
Bola.net - Atletico Madrid harus menelan kekalahan telak 0-4 dari PSG dalam pertandingan pembuka Club World Cup. Diego Simeone enggan mencari alasan terkait keputusan wasit yang menuai kontroversi.
Los Rojiblancos tampak kesulitan menghadapi tekanan PSG dalam cuaca panas California. Dua gol di babak pertama dari Fabian Ruiz dan Vitinha sudah menentukan arah pertandingan.
Momen krusial terjadi jelang babak kedua ketika gol Julian Alvarez dianulir VAR. Koke dinyatakan melakukan pelanggaran terhadap Desire Doue dalam proses terciptanya gol tersebut.
"Setelah peninjauan ulang, pemain No.6 Atletico Madrid melakukan pelanggaran, gol dibatalkan," demikian pengumuman wasit Istvan Kovacs kepada penonton.
Kontroversi Keputusan Wasit

Gol Alvarez sempat membuat skor menjadi 2-1 sebelum dibatalkan VAR. Wasit Kovacs awalnya membiarkan gol tersebut berdiri sebelum memutuskan membatalkannya.
Tak hanya itu, Kovacs juga mengusir Clement Lenglet di menit akhir pertandingan. Bek Prancis itu mendapat kartu kuning kedua karena protes keras.
Simeone memilih tidak berkomentar panjang tentang keputusan wasit. Fokusnya kini adalah bagaimana tim bisa bangkit dari kekalahan ini.
"Saya bosan terus membicarakan topik yang sama. Kami bermain melawan lawan yang lebih baik dari kami. Detail-detailnya sudah jelas," kata Simeone dalam konferensi pers.
Reaksi Simeone Usai Kekalahan
Pelatih asal Argentina itu mengaku kecewa tetapi tak ingin larut dalam kekalahan. Dia menyoroti momen penting saat Antoine Griezmann gagal mencetak gol.
"Kami bisa menyamakan skor dengan tembakan Griezmann, tapi kiper menyelamatkannya. Kekalahan 4-0 sangat buruk, tapi tergantung pada bagaimana kami bereaksi," ujar Simeone.
Atletico akan menghadapi Seattle Sounders pada 19 Juni mendatang. Pertandingan ini menjadi ujian penting untuk memulihkan kepercayaan diri.
Simeone menegaskan timnya harus belajar dari kekalahan ini. Tantangan berikutnya adalah menunjukkan reaksi positif di pertandingan selanjutnya.
PSG Tunjukkan Kelas Juara
Luis Enrique tampak puas dengan performa timnya. Pelatih asal Spanyol itu memuji kemampuan pemainnya beradaptasi dengan kondisi lapangan.
"Kami senang meski harus bermain dalam suhu tinggi. Setiap pemain menunjukkan kualitas terbaiknya untuk tim," kata Enrique.
PSG membuktikan diri sebagai tim yang pantas disebut favorit juara. Kemenangan ini menjadi modal berharga menjelang pertandingan berikutnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSG Sudah Cetak 105 Gol di Tahun 2025, Gila!
Piala Dunia 16 Juni 2025, 14:20
-
Hasil PSG vs Atletico Madrid: Skor 4-0
Piala Dunia 16 Juni 2025, 04:30
LATEST UPDATE
-
Perubahan Gaya Main Liverpool di Era Arne Slot Jadi Bumerang di Anfield
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:27
-
Daftar Pemain Voli Putri Jakarta Electric PLN Mobile di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 17:14
-
Here We Go! Manajemen MU Putuskan Pecat Ruben Amorim
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:09
-
Inovasi Green Hedging Milik Wolves, Bukti Sepak Bola Bisa Ramah Lingkungan
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:06
-
Kylian Mbappe Mulai Pulih, Peluang Tampil di Piala Super Spanyol Masih Terbuka
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 16:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR