Rekap Hasil Wakil AFC di Laga Kedua Fase Grup Piala Dunia 2022: Qatar Tersingkir, Jepang Buang-buang Peluang Lolos

Bola.net - Kiprah negara-negara AFC di laga kedua fase grup Piala Dunia 2022 tak sebaik di laga pertama. Satu dari enam wakil yang dikirimkan dipastikan tidak bisa melaju ke babak 16 besar.
Tim yang dipastikan tersingkir paling awal adalah Qatar. Torehan nol poin dari dua laga memupus harapan sang tuan rumah untuk bisa berbicara banyak di ajang empat tahunan ini.
Sedangkan tim lain yang sempat meraih hasil positif di laga pertama, justru ramai-ramai mendulang hasil negatif. Hasil negatif paling mengejutkan dialami Jepang.
Jepang yang berhasil melewati hadangan Jerman pada laga pertama diprediksi bisa menang mudah atas Kosta Rika dan mengunci slot otomatis ke babak 16 besar. Sayangnya, Jepang membuang kesempatan itu begitu saja.
Australia

Australia yang sempat dihancurkan Prancis 1-4 di laga pertama berhasil bangkit. Di laga kedua, Tunisia berhasil dikalahkan dengan skor tipis 1-0.
Sepanjang laga, Australia sebetulnya kalah dominan dengan hanya menguasai bola sebesar 42 persen. Namun, efektifitas dalam menyelesaikan peluang jadi keunggulan besar Australia. Gol tunggal Mitchell Duke di menit ke-23 memastikan poin pertama dan tiga poin pertama untuk Socceroos.
Tambahan tiga poin memastikan Australia berada di peringkat ke-2 Grup D. Demi bisa lolos, Australia harus menang atas Denmark di laga pamungkas. Hasil seri juga bisa meloloskan Australia, asalkan Tunisia tidak menang saat bertemu Prancis.
Iran

Nasib Iran sama dengan Australia. Setelah kalah telak 2-6 dari Inggris di laga pertama, Iran justru bisa memetik kemenangan atas Wales dengan skor 2-0.
Dua gol Iran dicetak di ujung tambahan waktu babak kedua. Gol pertama Iran dicetak oleh Roozbeh Cheshmi di menit ke-90+8 dan Ramin Rezaeian di menit ke-90+11.
Kemenangan tersebut langsung mengangkat posisi Iran dari posisi empat ke posisi dua Grup B. Syarat Iran untuk lolos sama persis dengan Australia, yaitu wajib menang, tetapi juga bisa imbang, asalkan Wales tidak menang atas Inggris.
Arab Saudi

Arab Saudi gagal memberikan kejutan di laga kedua. Setelah menaklukkan Argentina 2-1 di laga pertama, Arab Saudi tak berkutik di hadapan Polandia dan menyerah 0-2.
Gawang Arab Saudi menjadi korban pertama keganasan Robert Lewandowski saat berhasil menjebolnya di menit ke-82. Satu gol lain diciptakan oleh Piotr Zielinski di menit ke-39.
Kekalahan tersebut menurunkan peringkat The Green Falcons ke posisi tiga. Namun, peluang untuk lolos masih dimiliki empat tim Grup C. Syaratnya harus menang di laga terakhir. Jika dua pertandingan berakhir seri, klasemen tidak akan berubah, dan Arab Saudi tersingkir.
Korea Selatan

Korea Selatan yang diharapkan bisa mendulang poin saat bertemu Ghana justru takluk 2-3. Padahal, Korea Selatan sebelumnya cukup tangguh dengan menahan imbang Uruguay 0-0.
Dua gol yang diciptakan oleh bintang baru Cho Gue-Sung tidak cukup untuk memenangkan pertandingan. Ghana berhasil mencetak tiga gol lewat dua kali lesakan Mohammed Kudus dan sekali dari Mohammed Salisu.
Posisi Korea Selatan sendiri saat ini sangat tidak aman dan berpotensi tersingkir dari Grup H. Taeguk Warriros baru mengumpulkan satu poin dan tertahan di peringkat ke-3. Sedangkan di laga terakhir, Korea Selatan wajib menang atas Portugal, sambil berharap Ghana gagal meraih poin saat bertemu Uruguay.
Jepang

Kekalahan yang dialami Jepang di laga kedua tidak hanya jadi kekecewaan bagi warga dan penggemar Jepang, tetapi juga warga Asia.
Bagaimana tidak, setelah mengejutkan dunia dengan menjungkalkan Jerman 2-1 di laga pertama, Jepang kalah dari Kosta Rika sebagai tim paling lemah di grup dengan skor tipis 0-1.
Jepang sebetulnya mendominasi dari segala aspek. xG yang dimiliki Jepang pun mencapai 0,88. Namun, gol semata wayang Keysher Fuller di menit ke-81 memupus harapan Jepang untuk dapat tiket lolos ke 16 besar lebih cepat.
Peluang yang tadinya sangat besar, kini menjadi sangat kecil bagi Jepang. Jepang memang masih berada di peringkat ke-2 Grup E dengan tiga poin. Namun, Jepang harus menghadapi Spanyol di laga terakhir.
Satu-satunya jalan bagi Jepang untuk lolos adalah menang dari Spanyol. Jepang mungkin bisa berharap hasil imbang bisa meloloskan mereka asalkan Jerman tidak menang dari Kosta Rika dengan skor lebih dari dua gol.
Qatar

Bermain di rumah sendiri tidak menjamin kesuksesan mudah menghampiri. Qatar tahu betul rasanya karena kalah 0-2 dari Ekuador di laga pertama dan 1-3 dari Senegal.
Meski begitu, setidaknya Qatar sudah mencetak gol pertamanya di Piala Dunia. Gol yang dicetak oleh Mohammed Muntari di menit ke-78 memastikan warga dan penggemar Qatar bersorak merayakan gol.
Satu-satunya harapan Qatar di laga terakhir adalah mencetak gol lagi dan mendulang poin. Sebab, harapan Qatar untuk lolos grup sudah pupus. Qatar belum mendapatkan poin dari dua laga dan berada di posisi juru kunci. The Maroons harus mengerahkan segalanya di laga terakhir menghadapi Belanda.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalahkan Jepang, Kosta Rika Berhasil Move On dari Pembantaian Spanyol
Piala Dunia 27 November 2022, 23:20
-
Kalah Dari Kosta Rika, Hajime Moriyasu: Jepang Masih Main Bagus Kok
Piala Dunia 27 November 2022, 22:40
-
Kosta Rika Masih Bisa Bermimpi Usai Taklukan Jepang di Piala Dunia 2022
Piala Dunia 27 November 2022, 22:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
-
Man United Cari Manajer Baru, Nama Eddie Howe Terus Disebut-sebut
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:58
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 19:39
-
Melihat Arsenal Frustrasi Ditahan Liverpool, Bukti Alotnya Perburuan Gelar!
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR