Bola.net - - Italia akan menjamu Jerman dalam partai uji coba di San Siro, Rabu . Di atas kertas, ini adalah laga persahabatan. Namun, di atas lapangan, tak ada tajuk persahabatan antara Italia dan Jerman.
"Melawan Jerman tak pernah ada yang namanya persahabatan. Tak ada duel lain yang lebih baik daripada ini. Setiap kali kami melawan Jerman, yang tersaji adalah pertarungan sengit dan spektakuler," kata staf kepelatihan Italia, Gabriele Oriali.
"Di atas kertas, ini memang persahabatan. Namun, kita semua tahu kalau ini bukan sekadar persahabatan."
Duel Italia vs Jerman selalu sengit dan spektakuler., baik di turnamen resmi maupun uji coba. Duel kali ini pun tidak bakal jauh berbeda. Pasalnya, kedua tim sama-sama sedang panas menyusul kemenangan meyakinkan mereka di kualifikasi Piala Dunia 2018 zona UEFA.
Jerman baru saja membantai tuan rumah San Marino 8-0. Pasukan Joachim Loew menang telak lewat hattrick Serge Gnabry, brace Jonas Hector, serta satu gol Sami Khedira dan Kevin Volland, juga satu own goal pemain lawan. Kemenangan itu membuat Jerman mantap memimpin klasemen sementara Grup C dengan 12 poin dari empat pertandingan, unggul lima poin atas Irlandia Utara.
Sementara itu, Italia menang 4-0 di kandang Liechtenstein lewat dua gol Andrea Belotti serta masing-masing satu gol dari Ciro Immobile dan Antonio Candreva. Dengan kemenangan itu, pasukan Giampiero Ventura kini memiliki 10 poin, hanya kalah selisih gol dari Spanyol di posisi teratas.
Melawan Liechtenstein, Italia turun dengan formasi baru 4-2-4. Namun, melawan Jerman, Ventura kabarnya akan kembali ke skema tiga pemain bertahan. Ventura mencoba dua macam formasi dalam persiapan untuk menghadapi Jerman, yakni 3-5-2 dan 3-4-3. Skema 3-5-2 yang diprediksi akan dipakainya.
Karena main di San Siro, ada kabar bahwa kiper Gianluigi Donnarumma lah yang akan dipercaya jadi starter dan diberi kesempatan untuk unjuk kebolehan di 'rumahnya'. Dengan kata lain, kapten Gianluigi Buffon bakal jadi cadangan. Namun, itu semua tetap tergantung pada keputusan akhir Ventura.
Yang jelas, siapapun yang diturunkan, baik di kubu Italia maupun Jerman, dengan kualitas skuat yang sama hebat, duel ini bakal menjadi lebih dari sekadar persahabatan biasa.
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
Italia (3-5-2): Donnarumma; Bonucci, Romagnoli, Darmian; Antonelli, Parolo, Verratti, Bonaventura, Candreva; Belotti, Immobile.
Jerman (4-2-3-1): Ter Stegen; Kimmich, Mustafi, Hummels, Howedes; Goretzka, Gundogan; Muller, Meyer, Gotze; Volland.
HEAD TO HEAD (6 PERTEMUAN TERAKHIR)
03-07-2016 Jerman *1-1 Italia (Euro)
30-03-2016 Jerman 4-1 Italia (Friendly)
16-11-2013 Italia 1-1 Jerman (Friendly)
29-06-2012 Jerman 1-2 Italia (Euro)
10-02-2011 Jerman 1-1 Italia (Friendly)
05-07-2006 Jerman 0-2* Italia (Piala Dunia).
5 PERTANDINGAN TERAKHIR ITALIA
02-09-2016 Italia 1-3 Prancis (Friendly)
06-09-2016 Israel 1-3 Italia (Kualifikasi PD)
07-10-2016 Italia 1-1 Spanyol (Kualifikasi PD)
10-10-2016 Macedonia 2-3 Italia (Kualifikasi PD)
13-11-2016 Liechtenstein 0-4 Italia (Kualifikasi PD).
5 PERTANDINGAN TERAKHIR JERMAN
01-09-2016 Jerman 2-0 Finlandia (Friendly)
05-09-2016 Norwegia 0-3 Jerman (Kualifikasi PD)
09-10-2016 Jerman 3-0 Republik Ceko (Kualifikasi PD)
12-10-2016 Jerman 2-0 Irlandia Utara (Kualifikasi PD)
12-11-2016 San Marino 0-8 Jerman (Kualifikasi PD).
PREDIKSI SKOR
Jerman yang disiplin di belakang dan tajam di depan mungkin sedikit lebih diunggulkan. Hanya saja, setiap kali melawan Italia, Jerman kerap tersandung.
Tak sedikit yang memperkirakan kalau duel di San Siro ini akan berkesudahan imbang. Itu karena kedua tim memang sama-sama punya potensi untuk menang.
Prediksi skor akhir: Italia 2-2 Jerman.(bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Italia vs Jerman 16 November 2016
Piala Dunia 14 November 2016, 14:44
-
Prediksi Prancis vs Pantai Gading 16 November 2016
Piala Dunia 14 November 2016, 12:12
-
Prediksi Inggris vs Spanyol 16 November 2016
Piala Dunia 14 November 2016, 10:58
-
Prediksi Portugal vs Latvia 14 November 2016
Piala Dunia 11 November 2016, 16:55
-
Prediksi Luksemburg vs Belanda 14 November 2016
Piala Dunia 11 November 2016, 14:53
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR