
Bola.net - Pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni mengatakan ia bangga dengan perjuangan timnya dalam kemenangan final Piala Dunia mereka atas Prancis. Scaloni juga menilai bahwa laga kedua tim merupakan pertandingan gila yang pernah ia jalani.
La Albiceleste sempat memimpin 2-0 atas Prancis di babak final Piala Dunia 2022, Minggu (18/12/2022) malam WIB. Kemudian, duel yang dihelat di Khalifah International Stadium menjadi sama kuat 3-3, Tapi Argentina keluar sebagai kampiun lewat adu penalti 4-2.
Seusai laga, pelatih berusia 44 tahun ini mengungkapkan kemenangan bersejarah timnas Argentina di Piala Dunia patut dirayakan. Dengan berlinang air mata, Scaloni mengatakan timnya sangat pantas meraih gelar juara di turnamen tersebut.
"Pertandingan ini gila. Kami menjalani pertandingan yang hebat dan kami harusnya bisa menyelesaikannya dalam 90 menit. Menjadi juara dunia bukanlah sesuatu yang saya rencanakan, tapi dari kami dan saya pikir itu pantas," kata Scaloni seperti dilansir dari laman L'Equipe.
Simak komentar Lionel Scaloni lebih lanjut di bawah ini.
Momen Bersejarah
Scaloni bangga dengan etos kerja yang dipertunjukkan oleh anak asuhnya di laga ini. Ia lantas memberi tahu kepada para penggemar Argentina untu menikmati momen bersejarah karena La Albiceleste terakhir merengkuh trofi Piala Dunia di tahun 1978.
“Saya bangga dengan pekerjaan yang mereka lakukan. Ini adalah skuad yang menarik, saya ingin memberi tahu ke orang-orang untuk menikmati, ini adalah momen bersejarah bagi negara kita," jelasnya.
Berkat Staf Pelatih
Dengan hasil ini, Argentina sanggup meraih trofi mayor Copa America 2021 yang diraih tahun lalu dan disandingkan dengan gelar Piala Dunia 2022. Belum lagi mereka berhasil meraih gelar Finalissima di tahun yang sama.
Ditanya para jurnalis mengenai bisa meraih beberapa gelar penting bersama La Albiceleste, Lionel Scaloni menjawabnya dengan gamblang itu semua berkat peran staf pelatih di dalam skuadnya.
"Dengan staf saya, kami jelas tahu bagaimana tim ini harus bermain. Bulan-bulan pertama, kami bermain berbeda tetapi sejak 2019 kami memahami pemain mana yang bisa membuatnya merasa nyaman di lapangan dan juga pemain mana yang bisa merasa nyaman dengannya," katanya.
Persembahkan Untuk Keluarga
Kemudian, di akhir sesi konferensi pers Scaloni dedikasikan juara Piala Dunia 2022 kepada keluarganya. Scaloni resmi ditunjuk menangani timnas Argentina pada tahun 2018, setelah dipromosikan dari posisinya sebagai manajer tim U-20 negara itu.
"Untuk orang tua saya, saya ada berkat mereka. Mereka melewati masa-masa sulit, sekarang mereka baik-baik saja dan saya harap mereka bangga dengan putra mereka.
"Dan juga untuk keluarga kecil saya istri dan anak-anak saya," pungkasnya.
Sumber: L'Equipe dan 90min
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
- Rapor Pemain Argentina di Final Piala Dunia 2022: Lionel Messi The Real GOAT, Memang Layak Juara!
- Bos Prancis Merasa Perlu Berdiskusi Tentang Keputusan Wasit di Final Piala Dunia 2022
- Alexis Mac Allister Ungkap Rahasia Argentina Juara Piala Dunia 2022
- Kalah di Partai Puncak Piala Dunia 2022, Bagaimana Nasib Didier Deschamps?
- 7 Pelajaran Final Piala Dunia 2022 Argentina vs Prancis: Partai Puncak yang Luar Biasa, Messi Sah GO
- Piala Dunia 2022: Lionel Messi Putuskan Tetap Berseragam Timnas Argentina
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2022: Begini Reaksi Para Legenda Tentang Laga Final Argentina vs Prancis
Piala Dunia 19 Desember 2022, 23:12
-
Legenda Argentina Anggap Lionel Messi Punya Beban Berat Sebelum Juara Piala Dunia 2022
Piala Dunia 19 Desember 2022, 22:56
-
Karim Benzema Putuskan Pensiun dari Timnas Prancis
Piala Dunia 19 Desember 2022, 22:01
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR