
Bola.net - Jerman selama puluhan tahun identik dengan ketenangan saat pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Di tengah tekanan terbesar, tim empat kali juara dunia itu hampir selalu menemukan cara untuk keluar sebagai pemenang.
Namun, cerita yang telah bertahan begitu lama akhirnya berakhir di Piala Dunia 2026. Paraguay mematahkan mitos tersebut setelah menang 4-3 dalam adu penalti usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
Kekalahan itu bukan sekadar menghentikan langkah Jerman di fase gugur. Hasil tersebut juga menandai pertama kalinya Jerman kalah dalam adu penalti sepanjang sejarah penampilan mereka di Piala Dunia.
Malam Ketika Tradisi Jerman Runtuh

Pertandingan berjalan sesuai gambaran yang banyak diperkirakan sejak awal. Jerman menguasai permainan dan mendominasi aliran bola, sementara Paraguay bertahan rapat sambil menunggu kesempatan menyerang.
Julio Enciso lebih dulu membawa Paraguay unggul pada menit ke-42. Gol tersebut memaksa Jerman bekerja lebih keras untuk menghindari kejutan besar.
Kai Havertz berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-54. Gol itu menghidupkan kembali harapan Jerman untuk melanjutkan perjalanan mereka di turnamen.
Meski menguasai pertandingan dengan total 719 umpan selama 120 menit, Jerman gagal menemukan gol kemenangan. Paraguay yang hanya mencatat 161 umpan mampu menjaga skor tetap imbang hingga peluit akhir perpanjangan waktu.
Saat laga memasuki adu penalti, banyak pihak masih menganggap Jerman memiliki keuntungan psikologis. Rekam jejak mereka di Piala Dunia menjadi alasan utama munculnya keyakinan tersebut.
Kenyataannya berjalan berbeda. Kai Havertz, Nick Woltemade, dan Jonathan Tah gagal menuntaskan tugas dari titik putih sehingga Paraguay keluar sebagai pemenang.
Paraguay Menulis Kisah Baru

Bagi Paraguay, kemenangan ini menjadi salah satu momen terbesar dalam sejarah sepak bola mereka. Tim Amerika Selatan itu kembali mencapai babak 16 besar Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2010.
Keberhasilan tersebut juga mempertahankan catatan sempurna Paraguay dalam adu penalti fase gugur Piala Dunia. Setelah menyingkirkan Jepang melalui cara yang sama pada 2010, mereka kembali sukses ketika menghadapi Jerman.
Di sisi lain, kekalahan ini menghadirkan catatan yang jarang dikaitkan dengan Jerman. Sebelum laga melawan Paraguay, mereka selalu menang dalam empat adu penalti yang dijalani di Piala Dunia.
Lebih jauh lagi, ini merupakan kekalahan adu penalti pertama Jerman di semua kompetisi dalam 50 tahun terakhir. Kekalahan sebelumnya terjadi pada final Piala Eropa 1976 saat menghadapi Cekoslowakia.
Di balik hasil bersejarah tersebut, Enciso kembali menunjukkan perannya sebagai figur penting Paraguay. Satu gol ke gawang Jerman membuatnya telah terlibat dalam tiga gol Paraguay di Piala Dunia 2026, melalui satu gol dan dua assist.
Pada akhirnya, Paraguay melangkah ke fase berikutnya dengan penuh keyakinan. Sementara itu, Jerman pulang dengan kenyataan yang belum pernah mereka alami sebelumnya: kalah adu penalti di Piala Dunia.
Sumber: ESPN
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhir Karier Julian Nagelsmann Bersama Timnas Jerman?
Piala Dunia 30 Juni 2026, 18:14
-
Piala Dunia 30 Juni 2026, 13:21

-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
-
Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay saat Singkirkan Jerman
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:42
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:40
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR