
Bola.net - Liverpool tengah berada dalam situasi sulit di bawah arahan Arne Slot. Tekanan meningkat setelah performa tim merosot tajam di musim keduanya.
Keberhasilan menjuarai Premier League pada musim debut sempat menumbuhkan optimisme tinggi di Anfield. Namun, ekspektasi itu kini berbanding terbalik dengan realita di lapangan.
Liverpool sempat memulai musim dengan meyakinkan, tetapi inkonsistensi perlahan menggerus posisi mereka dari persaingan gelar. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar tentang arah tim ke depan.
Awal Kuat Berujung Kemunduran

Liverpool membuka musim dengan delapan kemenangan dari sepuluh laga pertama di semua kompetisi. Hasil tersebut sempat menempatkan mereka sebagai kandidat kuat juara.
Namun, periode September hingga November menjadi titik balik negatif. Dalam rentang 12 pertandingan, Liverpool menelan sembilan kekalahan yang menjadi salah satu catatan terburuk klub dalam lebih dari 70 tahun.
Situasi semakin sulit setelah kekalahan telak 1-4 dari PSV Eindhoven di Liga Champions. Meski sempat bangkit dengan tren tak terkalahkan, performa tim tetap jauh dari konsisten.
Tren Inkonsisten dan Hasil Menipu

Liverpool sempat mencatat 13 laga tanpa kekalahan jelang akhir tahun. Namun, enam hasil imbang dalam periode tersebut menunjukkan masalah mendasar belum terselesaikan.
Kekalahan 2-3 dari Bournemouth pada Januari kembali memperlihatkan rapuhnya lini permainan. Meski sempat meraih kemenangan besar atas Qarabag dan Newcastle, performa keseluruhan tetap tidak stabil.
Memasuki Februari, Liverpool masih mampu mengumpulkan kemenangan meski tidak tampil meyakinkan. Hal ini menandakan hasil positif tidak selalu mencerminkan kualitas permainan di lapangan.
Titik Krisis Liverpool

Awal Maret menjadi fase terburuk bagi Liverpool musim ini. Kekalahan 1-2 dari Wolves yang berada di dasar klasemen menjadi alarm serius.
Liverpool juga tumbang dari Galatasaray di leg pertama kompetisi Eropa dan kalah dari Brighton di liga. Hasil imbang melawan Tottenham di Anfield memperparah situasi.
Liverpool membuka bulan April dengan kekalahan telak 0-4 dari Manchester City di Piala FA, yang semakin menegaskan kemunduran tim. Hasil tersebut membuat capaian sebelumnya terasa tidak berarti.
Liverpool kini menghadapi ujian berat melawan PSG di perempat final Liga Champions. Jika performa tidak segera membaik, peluang mereka melangkah lebih jauh dinilai sangat kecil.
Dukungan dari Fenway Sports Group masih diberikan kepada Slot. Namun, beberapa pekan ke depan akan menjadi penentu masa depannya di Liverpool.
Sumber: Anfield Watch
Klasemen
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brentford vs Tottenham 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 22:44
-
Prediksi Nottingham vs Leeds 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 22:20
-
Prediksi Ipswich vs Sunderland 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 21:47
-
Prediksi Everton vs Crystal Palace 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 21:16
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 20 Agustus 2026, 21:00
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 20:30
-
Jadwal Liga Inggris 2026/27: Tiga Laga Besar pada Matchweek Pembuka di Vidio
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 20:13
-
Di Mana Posisi Curtis Jones jika Gabung Inter Milan?
Liga Italia 20 Agustus 2026, 20:01
-
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Womens Continental 2026: Disiarkan MOJI dan Vidio
Voli 20 Agustus 2026, 19:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR