
Bola.net - Penyerang Timnas Brasil, Matheus Cunha buka-bukaan seputar provokasi yang ia lakukan ke arah fans Timnas Jepang seusai pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026, dini hari tadi. Ia menyebut bahwa provokasi itu ia lakukan sebagai respon dari provokasi yang dilakukan pemain Timnas Jepang sebelumnya.
Brasil memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 pada dini hari tadi. Anak asuh Carlo Ancelotti itu mengalahkan Jepang dengan skor 2-1 dan lolos ke babak berikutnya.
Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan wasit, usai pertandingan yang diwarnai tambahan waktu hingga 11 menit, para pemain Brasil langsung meluapkan kegembiraan mereka.
Salah satu momen yang menjadi sorotan kamera televisi adalah selebrasi Matheus Cunha. Penyerang Brasil itu menunjuk lambang CBF di dadanya sambil mengangkat telapak tangan terbuka dan para pendukung Jepang terlihat kesal atas provokasi yang dilakukan Cunha tersebut.
Simak penuturan lengkap sang striker mengenai provokasi yang ia lakukan di bawah ini.
Jepang Terlebih Dahulu Main Perang Urat Syaraf

Sebelum pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026, salah satu pemain Timnas Jepang, Kento Shiogai membuat pernyataan provokatif mengenai Timnas Brasil.
Ia menyebut The Samurai Blues sama sekali tidak takut menghadapi Brasil di babak 32 besar. Ia menyebut bahwa Brasil sudah tidak masuk dalam tim kuat dunia saat ini.
Ia juga menyinggung kemenangan Jepang atas Brasil pada uji coba di bulan Oktober 2025 kemarin. Sehingga ia menilai Brasil bukan ancaman bagi Jepang.
Hanya Membalas

Diwawancarai Globo Esporte seusai laga, Matheus Cunha membeberkan alasan mengenai selebrasi provokasinya tersebut. Ia menyebut apa yang ia lakukan hanyalah sebuah balasan atas pernyataan yang dilemparkan Shiogai tersebut.
"Dengan segala hormat, ada pemain Jepang yang mengatakan hal seperti itu tentang Timnas Brasil yang memiliki sejarah begitu besar. Kalau yang mengatakannya orang Brasil kepada sesama orang Brasil, mungkin kami masih bisa menerimanya. Namun jika datang dari pihak luar, saya rasa kami akan selalu bersatu menghadapi siapa pun," ujar Cunha
"Selebrasi itu lebih menggambarkan apa arti seragam ini, siapa saja yang pernah mengenakannya, serta segala perjuangan yang harus kami lalui untuk bisa membela Timnas Brasil," ujar Cunha.
Laga Berikutnya

Timnas Brasil saat ini mulai mempersiapkan diri untuk pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selecao akan berhadapan dengan pemenang laga Pantai Gading vs Norwegia pada hari Senin, 6 Juli 2026 mendatang.
Sumber: Globo Esporte
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inggris yang Masih Penuh Misteri
Piala Dunia 30 Juni 2026, 17:00
-
Maroko dan Magi yang Tak Pernah Hilang
Piala Dunia 30 Juni 2026, 16:00
-
Belanda Terjungkal Saat Garis Akhir Sudah Terlihat
Piala Dunia 30 Juni 2026, 15:00
-
Piala Dunia 30 Juni 2026, 13:21

LATEST UPDATE
-
Welcoming Dinner FimelaXclusive Batch 4: Akrab, Hangat, dan Berkesan
Lain Lain 30 Juni 2026, 13:49
-
Jerman dan Akhir Sebuah Mitos
Piala Dunia 30 Juni 2026, 13:21
-
Pertunjukan Ketangguhan Mental Maroko
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:37
-
Bukan Pengecut, Julian Nagelsmann Menolak Mundur dari Timnas Jerman!
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:30
-
Maroko Tendang Belanda, Tantang Kanada di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:42
-
Man of the Match Belanda vs Maroko: Issa Diop
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:28
-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
-
Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay saat Singkirkan Jerman
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:42
-
Jerman dan Mimpi Buruk Piala Dunia yang Tak Kunjung Usai
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Senegal, 2 Juli 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41























KOMENTAR