Bola.net - - Legenda timnas Jerman Lothar Matthaus menyebut tim Panser yang sekarang ini terlalu malas dan kepedean alias terlalu merasa percaya diri.
Tim Panser menjalani Piala Dunia yang buruk. Padahal tim asuhan Joachim Loew itu diunggulkan untuk bisa lolos dari Grup F.
Di atas kertas kualitas lawan-lawannya di grup itu di bawah Jerman. Sebut saja Swedia, Meksiko dan Korea Selatan.
Namun yang terjadi mereka malah kalah dari Korea Selatan dan Meksiko. Setelah tiga laga, Jerman terpuruk di dasar klasemen dengan hanya meraih tiga poin. Posisi itu didapat setelah mereka ditekuk oleh Korea Selatan dengan skor 2-0.
Pantas Kalah

Matthaus mengaku permainan tim Jerman buruk sekali di Rusia kali ini. Ia bahkan tak pernah melihat skuat Panser bermain sepayah itu. Ia menilai mereka memang pantas terdepak dari turnamen itu
"Sekarang saya tahu, sedikit, bagaimana rasanya menjadi suporter Inggris selama bertahun-tahun," tulisnya, dalam kolom untuk The Sun. "Tapi di Jerman kami tidak bisa mengeluh. Kami berakhir dengan hasil yang pantas kami dapatkan," ketusnya.
"Mungkin kami malas, atau hanya terlalu percaya diri. Matahari telah bersinar di atas Jerman selama beberapa tahun terakhir. Tapi hari ini akan menjadi abu-abu, dengan hujan yang deras," sambungnya.
"Saya belum pernah melihat tim Jerman bermain sangat buruk selama tiga pertandingan beruntun di Piala Dunia. Itu sama sekali bukan tim Jerman yang saya kenal," klaimnya.
Rombak Tim

Pria paruh baya yang pernah jadi juara dunia tahun 1990 ini kemudian berpendapat bahwa Joachim Loew masih pantas dipertahankan. Akan tetapi ia memiliki pandangan lain terkait nama-nama yang mengisi skuat Jerman sekarang ini.
"Di rumah para fans terkejut dan terkejut. Tapi saya tidak marah karena kami sudah terlempar keluar. Saya marah karena cara kami keluar," ketusnya.
"Untuk beberapa pekan ke depan akan ada banyak perdebatan tentang alasannya. Bagi saya, sementara Joachim Low akan tetap sebagai pelatih, ini harus menjadi akhir dari generasi yang menang pada tahun 2014. Sejak awal, dalam permainan dengan Meksiko, saya bisa melihat ada yang hilang," terangnya.
"Kami tidak memiliki skuat yang tepat. Kami tidak memiliki semangat tim. Kami tidak memiliki hasrat. Dan kami tidak memiliki pemimpin."
Iri Dengan Inggris

Matthaus kemudian melontarkan pujian kepada timnas Inggris. Ia senang melihat tim asuhan Gareth Southgate itu diperkuat banyak pemain muda yang berkualitas.
Ia pun meyakini Inggris akan bisa tampil apik dalam beberapa tahun ke depan. Namun demikian ia juga menegaskan Jerman pasti akan segera bangkit.
"Pagi ini, saya bangun sedikit cemburu terhadap Inggris. Kau masih di Piala Dunia, dengan tim muda, cepat dan striker yang tepat. Tapi kami akan kembali. Kami akan kembali."
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jerman Tersingkir, Bek Portugal: Kami Tidak Peduli
Piala Dunia 28 Juni 2018, 21:29
-
Taktik Jerman Hadapi Korea Selatan Dipermasalahkan Matthaus
Piala Dunia 28 Juni 2018, 20:56
-
Komentar Savage Matthaus untuk Timnas Jerman
Piala Dunia 28 Juni 2018, 20:22
-
Barcelona Sudah Bidik Golovin Sejak Musim Lalu
Liga Spanyol 28 Juni 2018, 19:54
-
Neuer Akui Jerman Tampil Buruk di Piala Dunia
Piala Dunia 28 Juni 2018, 18:24
LATEST UPDATE
-
Musuh Besar Timnas Inggris di Piala Dunia: Awas Mata-Mata!
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:49
-
Akhirnya Thomas Tuchel Buka Suara Soal Cole Palmer
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:38
-
Cari Pengganti Lewandowski, Barcelona Lirik Harry Kane!
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 07:27
-
Apa Rasanya Juara Bareng Persib Bandung, Eliano Reijnders?
Bola Indonesia 24 Mei 2026, 05:58
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR