Ketika Cristiano Ronaldo Berhadapan dengan 2 Pemain Uzbekistan dari 17 Tahun Silam di Piala Dunia 2026

Bola.net - Cristiano Ronaldo kembali membuktikan kualitasnya di panggung terbesar sepak bola dunia saat Portugal menghadapi Uzbekistan pada Piala Dunia 2026. Sang megabintang mencetak dua gol dalam kemenangan telak Portugal 5-0.
Laga di Houston itu bukan hanya menghadirkan rekor baru bagi Ronaldo. Pertandingan tersebut juga menghadirkan kisah emosional yang menghubungkan masa lalu dan masa kini.
Dua pemain Uzbekistan, Rustamjon Ashurmatov dan Dostonbek Khamdamov, akhirnya berhadapan langsung dengan idola masa kecil mereka. Keduanya pernah bertemu Cristiano Ronaldo ketika masih berusia sekitar 12 hingga 13 tahun pada 2009.
Pertemuan di Tashkent yang Kini Jadi Kenyataan
🚨 Cristiano Ronaldo with Uzbekistan’s Ashurmatov and Khamdamov in 2009.
— Madrid Xtra (@MadridXtra) June 23, 2026
16 years later, Cristiano Ronaldo scored a brace against them. 🤯 pic.twitter.com/1iys2lrTdG
Foto dan video lama Cristiano Ronaldo saat menghadiri kamp sepak bola di Tashkent kembali ramai dibicarakan jelang pertandingan. Dalam momen itu, Ashurmatov dan Khamdamov masih merupakan bocah yang bermimpi menjadi pesepak bola profesional.
Saat kunjungan tersebut terjadi, Ronaldo baru meraih satu Ballon d'Or. Ia juga baru menyelesaikan transfer dari Manchester United ke Real Madrid dalam kesepakatan transfer yang memecahkan rekor dunia.
Tujuh belas tahun kemudian, mimpi masa kecil itu berubah menjadi kenyataan. Mereka tidak lagi berfoto bersama sang idola, melainkan berdiri sebagai lawan di lapangan Piala Dunia.
Ashurmatov tampil sebagai starter di lini belakang Uzbekistan. Bek tersebut bermain penuh selama 90 menit menghadapi tekanan besar dari lini serang Portugal.
Khamdamov tidak mendapatkan kesempatan turun dari bangku cadangan. Meski begitu, namanya tetap menjadi bagian dari kisah spesial pertandingan ini.
Ashurmatov:
— Golista (@golistaspor) June 23, 2026
Bu harika bir fotoğraf, Ronaldo'nun ziyareti beklenmedik bir şeydi.
Gelip bizimle futbol oynadı, o sırada biz 13 yaşındaydık.
Khamdamov:
Unutulmaz bir andı; o dönemde Ronaldo şöhretinin zirvesindeydi. pic.twitter.com/FftqFgTvq3
Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Baru
Lost media: when Cristiano RONALDO visited uzbekistan in 2009 and this little boy started imitating all his 5 star skills, ronaldo was amazed 😁
— MatchReport (@MatchReportH) June 23, 2026
17 years later, he faced two of the boys he met in 2009: Ashmadov and Khumadov as Portugal face Uzbekistan 🇺🇿 pic.twitter.com/Hz74nFvHlN
Cristiano Ronaldo tampil tajam sejak awal laga dan langsung mencetak gol pada menit keenam. Ia kemudian menambah gol kedua sebelum turun minum melalui penyelesaian akhir yang efektif.
Dua gol itu membuat Ronaldo menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda. Catatan tersebut semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa.
Penampilan Portugal kali ini sangat berbeda dibanding laga sebelumnya kontra RD Kongo yang berakhir 1-1. Pada pertandingan tersebut, Ronaldo terlihat kesulitan memberikan dampak besar.
Kemenangan besar atas Uzbekistan menjadi jawaban tegas dari Portugal. Tim asuhan Roberto Martinez tampil agresif dan efektif sepanjang pertandingan.
Respons Ronaldo untuk Kritik

Usai laga, Cristiano Ronaldo meluapkan emosinya ke kamera televisi. Ia berteriak, “Saya kembali, saya kembali.”
Ronaldo mengakui pekan sebelum pertandingan berjalan berat bagi timnya. Ia merasa opini publik terlalu keras terhadap pemain maupun pelatih.
“Saya bisa bilang ini pekan yang sangat berat, pekan yang sulit, pekan ketika opini publik sangat keras terhadap kami, terhadap semua pemain, terutama pelatih,” kata Ronaldo.
Pemain berusia 41 tahun itu juga menanggapi kritik yang terus datang sepanjang kariernya. Ia merasa narasi tentang dirinya yang sudah habis selalu muncul setiap kali performanya menurun.
“Sudah 23 tahun saya menjadi profesional dan setiap kali keadaan tidak berjalan baik, selalu ada yang bilang, ‘Cristiano sudah habis, dia tua’,” ujar Ronaldo.
Ronaldo menilai kemenangan ini sebagai respons ideal dari Portugal. Bagi sang kapten, jawaban terbaik selalu datang dari performa di atas lapangan.
Pertandingan ini akhirnya menjadi lebih dari sekadar kemenangan besar Portugal. Cristiano Ronaldo sekali lagi membuktikan bahwa waktu boleh berjalan, tetapi mental juaranya tetap sama.
Sumber: NDTV.com
Klasemen Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Warisan Cristiano Ronaldo Kian Besar Berkat Gol di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR