
Bola.net - Timnas Cape Verde, yang juga dikenal dengan nama Tanjung Verde atau Cabo Verde, berhasil menorehkan catatan bersejarah dengan memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan mereka di ajang FIFA tersebut.
Negara kepulauan yang dihuni sekitar 500 ribu jiwa dengan luas wilayah kurang lebih 4.000 kilometer persegi ini menunjukkan bahwa segala keterbatasan bukanlah penghalang untuk bersaing di panggung tertinggi sepak bola dunia.
Sejak memperoleh kemerdekaan pada 1975, kiprah Timnas Cape Verde mulai dibangun pada 1978. Dari waktu ke waktu, pengalaman bertanding serta ambisi mereka terus mengalami perkembangan signifikan.
Keberhasilan menembus Piala Dunia 2026 menjadi representasi kuat dari budaya sepak bola yang mampu menyatukan masyarakat lokal dengan komunitas diaspora mereka yang tersebar di berbagai penjuru dunia.
Lantas, seperti apa kekuatan yang dimiliki Timnas Cape Verde yang akan tampil di Piala Dunia 2026 sebagai penampilan perdana mereka di turnamen sepak bola paling prestisius tersebut?
Bagaimana Cape Verde Lolos ke Piala Dunia 2026?

Keberhasilan melangkah ke Piala Dunia 2026 ini jelas bukan hasil yang diraih secara tiba-tiba. Pada babak kualifikasi Piala Dunia 2022, Cape Verde pernah terlibat persaingan ketat dengan Nigeria, namun harus mengubur mimpi setelah hanya bermain imbang 1-1 pada pertandingan terakhir fase grup.
Kini, pengalaman pahit tersebut berbuah manis. Sejumlah nama penting seperti Ryan Mendes, Vozinha, dan Roberto Lopes masih menjadi andalan sekaligus fondasi utama kekuatan tim.
Sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika (CAF), Cape Verde menunjukkan performa meyakinkan dengan menyapu bersih lima pertandingan kandang tanpa sekalipun kebobolan.
Tak hanya itu, mereka juga mampu melampaui tim-tim tangguh seperti Kamerun dan Angola, hingga akhirnya menutup fase grup di posisi teratas dengan selisih empat poin. Kemenangan telak 3-0 atas Eswatini di laga pamungkas pun memastikan tiket bersejarah tersebut.
Secara keseluruhan, Cape Verde menutup fase kualifikasi sebagai juara grup dengan torehan 7 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 1 kekalahan. Mereka mengumpulkan 23 poin, unggul empat angka dari Kamerun yang finis di posisi kedua.
Kiprah Cape Verde di Piala Dunia

Jika menilik rekam jejak di ajang Piala Dunia, Cape Verde memang belum memiliki cerita panjang, terlebih setelah meraih kemerdekaan dari Portugal pada 1975. Negara tersebut baru resmi bergabung sebagai anggota FIFA pada 1986.
Menariknya, empat dekade setelah menjadi bagian dari FIFA, Cape Verde akhirnya mampu mencicipi atmosfer Piala Dunia usai memastikan diri lolos ke edisi 2026.
Tak bisa dimungkiri, bertambahnya jumlah peserta menjadi 48 tim turut membuka peluang lebih besar bagi Cape Verde untuk mengamankan tiket ke putaran final yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Cape Verde pun tercatat sebagai salah satu dari empat negara yang akan menjalani debut di Piala Dunia 2026, bersama Haiti, Yordania, dan Uzbekistan.
Dari total 10 wakil Afrika yang berhasil melaju ke Piala Dunia 2026, Cape Verde menjadi satu-satunya tim yang akan tampil perdana di panggung sepak bola paling bergengsi tersebut.
Pelatih Cape Verde: Bubista

Keberhasilan Cape Verde tentu tidak terlepas dari kontribusi pelatih Pedro Leitao Brito, yang lebih akrab disapa Bubista. Sosok yang pernah menjabat sebagai kapten tim nasional tersebut membawa bekal pengalaman bermain di Angola, Spanyol, dan Portugal ke dalam pendekatan kepelatihannya.
Sejak dipercaya menangani tim pada 2020, Bubista mulai merancang karakter permainan yang kokoh: sulit ditembus lawan, menjunjung tinggi kedisiplinan, serta tajam saat memanfaatkan serangan balik.
Tak hanya itu, Bubista juga menekankan pentingnya solidaritas antarpemain, sehingga tercipta suasana ruang ganti dengan ikatan yang erat.
Di bawah arahannya, Cape Verde menunjukkan perkembangan signifikan lewat pertahanan yang terorganisir, kemampuan taktik yang adaptif, serta mental bertanding yang kuat, menjadi elemen penting dalam perjalanan mereka di fase kualifikasi.
Pemain Bintang Cape Verde: Dailon Livramento

