
Bola.net - Piala Dunia 2026 menjadi momentum terbesar bagi sepak bola Asia setelah sembilan wakil AFC memastikan tempat di turnamen paling bergengsi dunia. Jumlah tersebut menjadi representasi terbanyak sepanjang sejarah partisipasi Asia di ajang empat tahunan itu.
Kehadiran negara-negara Asia dengan kualitas yang semakin merata memperlihatkan perkembangan besar dari sisi teknik dan taktik. Tidak sedikit tim AFC yang kini memiliki kedalaman skuad untuk menantang kekuatan tradisional dunia.
Beberapa pemain bahkan diprediksi mampu menjadi pembeda ketika kompetisi berlangsung di Amerika Utara nanti. Pengalaman bermain di liga elite Eropa menjadi modal penting bagi para pemain Asia tersebut.
Piala Dunia 2026 juga menjadi panggung bagi kombinasi pemain senior dan generasi baru dari Asia. Dari kapten berpengalaman hingga rising star muda, semuanya siap membawa negaranya melangkah lebih jauh.
Mathew Ryan Jadi Tumpuan Australia

Kiper veteran Mathew Ryan masih menjadi figur utama Australia menjelang Piala Dunia 2026. Penjaga gawang Levante itu memiliki pengalaman panjang dan kualitas kepemimpinan yang kuat di ruang ganti.
Ryan tampil penting saat Australia mencapai babak 16 besar Piala Dunia 2022. Kemampuannya membaca permainan dan melakukan penyelamatan krusial masih sangat dibutuhkan Socceroos.
Mehdi Taremi Andalan Iran di Lini Depan

Iran kembali menggantungkan harapan kepada Mehdi Taremi sebagai mesin gol utama tim. Penyerang Olympiacos itu tetap tajam meski kini telah berusia 33 tahun.
Pengalaman bermain bersama FC Porto dan Inter Milan membuat Taremi terbiasa menghadapi tekanan laga besar. Ketajamannya diprediksi kembali menjadi senjata utama Iran di Piala Dunia 2026.
Aymen Hussein Buru Kebangkitan Irak

Aymen Hussein masih menjadi nama paling penting dalam lini serang Irak. Penyerang Al-Karma tersebut sudah mengoleksi 32 gol internasional bersama negaranya.
Cedera sempat menghambat performanya pada fase kualifikasi terakhir. Namun, tanda kebangkitan mulai terlihat setelah ia mencetak tiga gol dan satu assist dalam tiga pertandingan terakhir.
Wataru Endo Bawa Pengalaman Jepang

Jepang memiliki sosok pemimpin penting dalam diri Wataru Endo. Gelandang Liverpool itu dikenal disiplin dan memiliki kemampuan membaca permainan dengan baik.
Meski tidak selalu menjadi starter di klubnya musim ini, pengalaman Premier League tetap memberikan nilai besar. Jepang membutuhkan ketenangan Endo untuk menghadapi tekanan Piala Dunia 2026.
Musa Al-Taamari Jadi Harapan Yordania

Yordania akan menjalani debut bersejarah di Piala Dunia 2026 dengan Musa Al-Taamari sebagai pemain kunci. Kapten tim nasional itu tampil impresif bersama Stade Rennais sepanjang musim.
Al-Taamari mencatat tujuh gol dan 11 assist dari 35 penampilan musim ini. Fleksibilitasnya bermain di beberapa posisi membuat lini serang Yordania lebih berbahaya.
Almoez Ali Tetap Tajam Bersama Qatar

Qatar kembali mengandalkan Almoez Ali setelah striker itu menjadi top skor kualifikasi Asia dengan 12 gol. Ketajamannya memberi harapan besar bagi Qatar untuk tampil kompetitif.
Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan pertama Qatar lolos melalui jalur kualifikasi reguler. Ali diharapkan kembali menjadi pembeda lewat insting golnya di depan gawang.
Salem Al-Dawsari Masih Jadi Ikon Arab Saudi

Arab Saudi tetap dipimpin Salem Al-Dawsari yang memiliki pengalaman besar di level internasional. Kapten Al-Hilal itu masih menjadi motor kreativitas tim nasional.
Namanya semakin dikenal setelah mencetak gol kemenangan melawan Argentina pada Piala Dunia 2022. Gol tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar dalam sejarah turnamen.
Son Heung-min Tetap Ancaman Korea Selatan

Korea Selatan kembali menaruh harapan besar kepada Son Heung-min di Piala Dunia 2026. Penyerang Los Angeles FC itu tetap menjadi figur paling berpengaruh dalam skuad Taegeuk Warriors.
Karier panjangnya bersama Tottenham Hotspur menjadikan Son salah satu pemain Asia terbaik dalam sejarah Premier League. Meski tidak lagi berada di puncak performa, kualitas dan pengalamannya masih sangat berbahaya.
Abdukodir Khusanov Wakili Generasi Baru Uzbekistan

Uzbekistan datang ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dengan Abdukodir Khusanov sebagai wajah generasi baru mereka. Bek muda tersebut kini bermain bersama Manchester City.
Khusanov mencatat sejarah sebagai pemain Uzbekistan pertama di Premier League pada 2025. Perkembangannya membuat Uzbekistan optimistis mampu memberi kejutan di Piala Dunia 2026.
Sumber: Gulf News
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026: Deretan Bintang Besar yang Gagal Masuk Skuad
Piala Dunia 27 Mei 2026, 23:29
-
16 Pemain Arsenal Menuju Piala Dunia 2026
Piala Dunia 27 Mei 2026, 20:24
LATEST UPDATE
-
Tertinggal Dua Gol, Ini Pesan Michael Carrick saat Jeda yang Bangkitkan MU
Liga Champions 4 November 2026, 18:43
-
Slavia Praha Siap Buat Perhitungan dengan Arsenal
Liga Champions 4 November 2026, 17:00
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR