya bisa bermain di semifinal dan menambah pundi-pundi golnya.
“Insya Allah, kami bisa menang melawan Maroko di perempat final. Dengan begitu, saya bisa memiliki peluang untuk menjadi top scorer Piala Dunia U-17 2023,” katanya.
Disadur dari Bola.com: Radifa Arsa/Aryo Atmaja, 24 November 2023
Bagan 8 Besar Piala Dunia U-17 2023
Babak 8 Besar Piala Dunia U-17 2023 (c) Emtek Group
Bolaneters bisa menyaksikan siaran langsung Piala Dunia U-17 2023 di Indosiar dan SCTV. Selain itu, laga Piala Dunia U-17 2023 juga bisa disaksikan secara live streaming di Vidio atau klik di sini.
Baca ini juga ya Bolaneters:
- Babak Gugur Piala Dunia U-17 2023: Siapa Lawan Siapa, Kapan, dan di Mana?
- Informasi Lengkap Piala Dunia U-17 2023: Kapan, di Mana, Tim Peserta, Pembagian Grup, Jadwal, Format
- Prediksi Piala Dunia U-17: Brasil U-17 vs Argentina U-17, 24 November 2023
- Prediksi Piala Dunia U-17: Prancis vs Uzbekistan, 25 November 2023
- Prediksi Piala Dunia U-17: Spanyol U-17 vs Jerman U-17, 24 November 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Kalahkan Spanyol, Jerman U-17 Optimistis Juarai Piala Dunia U-17 2023
Piala Dunia 24 November 2023, 22:47
-
Daftar Lengkap Tim yang Lolos Semifinal Piala Dunia U-17 2023
Piala Dunia 24 November 2023, 22:01
-
Hasil Piala Dunia U-17 2023 Brasil U-17 vs Argentina U-17: Skor 0-3
Piala Dunia 24 November 2023, 21:31
-
Gunawan: Timba Ilmu di Piala Dunia U-17 Demi Sepak Bola Kampung
Piala Dunia 24 November 2023, 21:25
-
Kickoff Brasil U-17 vs Argentina U-17 Tertunda 30 Menit Gara-gara Hujan Deras
Piala Dunia 24 November 2023, 20:03
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR