Salah satu pemain Kroasia, Ivan Perisic mengaku timnya sangat termotivasi mengalahkan Prancis. Bukan hanya demi menjadi juara, melainkan juga karena dendam yang belum terbalaskan pada Piala Dunia 1998 silam.
Kala itu Kroasia juga tampil mengejutkan, bersama Davor Suker mereka melaju sampai semifinal dan menghadapi Prancis. Tetapi harapan publik Kroasia harus pupus di hadapan Prancis, mereka gagal melaju ke final dan tersingkir dengan menyakitkan. (fft/dre)
Motivasi Ekstra

Adapun Perisic mengakui Prancis adalah tim yang lebih dijagokan di final nanti. Tetapi hal ini tak lantas membuat timnya hilang percaya diri, sebaliknya, Kroasia justru sangat termotivasi mengalahkan Prancis, dan tentunya menjadi juara.
"Prancis menghentikan kami di semifinal 1998. Kami jelas akan punya motivasi ekstra karena hal itu," kata Perisic dikutip dari fourfourtwo.
"Mereka adalah favorit, tetapi kami akan melakukan yang terbaik untuk mengejutkan mereka. Kami punya tiga hari untuk mempersiapkan diri kami. Sekarang mimpi kami sangat dekat."
Tak Bisa Diremehkan

Kroasia adalah contoh sempurna pembuktian kekuatan pihak yang dipandang sebelah mata. Sebelumnya, saat melawan Inggris, Kroasia diremehkan. Tetapi mereka terbukti mampu menggunakan pandangan itu sebagai motivasi dan balik menghajar Inggris.
Hal yang sama akan terjadi saat melawan Prancis nanti. Di atas kertas, Prancis jelas lebih diunggulkan. Tetapi sepak bola terjadi di lapangan. Kroasia sungguh tim yang berbahaya dalam hal motivasi dan kerja keras. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Messi dan Kane, Kroasia Optimis Bisa Matikan Ujung Tombak Prancis
Piala Dunia 13 Juli 2018, 19:21
-
Griezmann: Meraih Ballon d'Or? Saya Tak Peduli
Piala Dunia 13 Juli 2018, 17:07
-
Final Piala Dunia 2018, Satu Langkah Terakhir Kroasia
Piala Dunia 13 Juli 2018, 16:00
-
Riko Simanjuntak Punya Firasat Prancis Akan Jadi Juara Piala Dunia 2018
Piala Dunia 13 Juli 2018, 15:45
-
Pogba Ogah Bandingkan Deschamps dan Mourinho
Piala Dunia 13 Juli 2018, 15:30
LATEST UPDATE
-
Dongeng Sunderland: Dari League One ke Liga Europa
Liga Inggris 25 Mei 2026, 07:36
-
Bruno Fernandes Tembus 104 Assist untuk Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 07:17
-
Dari Juara ke Posisi 5, Mengapa Liverpool Melempem?
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:52
-
Wakil Serie A di Liga Champions, Liga Europa dan UECL Musim 2026/2027
Liga Italia 25 Mei 2026, 06:45
-
West Ham Degradasi, MU Kebut Transfer Pemain The Hammers Ini
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:35
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25


























KOMENTAR