
Bola.net - Qatar menjadi salah satu tim yang paling banyak mendapat perhatian di Piala Dunia 2026 karena statusnya sebagai juara Piala Asia 2023. Qatar tampil dengan ekspektasi tinggi setelah investasi besar pada sepak bola nasional sejak menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.
Namun, perjalanan Qatar di Piala Dunia 2026 justru jauh dari harapan tersebut karena hasil yang diraih tidak konsisten. Qatar kini berada di posisi terakhir Grup B setelah hanya mengoleksi satu poin dari dua pertandingan.
Kekalahan telak 0-6 dari Kanada menjadi pukulan besar bagi Qatar di turnamen ini. Hasil tersebut memperkuat anggapan bahwa Qatar belum berkembang sesuai ekspektasi setelah Piala Dunia 2022.
Jelang laga penentuan kontra Bosnia dan Herzegovina, Qatar berada dalam situasi wajib menang untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur. Kondisi ini membuat tekanan semakin besar pada pertandingan terakhir fase grup.
Hasil Buruk dan Tekanan di Laga Penentuan
Qatar memulai turnamen dengan grup yang relatif lebih seimbang dibanding edisi sebelumnya, menghadapi Kanada, Bosnia dan Herzegovina, serta Swiss. Banyak pihak menilai peluang Qatar untuk bersaing lebih terbuka pada fase ini.
Kenyataan di lapangan justru berbeda karena Qatar kesulitan menjaga stabilitas permainan sejak laga pertama. Situasi semakin sulit setelah kekalahan besar dari Kanada yang mengubah arah perjalanan mereka di turnamen.
Qatar juga sempat bermain dengan 10 dan 9 pemain pada laga tersebut, tetapi sudah tertinggal 0-2 sebelum kartu merah pertama terjadi. Kondisi itu membuat hasil akhir semakin berat untuk dibalikkan.
Ekspektasi Belum Terwujud
Setelah Piala Dunia 2022 yang berlangsung dengan biaya infrastruktur sangat besar, Qatar diharapkan mampu meningkatkan level permainan internasional. Investasi lebih dari $220 miliar menjadi fondasi besar bagi pengembangan sepak bola nasional.
Keberhasilan menjuarai Piala Asia 2023 sempat memberi sinyal positif terhadap perkembangan tim nasional Qatar. Namun, performa di Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa peningkatan tersebut belum konsisten di level tertinggi.
Jika Qatar gagal menang pada laga terakhir melawan Bosnia dan Herzegovina, maka perjalanan mereka di turnamen ini akan berakhir. Kondisi itu sekaligus memperkuat penilaian bahwa Qatar belum mencapai stabilitas performa di panggung global.
Sumber: Sports Mole
Klasemen Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR