
Bola.net - Pengamat sepak bola Mohamad Kusnaeni menilai pembatalan drawing Piala Dunia U-20 2023 yang dijadwalkan di Bali, 31 Maret, merupakan peringatan awal bahwa Indonesia berpotensi mendapat sanksi lebih berat dibanding saat kena hukuman pada 2015 silam.
Jika saat itu FIFA membekukan keanggotaan PSSI gara-gara intervensi pemerintah RI, kali ini sanksinya kemungkinan akan lebih berat dan pelik. Pasalnya kali ini berkaitan dengan perhelatan akbar sekelas Piala Dunia U-20.
"Pembatalan drawing merupakan warning awal. Jika kita sampai gagal melaksanakan event FIFA U-20 tersebut Indonesia dianggap menodai kepercayaan yang diberikan FIFA. Otoritas tertinggi sepak bola internasional tersebut dirugikan secara material dan inmaterial, karena pelaksaan event mereka kacau balau," ujar Kusnaeni di Jakarta, Minggu (26/3/2023) menanggapi pernyataan resmi PSSI tentang pembatalan drawing yang dikeluarkan hari ini.
Kusnaeni berharap pemerintah dan juga PSSI maupun LOC berkonsolidasi menyelesaikan sederet persoalan yang menjadi perhatian FIFA. “Kita berharap semoga FIFA tidak melakukan pembatalan penunjukkan Indonesia sebagai tuan rumah," ujarnya.
"Pembatalan drawing merupakan peringatan awal, apa yang perlu lakukan? Segera konsolidasi dan bereskan PR yang ada. Karena saya melihat tak hanya masalah Israel saja yang jadi perhatian FIFA, tapi juga berkaitan dengan infrastruktur. Mereka saya yakin berharap Indonesia bisa sukses menjadi tuan rumah,” katanya.
Potensi Sanksi FIFA

Jika terkena sanksi, dunia sepak bola Tanah Air bakal terdampak. Para pemain terbaik negeri ini kehilangan kesempatan bersaing di pentas internasional. Pada periode 2015-2016 Indonesia pernah merasakan pahitnya sanksi dari FIFA, dikucilkan dari pentas internasional. Gara-gara dilarang berkiprah di ajang resmi, ranking Indonesia melorot drastis. Mimpi melihat Indonesia berprestasi makin jauh, karena secara ranking FIFA Tim Merah-Putih terlempar jauh.
Di level domestik pun kompetisi kian sulit mendapatkan sponsor kakap. Perusahaan kakap berfikir ulang mau berinvestasi ke klub maupun PSSI. Ujungnya jika kondisi makin parah, pelaksanaan kompetisi akan tersendat karena masalah dana.
"Jangan sampai hal itu terjadi. Mimpi buruk buat sepak bola kita. Jangan bermain-main dengan kesepakatan yang sudah dibuat dengan FIFA," tegasnya.
"Kita jadi host prosesnya mengajukan diri, bukan ujuk-ujuk FIFA yang minta. Taati kesepakatan yang ada. Segera cari air untuk memadamkan kebakaran yang timbul,” tutur Kusnaeni.
Jangan lupa saksikan seluruh pertandingan Piala Dunia U-20 2023 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Champions TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Ikuti terus berita terbaru dan jadwal lengkap Piala Dunia U-20 2023 hanya di Bola.net.
Jangan Lewatkan:
- 5 Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia U-20 2019, di Mana Mereka Sekarang?
- Drawing Piala Dunia U-20 2023 di Bali Batal, Agenda Lain FIFA Tetap Jalan
- Soal Pembatalan Undian Piala Dunia U-20 2023, Erick Thohir Masih Belum Berikan Pernyataan
- Termasuk Kiper Real Madrid, Ini 5 Kiper yang Pernah Menangkan Sarung Tangan Emas Piala Dunia U-20
- FIFA Batalkan Drawing Piala Dunia U-20, Alarm Bahaya untuk Indonesia Sudah Berbunyi!
- Suporter Indonesia Suarakan Dukungan Penuh Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023
- Jadi Tuan Rumah Event FIFA Tak Gampang, Piala Dunia U-20 2023 Harus Dijaga
- Piala Dunia U-20 2023 Momentum Naikkan Citra Sepak Bola Indonesia
- 12 Pemain Bintang yang Bermain di Piala Dunia U-20 2019: Dari Haaland, Leao, hingga Darwin Nunez
- Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia Komitmen Dukung Piala Dunia U-20 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Batal Digelar di Bali, Kapan Drawing Piala Dunia U-20 2023 dilakukan?
Piala Dunia 26 Maret 2023, 19:50
-
PSSI Ungkap Alasan FIFA Batalkan Drawing Piala Dunia U-20 2023 di Bali
Piala Dunia 26 Maret 2023, 18:58
-
Drawing Piala Dunia U-20 2023 di Bali Batal, Agenda Lain FIFA Tetap Jalan
Piala Dunia 26 Maret 2023, 09:23
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59






















KOMENTAR