
Bola.net - Timnas Denmark membuang kesempatan lolos ke babak 16 besar setelah tumbang dari Australia di Piala Dunia 2022. Tim asuhan Kasper Hjulmand menyerah 1-0 dari Australia di laga penentuan Grup D pada Rabu (30/11/2022) malam.
Dengan hasil tersebut, Denmark harus rela tersingkir dari Piala Dunia 2022. Bukan hanya itu, tim unggulan Grup D ini bahkan harus berakhir di dasar klasemen setelah hanya mengoleksi satu poin.
Denmark memang tampil buruk sepanjang Piala Dunia 2022. Memainkan tiga laga, Denmark mengalami dua kekalahan dan satu hasil imbang. Denmark bahkan hanya mampu mencetak satu gol sepanjang gelaran Piala Dunia 2022.
Laga versus Australia sebenarnya momentum yang bagus untuk Denmark bangkit dari keterpurukan di dua laga sebelumnya. Namun wakil Eropa tersebut justru kalah dari Australia yang bukan tim unggulan Grup D.
Menanggapi kekalahan tersebut Kasper Hjulmand merasa bahwa timnya tidak bisa mengeluarkan kualitas terbaiknya. “Kami tidak mencapai level (terbaik) kami, tidak diragukan lagi,” ujar Hjulmand dikutip dari Fotmob.
Denmark Kurang Berkualitas!

Denmark sebenarnya tampil mendominasi saat dikalahkan Australia di laga pamungkas. Mencatatkan 69 persen penguasaan bola, Denmark mampu melepaskan total 13 tembakan sepanjang jalannya laga.
Namun sayangnya penyelesaian akhir menjadi problem utama Denmark yang tak terselesaikan. Alhasil Australia yang tampil lebih efektif dengan serangan balik mampu unggul dari Denmark lewat gol Mathew Leckie.
Kasper Hjulmand merasa timnya terburu-buru untuk mencari keunggulan agar mengamankan satu tempat di babak 16 besar. Namun pemain Denmark yang panic justru membuat permainan semakin kacau.
“Kami seharusnya tidak masuk dengan emosi (terburu-buru) seperti itu, tapi seharusnya menunjukkan kualitas yang lebih (klinis). Kualitas kami bagus melawan Prancis, tapi di dua pertandingan lainnya itu tidak cukup bagus,"
Penampilan buruk Denmark di Piala Dunia 2022 membuat Kasper Hjulmand sangat terpukul. Meskipun begitu Hjulmand sadar bahwa itu merupakan tanggung jawabnya sebagai pelatih.
"Kami tidak menghasilkan kualitas yang kami bisa. (Itu) tanggung jawab saya bahwa ketika anda datang ke Piala Dunia, anda mencapai level terbaik anda dan kami tidak melakukan itu" tambah Hjulmand.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Klasemen Grup D Piala Dunia 2022
Sumber: Fotmob
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Australia vs Denmark: Efektivitas Socceroos dan Melempemnya Tim Dinamit
Piala Dunia 1 Desember 2022, 10:47
-
Graham Arnold Beberkan Rahasia Kemenangan Australia Saat Berhadapan dengan Denmark
Piala Dunia 1 Desember 2022, 06:35
-
Taklukkan Denmark, Mathew Leckie: Semangat dan Kerja Keras Australia Terbayarkan!
Piala Dunia 1 Desember 2022, 06:32
-
Kasper Hjulmand Siap Tanggung Jawab Kegagalan Denmark di Piala Dunia 2022!
Piala Dunia 1 Desember 2022, 05:05
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 02:52
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
Piala Dunia 12 Juli 2026, 01:59
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 00:48
-
Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 12 Juli 2026, 00:07
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Neco Williams Masuk Radar Transfer MU, Disiapkan untuk Saingi Luke Shaw
Liga Inggris 11 Juli 2026, 22:12
-
Gelandang Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 21:08
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR