
Bola.net - Kiprah Ahn Jung-Hwan bersama timnas Korea Selatan pada Piala Dunia 2002 pernah mendapatkan sorotan dunia. Salah satu aksinya yang paling diingat tentu saat menjebol gawang timnas Italia pada babak 16 besar Piala Dunia 2002.
Saat itu, skuad Korea Selatan yang berada di bawah asuhan pelatih top dunia, Guus Hiddink, memang membuat banyak kejutan. Salah satu momen yang paling mengejutkan banyak pihak ialah ketika skuad Taeguk Warriors berjumpa timnas Italia pada babak 16 besar.
Pada pertandingan ini, Ahn Jung-Hwan dipasang Guus Hiddink sejak menit pertama. Namun, dia mengawali laga dengan cukup buruk.
Sebab, ketika Korea Selatan mendapat hadiah penalti, Ahn Jung-Hwan yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal menuntaskan tugasnya dengan sempurna. Dia gagal menaklukkan kiper Italia saat itu, Gianluigi Buffon.
Namun pada babak perpanjangan waktu tepatnya pada menit ke-117, timnas Korea Selatan yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri sukses mencetak gol penentu kemenangan lewat tandukan Ahn Jung-Hwan.
Ditendang dari Perugia
Ahn sendiri datang ke Perugia dengan status pinjaman selama dua musim dari Daewoo Royals pada musim panas 2000. Saat di Italia, performa Ahn jauh dari memuaskan. Dia hanya mencetak 5 gol dalam 33 penampilan selama dua musim tersebut.
Meski begitu, Presiden Perugia, Luciano Gaucci tetap mempermanenkan Ahn dengan biaya transfer 1,2 juta poundsterling sebelum Piala Dunia 2002. Dia mengira, kelak Perugia bisa mendapat untung dari penjualan Ahn. Pada akhirnya, ini pun tak terjadi karena Ahn dipecat satu hari setelah laga itu.
"Pemain itu (Ahn) takkan pernah menginjakkan kakinya di Perugia lagi. Dia hanya fenomenal ketika melawan Italia dan saya ini seorang nasionalis," kata Gaucci kepada Gazetta dello Sport.
Laga Penuh Kontroversi
Pertandingan tuan rumah Korea Selatan melawan Italia dipimpin oleh wasit asal Ekuador, Byron Moreno. Di bawah kepemimpinannya, laga menjadi penuh dengan kontroversi.
Sejumlah keputusan janggal diambil Moreno sepanjang pertandingan seperti Francesco Totti, mendapat kartu merah karena sang wasit menganggapnya diving. Kemudian gol Italia dari Damiano Tommasi dianulir Moreno karena offside.
Sayangnya, FIFA tidak sempat mengusut tuntas kejadian dan insiden memalukan itu lantaran Moreno keburu pensiun sebagai wasit ketika hendak diinvestigasi. Berdasarkan regulasi, FIFA tak bisa menjatuhkan dakwaan atau hukuman terhadap seseorang yang sudah bukan merupakan bagian komunitas sepakbola.
Akhir Karier
Usai ditendang dari Perugia, karier Ahn berjalan biasa-biasa saja. Dia membela tujuh tim sebelum pada akhirnya gantung sepatu pada 2011.
Ketika pria berusia 46 tahun itu pensiun, Korean wave" sedang melanda dunia. Dia lalu banting setir menjadi artis, memiliki acara di televisi, dan secara rutin memerankan dirinya sebagai komentator pertandingan sepak bola.
Uniknya, drama televisi pertama Ahn dijalani saat masih menjadi pemain sepak bola. Pada 2007, dia menjadi bintang tamu dalam sebuah acara televisi di MBS berjudul Radio Star. Sementara acara pertamanya setelah gantung sepatu berjudul Human Condition pada 2012.
(Bola.net/Yoga Radyan)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengenang Golden Goal Gol Ahn Jung-Hwan yang Singkirkan Italia di Piala Dunia 2002
Piala Dunia 10 Agustus 2022, 20:09
-
Sebelum Absen 2 Periode, Begini Kiprah Timnas Italia di Piala Dunia 2014
Piala Dunia 3 Agustus 2022, 17:41
-
Alessandro Nesta, Nomor Punggung 13, dan Pertahanan yang Sempurna
Liga Italia 2 Agustus 2022, 08:07
-
Andrea Pirlo di Piala Dunia 2006: 1 Gol, 3 Man of the Match, dan Trofi Juara
Piala Dunia 1 Agustus 2022, 18:54
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR