Pesan Fakhri Husaini ke Pemain Timnas Indonesia U-17: Jangan Pindah ke Luar Negeri Hanya Buat Gagah-gagahan Saja!

Bola.net - Sebuah pesan diberikan Fakhri Husaini kepada para pemain Timnas Indonesia U-17. Ia berharap para penggawa Garuda Asia tidak mudah terbujuk rayu pindah ke klub luar Indonesia jika tidak ada kejelasan bermain.
Sejak pekan lalu, Timnas Indonesia U-17 beraksi di Piala Dunia U-17 2023. Mereka akan bersaing dengan tim-tim terbaik di seluruh dunia selaam turnamen ini.
Kebetulan, turnamen ini didatangi oleh sejumlah talent scout dari seluruh penjuru dunia. Jadi ada kemungkinan beberapa pemain Timnas Indonesia U-17 menarik perhatian para pemandu bakat ini.
Seperti contoh yang terjadi pada skuat Timnas Indonesia U-16 yang menjuarai Piala AFF U-16 beberapa tahun yang lalu. Beberapa pentolan skuat Garuda Asia seperti Bagas Kaffa dan Brylian Aldama mendapatkan tawaran untuk pindah ke luar negeri.
Simak pendapat Fakhri Husaini terkait situasi tersebut di bawah ini.
Belajar dari Senior

Fakhri mencontohkan Brylian Aldama dan Bagas Kaffa yang pada saat itu pindah ke Eropa. Ia menyayangkan keduanya pindah namun di sana mereka tidak mendapatkan kesempatan bermain.
"Ketika Bagas, Brilyan mendapatkan tawaran [pindah ke luar negeri], Saya sampaikan ke mereka, ke luar negeri main, atau hanya untuk gagah-gagahan saja? Dan faktanya mereka tidak bermain di uar negeri," ungkap Fakhri Husaini dalam konferensi persnya baru-baru ini.
"Ada rentang waktu yang hilang bagi Bagas dan Brylian ketika mereka main di luar negeri hanya untuk trial. Mereka terdaftar di klub namun mereka tidak pernah main. Saya pada saat itu bilang ke Bagas 'Saya tunggu kamu main,' namun nyatanya dia tidak dapat kesempatan main."
Tidak Perlu Silau Eropa

Menurut Fakhri, para pemain Timnas Indonesia U-17 tidak boleh pindah ke luar negeri hanya karena mereka diminati klub-klub top Dunia. Ia ingin para pemain ini mencari klub yang benar-benar memberikan ruang bagi mereka untuk bertumbuh dan bermain.
"Kalau ada pilihan ke luar negeri, ke luar negerilah! Ke luar negeri betul-betul pilih klub yang memberikannya kesempatan untuk bermain. Kalau tidak lebih baik di Indonesia, bermain di Liga 2 atau Liga 1, yang penting mereka punya kesempatan, punya peluang untuk tampil secara reguler di kompetisi. Ini jauh lebih penting untuk pemain-pemain muda kita," sambung Fakhri.
"Jika mereka ke luar negeri, ke klub besar, tapi main di kelompok umur, tim U-17 buat apa? Jika ada Scout yang mengamati aksi mereka dan memilih mereka, jangan masuk ke klub yang hanya untuk nyenengin bangsa kita saja. Kita ini seneng pemain ke luar negeri, tapi faktanya mereka tidak pernah bermain jadi buat apa?
Main di ASEAN Bisa Jadi Opsi

Lebih lanjut, Fakhri Husaini juga menyarankan pemain-pemain Timnas Indonesia U-17 bisa mencontoh Saddil Ramdani. Ia menyebut pemain Timnas Indonesia itu lebih memilih pindah ke Malaysia, namun karirnya berkembang di sana.
"Saya mengapresiasi keputusan Saddil. Dia tidak ke Eropa, tapi ke Malaysia, tapi dia dapat kesempatan bermain di situ. Kalau pemain-pemain muda kita mendapatkan kesempatan di ASEAN tapi dengan syarat bisa bermain," sambung Fakhri.
"Di Eropa memang sepak bolanya lebih bagus, Tapi kalau hanya cuma 2-3 tahun latihan, untuk apa? Kapan mainnya?" ia menandaskan.
Jadwal Pertandingan Indonesia di Piala Dunia U-17 2023

Jumat, 10 November 2023
Indonesia Vs Ekuador
Gelora Bung Tomo
Pukul 19.00 WIB
Senin, 13 November 2023
Indonesia Vs Panama
Gelora Bung Tomo
Pukul 19.00 WIB
Kamis, 16 November 2023
Maroko Vs Indonesia
Gelora Bung Tomo
Pukul 19.00 WIB
Bolaneters bisa menyaksikan siaran langsung Piala Dunia U-17 2023 di Indosiar dan SCTV. Selain itu, laga Piala Dunia U-17 2023 juga bisa disaksikan secara live streaming di Vidio atau klik di sini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kunci Timnas Indonesia U-17 Kalahkan Maroko: Kurangi Kesalahan Individu!
Piala Dunia 15 November 2023, 19:42
-
Tampil Ciamik Lawan Panama, Amar Brkic Starter Lawan Timnas Maroko U-17?
Piala Dunia 15 November 2023, 19:03
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Dortmund vs Atalanta: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:22
-
Tempat Menonton Monaco vs PSG: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:13
-
Alessandro Bastoni Minta Maaf soal Selebrasi Kartu Merah Pierre Kalulu di Derby dItalia
Liga Italia 18 Februari 2026, 00:55
-
Tempat Menonton Benfica vs Real Madrid: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 23:13
-
Legenda Man United Sebut Ruben Amorim 'Bunuh' Karier Kobbie Mainoo
Liga Inggris 17 Februari 2026, 21:56
-
Tempat Menonton Galatasaray vs Juventus: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 21:34
-
Live Streaming Dortmund vs Atalanta - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Monaco vs PSG - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Benfica vs Real Madrid - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48

























KOMENTAR