
Bola.net - PSG sukses melibas Inter Miami dengan skor 4-0 dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025, Minggu (30/6/2025) malam WIB. Namun, pelatih Luis Enrique justru mengungkapkan bahwa laga tersebut jauh lebih sulit dari yang terlihat.
Meski unggul cepat lewat gol Joao Neves, PSG harus bekerja keras menghadapi kualitas Lionel Messi dan rekan-rekannya. Tiga gol tambahan sebelum turun minum akhirnya memastikan kemenangan telak tim asal Prancis itu.
Messi sempat menunjukkan aksi gemilang di babak kedua, meski Miami gagal membongkar pertahanan PSG. Luis Enrique pun memuji performa timnya yang mampu menahan laju pemain berusia 36 tahun tersebut.
"Kami bermain melawan pemain berkualitas tinggi, itu sulit, tapi sebagai tim, kami melakukan pekerjaan dengan sangat baik," ujar Luis Enrique dalam konferensi pers.
Luis Enrique: Kemenangan Ini Lebih Sulit dari yang Terlihat

PSG tampil dominan dengan mengamankan kemenangan 4-0 atas Inter Miami. Namun, Luis Enrique menegaskan bahwa laga ini tidak semudah yang diperkirakan banyak orang.
Timnya sempat kesulitan menghadapi tekanan Miami di babak kedua, terutama ketika Messi mulai lebih banyak terlibat permainan. Pelatih asal Spanyol itu mengakui bahwa kualitas bintang Argentina tersebut tetap menjadi ancaman serius.
"Ada perbedaan yang terlihat antara babak pertama dan kedua... kualitas mereka jelas, dan saya pikir kami pantas meraih kemenangan," kata Luis Enrique.
"Ini lebih sulit dari yang terlihat, terutama setelah babak pertama," tambahnya.
PSG Berambisi Juarai Club World Cup

PSG datang ke Amerika Serikat dengan modal treble (Liga Champions, Ligue 1, dan Piala Prancis). Luis Enrique pun bertekad membawa timnya meraih gelar Piala Dunia Antarklub 2025.
Dia menyebut musim ini sebagai musim bersejarah bagi PSG. Kini, tinggal delapan tim yang tersisa, dan target mereka adalah melaju sejauh mungkin.
"Jelas, kami mengalami musim bersejarah untuk klub kami, kami ingin melaju jauh di kompetisi ini," ujar Luis Enrique.
"Kami ada di perempat final, tinggal delapan tim tersisa. Tujuan kami adalah melaju sejauh mungkin dan bersaing memperebutkan trofi. Tapi untuk itu, kami harus melewati dua babak knock-out lagi," jelasnya.
Messi Tetap Jadi Magnet Utama Meski Miami Kalah
Meski kalah telak, Lionel Messi tetap menjadi pusat perhatian dalam laga ini. Stadion Mercedes-Benz di Atlanta dipenuhi fans yang memakai jersey nomor 10 milik Messi.
Mascherano, pelatih Inter Miami, mengakui bahwa Messi tetap menunjukkan kualitasnya meski timnya kalah. Dia juga bangga dengan performa anak asuhnya di turnamen ini.
"Saya pikir Leo bermain dengan baik, dalam batasan yang kami miliki. Di babak kedua, kami lebih banyak melibatkannya. Di babak pertama, kami tidak bisa karena tekanan PSG," kata Mascherano.
"PSG sedang dalam bentuk terbaik, juara segalanya, tapi orang-orang tetap membeli tiket untuk melihat Leo Messi, bahkan di usianya yang ke-38," tambahnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dibantai PSG, Lionel Messi Kehilangan Kendali dan Coba Pukul Vitinha?
Piala Dunia 30 Juni 2025, 18:13
-
Kiprah Singkat Wakil-wakil Amerika di Piala Dunia Antarklub 2025
Piala Dunia 30 Juni 2025, 12:39
-
Achraf Hakimi: Bek Rasa Penyerang yang Tak Terbendung
Piala Dunia 30 Juni 2025, 11:47
-
Tak Diberi Ampun! Inter Milan dan Inter Miami Sama-Sama Dibantai PSG
Piala Dunia 30 Juni 2025, 10:42
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR