
Bola.net - Penyerang timnas Italia, Mateo Retegui, menyatakan skuad Azzurri tidak merasakan tekanan berlebihan menjelang laga semifinal playoff Piala Dunia 2026 melawan Irlandia Utara. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di New Balance Arena, Bergamo, pada Jumat (27/3/2026) dinii hari WIB.
Kemenangan dalam laga ini menjadi harga mati bagi Italia untuk menjaga asa lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Pemenang pertandingan ini akan berhadapan dengan Wales atau Bosnia-Herzegovina pada 31 Maret mendatang untuk memperebutkan tiket ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Laga ini membawa memori kelam bagi publik sepak bola Italia setelah kegagalan beruntun pada fase yang sama di tahun 2018 dan 2022. Absennya Italia dalam dua edisi terakhir membuat ekspektasi terhadap tim asuhan Gennaro Gattuso berada pada titik tertinggi.
Retegui menjadi pemain pertama yang tiba di pemusatan latihan Coverciano untuk mempersiapkan diri lebih awal. Pemain klub Al-Qadsiah tersebut memilih memangkas waktu liburnya di Arab Saudi demi beradaptasi dengan skema taktik tim nasional.
Persiapan intensif ini menjadi bukti keseriusan lini serang Italia dalam menghadapi tantangan fisik lawan. Retegui kini fokus sepenuhnya pada instruksi teknis guna memastikan efektivitas permainan di lini depan.
Komitmen Ekstra Retegui

Keputusan Retegui untuk datang sepekan lebih awal mendapat apresiasi khusus dari jajaran staf pelatih. Mantan striker Atalanta ini mengaku langsung meminta izin untuk berlatih segera setelah jadwal klubnya memungkinkan.
"Saya tiba seminggu lebih awal karena begitu tahu punya hari libur di Arab, saya minta datang ke Coverciano," ungkap Retegui kepada Sky Sport Italia.
Ia menganggap langkah tersebut sebagai pilihan paling logis demi memberikan kontribusi maksimal bagi negara. Retegui menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pelatih dan tim pelatih fisik yang bersedia mendampinginya berlatih lebih dini.
"Rasanya hal yang paling masuk akal adalah berada di sini bersama Nazionale dan di Italia sedikit lebih awal," imbuhnya menegaskan komitmennya.
Ambisi Memutus Tren Negatif

Mengenai narasi tekanan yang menghantui Italia, Retegui memiliki sudut pandang berbeda dibandingkan opini publik saat ini. Ia justru melihat atmosfer di dalam tim penuh dengan gairah dan keinginan besar untuk segera bertanding.
"Saya tidak tahu apakah tekanan adalah kata yang tepat untuk apa yang saya rasakan sekarang," tegas penyerang kelahiran Argentina tersebut.
Menurutnya, seluruh pemain sudah tidak sabar untuk membuktikan kesiapan mereka di atas lapangan hijau. Hasrat untuk menang menjadi bahan bakar utama tim dalam menghadapi tantangan yang menentukan nasib sepak bola Italia ini.
"Begitu laga melawan Norwegia berakhir, kami semua ingin segera memainkan pertandingan ini, jadi ada keinginan untuk menang," jelas Retegui mengenai mentalitas tim.
Kesiapan Taktik dan Dukungan Bergamo

Gennaro Gattuso diprediksi akan menerapkan formasi 3-5-2 untuk meredam permainan Irlandia Utara yang dikenal disiplin. Retegui meyakini bahwa aspek determinasi akan menjadi faktor pembeda utama dalam duel fisik yang diprediksi akan berlangsung sengit.
"Kami tahu ini adalah pertandingan yang akan dimenangkan oleh tim dengan determinasi paling kuat," kata Retegui mengingatkan rekan setimnya.
Ia memprediksi laga nanti akan menjadi pertempuran yang menuntut ketahanan fisik hingga peluit panjang berbunyi. Kehadiran suporter di Bergamo diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal.
"Ini akan menjadi pertempuran, kami harus berjuang sampai akhir dan kami tidak sendirian karena suporter di Bergamo benar-benar akan mendukung kami," ujarnya menutup wawancara.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tanpa Tiket Piala Dunia 2026, Fabio Cannavaro: Dunia Tak Lagi Iri pada Italia
Piala Dunia 26 Maret 2026, 15:05
-
Pelatih Irlandia Utara: Nggak Ada Totti dan Del Piero, Italia Bisa Dikalahkan
Piala Dunia 26 Maret 2026, 12:35
LATEST UPDATE
-
Formasi Pertahanan Terbaik Liverpool dengan Ronald Araujo
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 12:14
-
Djed Spence Segera Gabung Inter Milan, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Liga Italia 13 Agustus 2026, 12:08
-
Chelsea Tetapkan Batas Waktu Transfer Enzo Fernandez, Manchester City Harus Bergerak
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 11:38
-
4 Talenta Akademi Real Madrid yang Bisa Masuk Rencana Jose Mourinho
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 11:16
-
Senne Lammens Ganti Nomor Punggung di Manchester United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 11:08
-
La Liga 2026/27: Superkomputer Prediksi Barcelona Juara, Real Madrid Runner-up
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 10:42
-
Ayah Lionel Messi Meninggal, Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Penuh Dukungan
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 10:38
-
Manchester United Menang atas Leeds, 3 Catatan Penting dari Laga Pramusim
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 10:10
-
Cristian Romero Menuju Atletico Madrid, Tottenham Perlu Cari Pengganti Sang Kapten
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 10:06
-
Paul Pogba Menuju MLS? Deretan Klub Ini Punya Alasan untuk Merekrutnya
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 09:59
-
7 Pemain AC Milan yang Bisa Isi Berbagai Posisi dalam Skema 3-4-2-1 Amorim
Liga Italia 13 Agustus 2026, 09:14
-
Desire Doue Bidik Semua Trofi usai Bawa PSG Juara Piala Super Eropa
Liga Champions 13 Agustus 2026, 08:16
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR