
Bola.net - Presiden La Liga, Javier Tebas, melontarkan kritik paling tajam terhadap kepemimpinan Gianni Infantino di FIFA. Menurutnya, berbagai polemik yang muncul sepanjang Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa organisasi sepak bola dunia itu membutuhkan perubahan di level tertinggi.
Pernyataan tersebut disampaikan Tebas dalam wawancara bersama surat kabar Italia La Gazzetta dello Sport. Bos kompetisi kasta tertinggi Spanyol itu bahkan secara terbuka meminta Infantino mengakhiri masa kepemimpinannya di FIFA.
Kritik Tebas tidak hanya menyasar sosok Infantino secara pribadi. Ia juga mempertanyakan sejumlah keputusan FIFA selama Piala Dunia 2026 yang dinilai merusak kredibilitas kompetisi dan industri sepak bola secara keseluruhan.
Mulai dari jeda hidrasi, durasi turun minum yang lebih panjang pada laga final, penundaan hukuman terhadap penyerang Amerika Serikat Folarin Balogun, hingga wacana Piala Dunia dengan 64 peserta menjadi sorotan utama pria berusia 62 tahun tersebut.
Tebas Nilai Kepemimpinan Infantino Sudah Berakhir

Ketika ditanya apakah Gianni Infantino seharusnya mundur dari kursi Presiden FIFA, Javier Tebas memberikan jawaban yang tegas. Menurutnya, masa kepemimpinan Infantino sudah seharusnya berakhir.
Tebas menilai FIFA berada dalam arah yang keliru. Ia bahkan menyebut badan sepak bola dunia tersebut telah memberikan dampak buruk terhadap perkembangan industri sepak bola.
"Menurut pendapat saya, ya, saya pikir waktunya sudah habis," kata Tebas dikutip dari BBC Sport.
Meski demikian, Tebas pesimistis perubahan akan terjadi dalam waktu dekat. Ia menilai sistem pemilihan Presiden FIFA membuat peluang munculnya penantang baru menjadi sangat kecil.
"Tidak ada kandidat oposisi, tidak ada yang mau maju hanya untuk kalah. Dia seharusnya tidak bertahan, tetapi keadaan saat ini berarti dia tidak akan pergi," ucap Tebas.
Soroti Kontroversi Piala Dunia 2026

Selama berada di Amerika Serikat untuk menyaksikan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026, Tebas mengaku mendengar banyak kritik terhadap kepemimpinan Infantino. Namun, menurutnya, sebagian besar pihak yang tidak setuju memilih tetap diam.
Ia menganggap sikap tersebut justru memperburuk situasi. Tebas menilai banyak tokoh sepak bola mengetahui adanya persoalan, tetapi tidak memiliki keberanian untuk mengambil tindakan.
"Beberapa hari terakhir di Amerika, saya mendengar banyak orang yang menentang Infantino, yang tidak setuju dengan apa yang dia lakukan," kata Tebas.
"Mereka mengatakannya, tetapi kemudian mereka tidak melakukan apa pun. Saya tidak tahu mana yang lebih buruk, diam atau keterlibatan, karena mereka yang tetap diam sangat menyadari kerusakan yang diderita sepak bola," tegasnya.
Tebas juga menyinggung kasus penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, yang lolos dari hukuman skorsing untuk laga babak 16 besar melawan Belgia setelah adanya intervensi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Baca Ini Juga
- Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Perpisahan, 8 Bintang Akhiri Karier di Tim Nasional
- Piala Dunia Mengubah Hidup Selamanya: Kisah Para Juara Mengangkat Trofi Impian
- Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
- Manchester United Kena Dampak Besar Piala Dunia 2026, Cedera Pemain Jadi Ancaman
- Manchester City Hadapi Tantangan Usai Piala Dunia 2026, Rodri Jadi Perhatian Utama
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Kritik Meme Dirinya sebagai Diktator
Liga Spanyol 12 September 2026, 04:30
-
Mikel Arteta Sengaja Bikin Arsenal Kesulitan di Pramusim, Ini Alasannya
Liga Inggris 12 September 2026, 03:59
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

























KOMENTAR