Striker Cape Verde yang saat ini berstatus pinjaman dari klub Italia, Hellas Verona, ke Casa Pia di Portugal tersebut merupakan figur yang berpotensi menjadi andalan utama di sektor penyerangan.
Di usianya yang masih 24 tahun, Livramento telah menorehkan 7 gol dari total 20 penampilan bersama tim nasional Cape Verde.
Dalam perjalanan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika, Dailon Livramento tampil menonjol sebagai salah satu dari empat pemain yang berbagi status pencetak gol terbanyak.
Dailon Livramento sukses mengoleksi empat gol, menyamai torehan dua pemain Kamerun, Vincent Aboubakar dan Bryan Mbeumo, serta penyerang Libya, Ezoo El Maremi.
Daftar Pemain Cape Verde
😄 All smiles for Cabo Verde.#FIFASeries pic.twitter.com/JAVZthR4Cg
— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) March 30, 2026
Kiper: Vozinha (Chaves), Marcio Rosa (Montana), CJ dos Santos (San Diego)
Bek: Sidny Lopes Cabral (Benfica), Diney (Al Bataeh), Joao Paulo (FCSB), Kelvin Pires (SJK), Pico (Shamrock Rovers), Steven Moreira (Columbus Crew), Wagner Pina (Trabzonspor), Jorginho Soares (Montana)
Gelandang: Kevin Pina (Krasnodar), Telmo Arcanjo (Vitoria de Guimaraes), Yannick Semedo (Farense), Deroy Duarte (Ludogorets Razgrad), Laros Duarte (Puskas Akademia), Jordan Mendes (Rodez), Ayoni Santos (Sparta Rotterdam)
Penyerang: Ryan Mendes (Igdir), Garry Rodrigues (Apollon Limassol), Dailon Livramento (Casa Pia), Willy Semedo (Omonia), Jovane Cabral (Estrela Amadora), Nuno da Costa (Istanbul Basaksehir), Ieltsin Camoes (Al Ahly), Fabio Domingos (PSG Youth)
*Daftar diambil berdasarkan pada data Maret 2026. Cape Verde belum mengumumkan skuad akhir untuk Piala Dunia 2026
Jadwal Cape Verde di Piala Dunia 2026
Legado em construção: as emoções de Cabo Verde rumo à #CopadoMundoFIFA 🇨🇻💫
— Copa do Mundo FIFA🏆 (@fifaworldcup_pt) March 28, 2026
Cape Verde berada di Grup H pada Piala Dunia 2026. Berikut adalah jadwal lengkap Cape Verde di fase grup Piala Dunia 2026:
- Spanyol vs Cape Verde, Senin 15 Juni 2026 pukul 23.00 WIB, Mercedes-Benz Stadium, Atlanta
- Uruguay vs Cape Verde, Senin 22 Juni 2026 pukul 05.00 WIB, Hard Rock Stadium, Miami Gardens
- Cape Verde vs Arab Saudi, Sabtu, 27 Juni 2026, pukul 07.00 WIB, NRG Stadium, Houston
Prediksi Cape Verde di Piala Dunia 2026
🏆 𝗙𝗜𝗙𝗔 𝗦𝗲𝗿𝗶𝗲𝘀
— Federação Cabo-verdiana de Futebol (@fcfcomunica) March 30, 2026
📍 Auckland - Nova Zelândia
🏟️ Eden Park
⚽ Cabo Verde 🇨🇻 🆚 🇫🇮 Finlândia
📺 FIFA+
INÍCIO DO JOGO https://t.co/UZCpdeWV8z#CaboVerde | #TubarõesAzuis | #FIFA | #FIFASeries | pic.twitter.com/YvHgMYzxq4
Sebagai pendatang baru di Piala Dunia 2026, Cape Verde jelas tidak masuk dalam jajaran tim unggulan untuk melaju jauh. Walaupun berhasil menembus putaran final sebagai salah satu pemuncak grup di kualifikasi zona Afrika, atmosfer dan persaingan di fase utama tentu akan jauh lebih berat.
Terlebih, Cape Verde harus bersaing dengan tiga negara yang memiliki rekam jejak kuat di ajang ini. Spanyol dan Uruguay sama-sama pernah merasakan gelar juara dunia, sedangkan Arab Saudi dikenal sebagai wakil Asia yang cukup rutin tampil di Piala Dunia.
Dengan kondisi tersebut, mengakhiri fase grup di peringkat ketiga Grup H menjadi target yang cukup masuk akal bagi Cape Verde. Meski demikian, sepak bola selalu membuka peluang untuk kejutan, dan tidak jarang hasil di luar prediksi bisa saja terjadi.
Disadur dari: Bola.com/Benediktus Gerendo Pradigdo, 21 April 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Cuma Lamine Yamal, Ini 16 Wonderkid yang Siap Guncang Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 21 April 2026, 10:02
-
Teka-Teki 'Last Dance' Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 April 2026, 01:28
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Dewa United vs PSS, 20 September 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 14:30
-
Link Streaming Borneo vs Bali United, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 14:00
-
Pertahanan MU Keropos Banget, Ini Analisis Michael Carrick
Liga Inggris 20 September 2026, 13:30
-
Soft Tenis Beregu Putra Sumbang Medali Ketiga untuk Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 12:45
-
Jelang Derby Madrid, Jose Mourinho Sanjung Atletico Madrid
Liga Spanyol 20 September 2026, 12:26
-
Raphinha Sepakati Kontrak Baru di Barcelona, Begini Detailnya!
Liga Spanyol 20 September 2026, 09:30
-
Mantap! Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 09:23
-
Manchester United Diprediksi Terpeleset Lagi di Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 09:00
-
Rodri Angkat Topi untuk Sevilla: Mereka Lawan Paling Menyusahkan untuk Barcelona Sejauh ini!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:30
-
Raphinha Cetak Hattrick Lagi, Hansi Flick: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:00
-
Roma Kena Comeback Inter, Gasperini: Hasil yang Adil!
Liga Italia 20 September 2026, 07:30
-
Comeback Lawan Roma, Chivu Puji Mental Baja Inter Milan
Liga Italia 20 September 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

























KOMENTAR