Bola.net - - Pelatih kawakan , Fabio Capello menilai bahwa situasi sepakbola Italia tidak terlalu apik. Prestasi yang diraih oleh tim nasional Italia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 bisa jadi salah satu indikasinya.
Saat ini, Italia terancam tidak bisa tampil di Piala Dunia 2018. Sebab, Gianluigi Buffon dan kolega kalah 1-0 di leg pertama babak play off atas Swedia di Friens Arena.
Peluang bagi Italia belum tertutup karena masih ada pertandingan leg kedua di San Siro, Selasa dini hari WIB.
Menurut Capello, apa yang terjadi saat ini tidak lepas dari fondasi sepakbola Italia yang salah. Bukan hanya di level senior, tapi kesalahan juga sudah dimulai pada tataran pembinaan pemain di usia muda atau level akademi.
"Masalah dengan sepakbola Italia adalah kita selalu bisa mencari alasan saat keadaan buruk," kecam Capello.
"Jika seluruh pelaku sepakbola di Italia, mulai dari akademi untuk pemain muda, tidak bisa menghasilkan fondasi yang kuat, lalu bagaimana orang Jerman melakukannya?," sambung mantan pelatih Juventus tersebut.
Kesalahan di level akademi ini, menurut Capello, membawa dampak yang sistemik. Termasuk untuk stok pemain berbakat yang siap untuk bersaing di kompetisi level tertinggi yakni Serie A. Talenta lokal pun sulit menyesuaikan dengan standar yang diminta klub.
Hasilnya, pemain asing lebih dominan dalam skuat klub-klub elit di Serie A.
"Karena sistem usia muda kurang bagus, sebagai gantinya, kami terus mendatangkan pemain lebih banyak dari luar Italia. Hal seperti ini hanyalah sebuah bisnis bagi kami," tegas Capello.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Del Piero Ingin Conte Kembali ke Italia
Liga Italia 13 November 2017, 18:51
-
Fabio Cannavaro - Legenda Abadi Si Tembok Berlin
Editorial 13 November 2017, 15:24
-
Italia Berharap Wasit Leg Kedua Lawan Swedia Lebih Adil
Piala Dunia 13 November 2017, 14:05
-
Main di San Siro, Pelatih Italia Janjikan Perubahan
Piala Dunia 13 November 2017, 13:45
-
Buffon Minta Italia Berhenti Salahkan Ketidakberuntungan
Piala Dunia 13 November 2017, 13:15
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR