
Bola.net - Striker timnas Inggris, Rickie Lambert, mengungkapkan kebahagiaannya usai satu golnya berhasil memenangkan The Three Lions pada laga kontra Skotlandia.
Pada pertandingan di Wembley Stadium dini hari tadi, Lambert yang masuk menggantikan Wayne Rooney pada menit ke-67. Kala itu kedudukan masih imbang 2-2, berkat gol James Morrison dan Kenny Miller bagi tim tamu, dan dibalas melalui gol Theo Walcott serta Danny Welbeck bagi tuan rumah.
Tak disangka masuknya penyerang asal klub Southampton itu justru menjadi pertanda baik, setelah sentuhan perdananya bagi tim nasional menjadi penyelamat. Sontak keberhasilan tersebut membuat Lambert kegirangan usai pertandingan.
"Itu adalah sentuhan pertama saya dan mungkin sundulan terbaik yang pernah saya lakukan sepanjang hidup saya. Saya menyelamatkan pada waktu yang tepat. Itu bola yang indah dari Leighton Baines, saya melewati pengawal dan menempatkan sesuai keinginan saya," tutur Lambert membeberkan kronologi golnya di menit ke-70.
Lambert menambahkan jika tadi merupakan satu-satunya kesempatannya membela timnas, maka hal itu takkan bisa digantikan oleh kesempatan yang lain. Ia pun mengaku jika menjadi penyelamat timnas merupakan mimpinya yang terwujud.
"Saya memimpikan terjadinya hal ini untuk waktu yang lama dan kini mimpi tersebut telah terwujud. Saya mencoba untuk menikmatinya, namun fokus saya hanya untuk berupaya dan tampil baik. Saya sungguh berterima kasih," pungkas Lambert. [initial] (espn/atg)
Pada pertandingan di Wembley Stadium dini hari tadi, Lambert yang masuk menggantikan Wayne Rooney pada menit ke-67. Kala itu kedudukan masih imbang 2-2, berkat gol James Morrison dan Kenny Miller bagi tim tamu, dan dibalas melalui gol Theo Walcott serta Danny Welbeck bagi tuan rumah.
Tak disangka masuknya penyerang asal klub Southampton itu justru menjadi pertanda baik, setelah sentuhan perdananya bagi tim nasional menjadi penyelamat. Sontak keberhasilan tersebut membuat Lambert kegirangan usai pertandingan.
"Itu adalah sentuhan pertama saya dan mungkin sundulan terbaik yang pernah saya lakukan sepanjang hidup saya. Saya menyelamatkan pada waktu yang tepat. Itu bola yang indah dari Leighton Baines, saya melewati pengawal dan menempatkan sesuai keinginan saya," tutur Lambert membeberkan kronologi golnya di menit ke-70.
Lambert menambahkan jika tadi merupakan satu-satunya kesempatannya membela timnas, maka hal itu takkan bisa digantikan oleh kesempatan yang lain. Ia pun mengaku jika menjadi penyelamat timnas merupakan mimpinya yang terwujud.
"Saya memimpikan terjadinya hal ini untuk waktu yang lama dan kini mimpi tersebut telah terwujud. Saya mencoba untuk menikmatinya, namun fokus saya hanya untuk berupaya dan tampil baik. Saya sungguh berterima kasih," pungkas Lambert. [initial] (espn/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Staf Pelatih Inggris Sudah Prediksikan Sukses Lambert
Piala Dunia 15 Agustus 2013, 14:31
-
Hodgson Anggap Lambert Seharusnya Bisa Cetak Hattrick
Piala Dunia 15 Agustus 2013, 13:20
-
Manajer Skotlandia Remehkan Gol Balasan Inggris
Piala Dunia 15 Agustus 2013, 12:11
-
Lambert: Selamatkan Inggris Adalah Mimpi Saya
Piala Dunia 15 Agustus 2013, 09:35
-
Highlights Friendly: Inggris 3-2 Skotlandia
Open Play 15 Agustus 2013, 07:20
LATEST UPDATE
-
Mau Kalahkan Norwegia, Inggris Harus Bisa 'Matikan' Erling Haaland
Piala Dunia 11 Juli 2026, 14:00
-
Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
Liga Inggris 11 Juli 2026, 13:00
-
Baru Cetak Satu Gol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Bodo Amat!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 11:00
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
-
Ederson Batal, Manchester United Incar Gelandang Brasil Lainnya!
Liga Inggris 11 Juli 2026, 08:30
-
Here We Go! Barcelona Kunci Transfer Karim Adeyemi dari Dortmund!
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR