
Bola.net - Kroasia berstatus tim debutan dalam Piala Dunia 1998. Meski baru pertama kali ikut serta, namun Kroasia mampu tampil gemilang di turnamen yang diselenggarakan di Prancis tersebut.
Tergabung di grup H dengan Argentina, Jepang, dan Jamaika (dua nama terakhir juga merupakan tim debutan di Piala Dunia 1998) Kroasia sukses memetik enam poin. Ini membuat mereka berhak lolos ke fase knockout.
Bahkan, meski berstatus sebagai tim debutan, Vatreni (julukan Kroasia) bisa melaju hingga babak semifinal sebelum dihentikan tuan rumah Perancis. Pada saat itu, Kroasia dihuni oleh pemain-pemain yang memang sedang moncer bersama klubnnya, salah satunya Davor Suker.
Meskipun gagal mengantarkan negaranya ke final, tidak membuat Suker patah semangat. Dia kembali bersinar dengan mencetak gol penentu kemenangan 2-1 atas Belanda dalam perebutan peringkat ketiga.
Selain itu, Eks Real Madrid ini meraih Sepatu Emas atau pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 1998 dengan torehan enam gol. Prestasinya itu sekaligus mematahkan prediksi yang menjagokan bintang Brasil, Ronaldo, dan bomber Timnas Argentina, Gabriel Batistuta, sebagai pencetak gol terbanyak saat itu.
Legenda Kroasia
Torehan enam kali menyabet penghargaan pemain terbaik Kroasia (1992,1994 sampai 1998), menjadi topskor di Piala Dunia 1998, dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah untuk Vatreni, itu semua cukup bagi Davor Suker untuk dicap sebagai seorang legenda.
Puncak kariernya di timnas adalah pada Piala Dunia 1998, di mana Kroasia berhasil menjadi juara tiga di turnamen tersebut.
"Buat kami, luar biasa bisa finis di peringkat ketiga di depan tim-tim besar di dunia. Kami finis di depan Inggris, Argentina, Belanda, Spanyol, Jerman, dan Italia. Jadi, itu adalah sesuatu yang menakjubkan bagi sebuah negara kecil seperti kami," kata Davor Suker ketika itu.
Meledak Bersama Real Madrid
Pada musim pertamanya berkostum Los Blancos, Davor Suker langsung membawa Real Madrid meraih trofi LaLiga. Di musim berikutnya, Suker merengkuh trofi Liga Champions. Meski di final melawan Juventus ia baru masuk menit ke-89 menggantikan Predrag Mijatovic.
Total bersama Real Madrid selama tiga musim, Suker telah membukukkan 49 gol di segala kompetisi. Setelah itu, Suker yang sudah berkepala tiga memutuskan hijrah ke Inggris. Arsenal dan Aston Villa adalah klub yang sempat menggunakan jasa si kidal tersebut.
Dihuni Generasi Terbaik
Perjalanan mengesankan Kroasia pada Piala Dunia 1998 tak lepas dengan dihuninya talenta-talenta terbaik. Suker menceritakan timnya berisikan materi-materi pemain hebat seperti gelandang AC Milan Boban, Igor Tudor (Juventus), Mario Stanic (Parma), Robert Prosinecki (Barcelona), dan Slaven Bilic (West Ham United).
"Kami memiliki bek-bek tangguh seperti Robert Jarni dan lini tengah kami begitu fantastis. Saya kira penampilan saya pada Piala Dunia 1998 tengah berada dalam performa terbaik. Kami pun tahu masyarakat Kroasia mendukung di belakang kami dan itu memacu kami untuk melakukannya dengan baik," ujar Suker dilansir dari FourFourTwo.
Pernah menjadi Ketua HNS
Suker pertama kali terpilih sebagai ketua HNS (PSSI-nya Kroasia) pada 5 Juli 2012 dan terpilih kembali pada 2017 untuk menjalani periode keduanya. Meskipun awalnya tak begitu mulus, ia mampu bangkit dan menunjukkan kinerjanya.
Kesuksesan Suker tak hanya saat menjabat sebagai ketum HNS, dengan ia benar-benar membersihkan citra sepakbola Kroasia yang sedang marak kasus taruhan.
Sebagai pemain, ia memantapkan namanya sebagai legenda sepakbola Kroasia dan masih menjadi pencetak gol terbanyak untuk Vatreni dengan 45 golnya.
(Bola.net/Yoga Radyan)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Magis Davor Suker, Si Top Skor Piala Dunia 1998
Piala Dunia 25 Agustus 2022, 19:34
-
Piala Dunia 2018: Ketika Kroasia Permalukan Argentina dengan Skor 3-0 di Fase Grup
Piala Dunia 22 Agustus 2022, 13:39
-
Mario Mandzukic, Mimpi Buruk Inggris di Piala Dunia 2018
Piala Dunia 4 Agustus 2022, 20:33
-
Mengenang Kembali Sihir Luka Modric di Piala Dunia 2018
Piala Dunia 21 Juli 2022, 19:48
LATEST UPDATE
-
Man City Kejar Pemain Sayap Palmeiras usai Sepakat Jual Savinho ke Tottenham
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:10
-
Liverpool Incar Endrick Usai Tawaran untuk Yankuba Minteh Ditolak
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:04
-
Prediksi Brentford vs Tottenham 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 22:44
-
Prediksi Nottingham vs Leeds 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 22:20
-
Prediksi Ipswich vs Sunderland 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 21:47
-
Prediksi Everton vs Crystal Palace 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 21:16
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 20 Agustus 2026, 21:00
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 20:30
-
Jadwal Liga Inggris 2026/27: Tiga Laga Besar pada Matchweek Pembuka di Vidio
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 20:13
-
Di Mana Posisi Curtis Jones jika Gabung Inter Milan?
Liga Italia 20 Agustus 2026, 20:01
-
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Womens Continental 2026: Disiarkan MOJI dan Vidio
Voli 20 Agustus 2026, 19:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR