
Bola.net - Tidak ada pemain yang terlalu menonjol pada laga kedua Grup A Piala Dunia 2022 antara Belanda vs Ekuador yang berakhir imbang 1-1, Jumat (25/11/20220 malam WIB. Hanya saja, catatan statistik Frenkie de Jong jadi yang paling baik di antar para pemain lainnya.
Belanda awalnya unggul cepat di menit ke-6 melalui gol Cody Gakpo. Ekuador baru bisa membalasnya di menit ke-49 lewat lesakan Enner Valencia. Betul, De Jong sama sekali tidak mencetak gol, ataupun mencatatkan assist.
Namun, De Jong adalah pemain yang berhasil memerankan degup jantung permainan Belanda di lini tengah. Mobilitasnya di tengah memberikan jaminan bagi Belanda ketika bertahan dan ketika hendak menyerang.
Ya, pemain berusia 25 tahun itu jadi sosok paling komplet di pertandingan. Caranya menyerang dan bertahan memberikan banyak pengaruh di dalam pertandingan.
Hanya Lima Kali Salah Umpan
Sebagai seorang playmaker, akurasi umpan De Jong terbilang sangat tinggi. Akurasinya mencapai 93 persen. Di sisi lain, De Jong jadi pemain yang paling banyak melepaskan umpan.
De Jong juga punya visi yang sangat ciamik. Total tujuh umpan di antaranya menyasar ke daerah sepertiga akhir lawan.
Gelandang milik Barcelona itu juga memastikan lini tengah Belanda aman. Akurasi kemenangan duelnya mencapai 82 persen.
Statistik Frenkie de Jong
Berikut ini statistik pilihan De Jong berdasarkan Fotmob:
Menit bermain: 90
Akurasi umpan:: 63/68 (93%)
Umpan ke sepertiga akhir: 7
Tekel sukses 3/9 (33%)
Menang duel darat: 9/11 (82%)
Menang duel udara: 2/3 (67%)
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Klasemen Piala Dunia 2022
Coba Baca yang Ini Juga!
- Punya Banyak Pemain Hebat, Brasil Disebut Bakal Membawa Pulang Trofi Piala Dunia 2022
- Hasil Piala Dunia 2022 Belanda vs Ekuador: Skor 1-1
- Felix Sanchez Sebut Timnas Qatar Sudah Bermain Dengan Baik Meski Kalah Atas Senegal Di Piala Dunia 2
- Permainan Kolektif Kunci Kemenangan Senegal Atas Qatar Di Piala Dunia 2022
- Kevin de Bruyne Frustrasi Harus Adaptasi dengan Cara Main Belgia yang Beda dari Manchester City
- Wales Digebuk Iran di Piala Dunia 2022, Gareth Bale Auto Kena Ejek Netizen: Saya Mau Main Golf
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dihadiri Eks Pemain Timnas Belanda, Festival Oranje Indonesia Berlangsung Meriah
Bolatainment 26 November 2022, 20:35
-
Total Cetak Tiga Gol, Gustavo Alfaro: Enner Valencia Pemain Papan Atas Ekuador
Piala Dunia 26 November 2022, 07:19
-
Frenkie De Jong Akui Fisik Ekuador Bikin Belanda Kewalahan
Piala Dunia 26 November 2022, 05:29
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR