
"Bagi Kolombia, setiap laga merupakan tantangan dan langkah baru," kata Pekerman seperti dilansir AFP.
"Kami bisa sampai di sini salah satu kuncinya adalah percaya bahwa tak ada tim favorit di setiap laga," imbuh pria 64 tahun asal Argentina itu.
Singkat kata, Pekerman meminta para pemainnya melihat semua lawan dengan setara, tak ada yang lebih lemah maupun lebih kuat. Semua punya kesempatan yang sama untuk menang.
Pedoman itu pula yang bakal diusung Kolombia kala melawan tuan rumah Brasil di duel delapan besar nanti, Sabtu (05/7). Di atas kertas, Brasil lebih diunggulkan untuk menang.
Namun, di mata Kolombia, mereka sama kuat. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ronaldo Impikan Brasil vs Argentina di Final
Piala Dunia 4 Juli 2014, 23:04
-
Magath: Saya Tak Akan Rekrut Neymar Walau Gratis
Piala Dunia 4 Juli 2014, 22:42
-
David Luiz: Kalah Bukan Pilihan Brasil
Piala Dunia 4 Juli 2014, 22:15
-
'Brasil Sama Sekali Tidak Lemah'
Piala Dunia 4 Juli 2014, 14:44
-
Bela Tangisan Brasil, Scolari Manfaatkan Insiden Figo
Piala Dunia 4 Juli 2014, 14:35
LATEST UPDATE
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
-
West Ham vs Nottingham Forest: Keterpurukan West Ham di Premier League 2025/26
Liga Inggris 7 Januari 2026, 08:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR