
Bola.net - Kasper Schmeichel membeberkan rahasia di balik ketangguhannya di bawah mistar gawang timnas Denmark. Kiper berusia 35 tahun itu membeberkan resep performa gemilangnya tak lepas dari kontribusi sang mentor, Lars Hogh.
Empat tahun terakhir, nama Kasper Schemicel jadi sosok andalan di bawah mistar gawang Timnas Denmark. Putra kiper legendaris, Peter Schmeichel itu mendapatkan kepercayaan penuh Kasper Hjulmand untuk mengawal gawang The Danish Dynamite di Euro 2020 dan juga di Piala Dunia 2022 nanti.
Terpilihnya Schmeichel sebagai kiper utama Denmark bukan tanpa sebab. Hingga saat ini performanya selalu gemilang setiap kali turun membela Denmark, sehingga posisinya tidak tergantikan sejauh ini.
Ketika ditanya apa resep dari performa apiknya, ia menyebut performa gemilangnya tak lepas dari kontribusi sang mentor, Lars Hogh."Lars (Hogh) adalah pelatih penjaga gawang saya, mentor saya, pelatih saya dalam hidup, inspirasi saya dan paling tidak teman saya,” ujar Schmeichel kepada FIFA+.
Simak komentar lengkap Schmeicel di bawah ini.
Kenang Lars Hogh
Hogh tidak bisa menyaksikan aksi Schmeichel di Piala Dunia 2022 nanti. Ini disebabkan Hogh telah Hogh menghembuskan nafas terakhirnya akibat kanker Pankreas.
Schmeichel sangat terpukul mendengar kabar tersebut. Ia tidak bisa membayangkan tampil di Piala Dunia 2022 di Qatar nanti tanpa bimbingan seorang Lars Hogh.
"Saya belum pernah bertemu orang seperti dia. Memikirkan dia tidak berdiri di sampingku dengan seragam tim nasional hampir tak tertahankan,” tambahnya.
Bahkan, saat Schmeichel sedang tampil dalam kondisi terpuruk, ia mengenang wejangan dari seorang Hogh agar segera melupakan dan selalu menatap ke depan dengan belajar dari sebuah kesalahan.
"Kemampuan mentornya untuk menjadi seorang pribadi positif dan membalikkan situasi sulit merupakan yang paling saya ingat. Kegembiraan hidup dan rasa syukur yang dia pancarkan setiap hari adalah sesuatu yang kita semua bisa pelajari dari dirinya,” kenang Schmeichel.
Profil Lars Hogh
Lars Hogh merupakan sosok pelatih dan seorang kiper timnas Denmark pada semasa ia bermain sebagai pesepak bola. Ia mengawali karier junior hingga memutuskan gantung sepatu bersama satu klub, Odense BK.
Meski namanya jarang terdengar, Hogh ternyata punya koleksi gelar kiper terbaik Denmark lebih banyak daripada kiper legendaris Peter Schmeichel. Ia total menyabet gelar individu tersebut sebanyak lima kali sedangkan Peter hanya mampu meraih empat kali.
Lalu Hogh juga sudah lama menjadi pelatih kiper timnas Denmark dalam kurun waktu 14 tahun terakhir. Hogh meninggal dunia pada usia 62 tahun.
Sumber: FIFA dan Transfermarkt
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
- 4 Pemain Bintang di Piala Dunia 2002 yang Masih Bermain Sampai Saat ini
- Piala Dunia 2022: Pembuktian Terakhir Cristiano Ronaldo Bersama Portugal
- Paul Pogba Absen Piala Dunia 2022 Karena Enggan Ikuti Saran Juventus
- Bukan Spanyol, Ini Tim Unggulan Pep Guardiola di Piala Dunia 2022
- 5 Lagu Piala Dunia Paling Asyik Sepanjang Masa: Masih Enak Didengar Sampai Sekarang, Ada Mantannya P
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bersama Kasper Hjulmand, Denmark Optimistis Bakal Berprestasi di Piala Dunia 2022
Piala Dunia 4 November 2022, 22:31
-
Kasper Schmeichel Mengenang Kepergian Sang Mentor Jelang Berlaga Di Piala Dunia 2022
Piala Dunia 4 November 2022, 21:32
-
Profil Grup D Piala Dunia 2022: Prancis Kehilangan Banyak Pilar, Denmark Siap Meledak
Piala Dunia 2 November 2022, 21:37
-
4 Penyerang yang Bisa Diandalkan Denmark untuk Mendulang Gol di Piala Dunia 2022
Piala Dunia 27 Oktober 2022, 14:50
-
Base Camp Tim-tim Grup D di Piala Dunia 2022
Piala Dunia 20 Oktober 2022, 20:59
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Arsenal vs Coventry City: Martin Odegaard Bersinar
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 08:34
-
Arsenal 3-0 Coventry City: Juara Bertahan Awali Musim dengan Kemenangan Meyakinkan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 08:04
-
Arsenal Puncaki Klasemen Premier League usai Lumat Coventry City
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 07:34
-
Catatan Menarik Arsenal vs Coventry: Arteta Cetak Rekor, Havertz Makin Tajam
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:38
-
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Womens Continental 2026: Disiarkan MOJI dan Vidio
Voli 22 Agustus 2026, 06:35
-
Manchester United Sepakat Datangkan Carlos Baleba dari Brighton
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 05:39
-
Inter Milan Resmi Rekrut Curtis Jones dari Liverpool
Liga Italia 22 Agustus 2026, 05:09
-
Hasil Liga Arab Saudi: Cristiano Ronaldo Cetak Gol, Al-Nassr Hajar Al-Riyadh 4-0
Asia 22 Agustus 2026, 04:57
-
Man of the Match Arsenal vs Coventry City: Martin Odegaard
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 04:33
-
Hasil Arsenal vs Coventry City: The Gunners Langsung Tancap Gas di Pekan Pembuka
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 04:07
-
Link Streaming Arsenal vs Coventry City 22 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:59
-
Andoni Iraola Waspadai Wajah Baru Newcastle bersama Matthias Jaissle
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:30
-
Barcelona Kesusahan, Arsenal Tancap Gas untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR