Bola.net - Pelatih kawakan asal Swedia, Sven Goran Eriksson memberikan opininya terkait salah satu pemain paling berbahaya di jagad sepakbola saat ini, Cristiano Ronaldo. Pria berusia 66 tahun ini mengungkapkan resep jitu tentang cara yang tepat untuk mematikan pergerakan Ronaldo.
Cara tersebut pernah diterapkannya saat menangani Pantai Gading menghadapi negara Ronaldo, Portugal di Piala Dunia 2010. Laga tersebut berkesudahan 0-0 dan Ronaldo tak banyak menebar bahaya, ia bahkan mendapatkan satu kartu kuning pada pertandingan tersebut.
"Taktik kami menghadapi Ronaldo pada Piala Dunia Afrika Selatan adalah dengan tidak membiarkan ia memutar badan saat menerima bola. Jika ia bisa membalik badan dan berhadapan satu lawan satu dengan pemain kami, ia akan menang karena punya kecepatan dan teknik luar biasa," ungkap pria yang kini menangani Guangzhou R&F ini seperti dilansir Daily Mail.
Sven-Goran Eriksson (c) AFP
"Pada laga itu, ia tak banyak mengganggu kami. Laga berakhir imbang 0-0, namun jelas Pantai Gading tim yang lebih baik."
Tips ini bisa jadi akan menjadi bahan pertimbangan bagi Amerika Serikat, Jerman dan Ghana. Ketiga negara tersebut akan menghadapi Portugal pada fase Grup G di Piala Dunia Brasil bulan ini. (dym/mri)
Cara tersebut pernah diterapkannya saat menangani Pantai Gading menghadapi negara Ronaldo, Portugal di Piala Dunia 2010. Laga tersebut berkesudahan 0-0 dan Ronaldo tak banyak menebar bahaya, ia bahkan mendapatkan satu kartu kuning pada pertandingan tersebut.
"Taktik kami menghadapi Ronaldo pada Piala Dunia Afrika Selatan adalah dengan tidak membiarkan ia memutar badan saat menerima bola. Jika ia bisa membalik badan dan berhadapan satu lawan satu dengan pemain kami, ia akan menang karena punya kecepatan dan teknik luar biasa," ungkap pria yang kini menangani Guangzhou R&F ini seperti dilansir Daily Mail.
Sven-Goran Eriksson (c) AFP"Pada laga itu, ia tak banyak mengganggu kami. Laga berakhir imbang 0-0, namun jelas Pantai Gading tim yang lebih baik."
Tips ini bisa jadi akan menjadi bahan pertimbangan bagi Amerika Serikat, Jerman dan Ghana. Ketiga negara tersebut akan menghadapi Portugal pada fase Grup G di Piala Dunia Brasil bulan ini. (dym/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resep Ampuh Eriksson Matikan Cristiano Ronaldo
Piala Dunia 10 Juni 2014, 11:14
-
Poyet: Handsball Suarez Bukan Tindakan Curang
Piala Dunia 5 Juni 2014, 16:17
-
Mata: Memenangkan Piala Dunia Adalah Momen Terbaik Saya
Piala Dunia 31 Mei 2014, 02:57
-
Video: Iniesta Bintangi Iklan Es Krim Bernuansa Piala Dunia
Open Play 29 Mei 2014, 09:27
-
Seedorf Dukung Honda Berangkat ke Piala Dunia 2014
Liga Italia 27 Maret 2014, 23:36
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR