Bola.net - Berharap pulihnya harga diri, Brasil harus kembali menanggung aib pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2014. Di depan publik sendiri, mereka disikat Belanda 3-0, Minggu (13/7).
Tuan rumah yang berusaha memulihkan harga diri dan gengsi mereka setelah dipermak Jerman di semifinal, mencoba keluar menyerang sejak menit awal. Namun taktik Belanda mengekspos lemahnya pertahanan Brasil lewat strategi permainan cepat, malah mengejutkan Brasil saat laga belum genap 3 menit.
Lewat sebuah skema serangan kilat, Arjen Robben pun dihentikan Thiago Silva di tepi kotak penalti. Namun wasit menganggapnya pelanggaran di kotak terlarang dan menunjuk titik putih. Robin Van Persie yang maju menjadi algojo pun sempurna menjalankan tugasnya dan membawa De Oranje unggul 1-0.
Kelemahan Brasil di lini belakang yang begitu jelas diobrak-abrik Jerman nampak belum terbenahi dengan sempurna, dan itu terbukti dari beberapa kali Belanda bisa mengacaukan pertahanan mereka, terutama dari penetrasi cepat di sisi samping lapangan. Dan kelemahan itu kembali harus dibayar mahal di menit 16.
Lagi-lagi lewat sebuah serangan cepat, bola yang mengarah ke jantung pertahanan gagal dihalau sempurna oleh sundulan David Luiz. Bola rebound jatuh di kaki Daley Blind yang tak terkawal di kotak penalti dan dengan tenang mengarahkan bola ke sudut kiri atas gawang Julio Cesar. 2-0 Belanda menjauh.
Tertinggal dua gol, baru semangat anak asuh Luiz Felipe Scolari tersulut dan mereka menggalang serbuan ke lini belakang Belanda. Namun sejumlah peluang, terutama dari skema bola mati, gagal membuahkan hasil. Hingga babak pertama ditutup, tak ada lagi gol yang tercipta dan kedua tim memasuki ruang ganti dengan posisi Belanda unggul dua gol tanpa balas.
Di babak kedua, Selecao kembali meneruskan upaya mereka membongkar pertahanan skuad Louis Van Gaal. Namun minimnya kreativitas dan tak adanya predator handal, membuat serangan Brasil mudah saja dipatahkan tembok pertahanan Belanda yang bertahan dengan nyaman berkat keunggulan mereka.
Scolari berusaha mempertajam daya gempur pasukannya dengan memasukkan Hernanes hingga Hulk, namun semua itu tak membuahkan gol. Bahkan sibuk menyerang membuat lini pertahanan Brasil kembali terbuka, dan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Belanda di menit akhir pertandingan.
Dari sebuah serangan cepat di sisi sayap, pemain pengganti Daryl Janmaat mengirim umpan silang ke kotak penalti. Georginio Wijnaldum yang lagi-lagi tak terkawal, bisa dengan leluasa mengirim sepakan mendatar yang gagal dijangkau Julio Cesar. Lengkap sudah penderitaan tuan rumah.
Sisa waktu yang ada tak lagi cukup untuk Brasil sekedar mencetak gol hiburan. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor tak berubah dan resmi memberikan gelar juara ketiga kepada skuad De Oranje, sekaligus memberikan aib terbesar pada tuan rumah Brasil.
Susunan Pemain Brasil:
Tuan rumah yang berusaha memulihkan harga diri dan gengsi mereka setelah dipermak Jerman di semifinal, mencoba keluar menyerang sejak menit awal. Namun taktik Belanda mengekspos lemahnya pertahanan Brasil lewat strategi permainan cepat, malah mengejutkan Brasil saat laga belum genap 3 menit.
Lewat sebuah skema serangan kilat, Arjen Robben pun dihentikan Thiago Silva di tepi kotak penalti. Namun wasit menganggapnya pelanggaran di kotak terlarang dan menunjuk titik putih. Robin Van Persie yang maju menjadi algojo pun sempurna menjalankan tugasnya dan membawa De Oranje unggul 1-0.
Kelemahan Brasil di lini belakang yang begitu jelas diobrak-abrik Jerman nampak belum terbenahi dengan sempurna, dan itu terbukti dari beberapa kali Belanda bisa mengacaukan pertahanan mereka, terutama dari penetrasi cepat di sisi samping lapangan. Dan kelemahan itu kembali harus dibayar mahal di menit 16.
Lagi-lagi lewat sebuah serangan cepat, bola yang mengarah ke jantung pertahanan gagal dihalau sempurna oleh sundulan David Luiz. Bola rebound jatuh di kaki Daley Blind yang tak terkawal di kotak penalti dan dengan tenang mengarahkan bola ke sudut kiri atas gawang Julio Cesar. 2-0 Belanda menjauh.
Tertinggal dua gol, baru semangat anak asuh Luiz Felipe Scolari tersulut dan mereka menggalang serbuan ke lini belakang Belanda. Namun sejumlah peluang, terutama dari skema bola mati, gagal membuahkan hasil. Hingga babak pertama ditutup, tak ada lagi gol yang tercipta dan kedua tim memasuki ruang ganti dengan posisi Belanda unggul dua gol tanpa balas.
Di babak kedua, Selecao kembali meneruskan upaya mereka membongkar pertahanan skuad Louis Van Gaal. Namun minimnya kreativitas dan tak adanya predator handal, membuat serangan Brasil mudah saja dipatahkan tembok pertahanan Belanda yang bertahan dengan nyaman berkat keunggulan mereka.
Scolari berusaha mempertajam daya gempur pasukannya dengan memasukkan Hernanes hingga Hulk, namun semua itu tak membuahkan gol. Bahkan sibuk menyerang membuat lini pertahanan Brasil kembali terbuka, dan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Belanda di menit akhir pertandingan.
Dari sebuah serangan cepat di sisi sayap, pemain pengganti Daryl Janmaat mengirim umpan silang ke kotak penalti. Georginio Wijnaldum yang lagi-lagi tak terkawal, bisa dengan leluasa mengirim sepakan mendatar yang gagal dijangkau Julio Cesar. Lengkap sudah penderitaan tuan rumah.
Sisa waktu yang ada tak lagi cukup untuk Brasil sekedar mencetak gol hiburan. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor tak berubah dan resmi memberikan gelar juara ketiga kepada skuad De Oranje, sekaligus memberikan aib terbesar pada tuan rumah Brasil.
Susunan Pemain Brasil:
Cesar; Maxwell, Luiz, Thiago Silva, Maicon; Gustavo (Fernandinho 45'), Paulinho (Hernanes 57'); Oscar, Willian, Ramires (Hulk 73'); Jo
Susunan Pemain Belanda:
Cillessen (Vorm 90'); Indi, Vlaar, De Vrij; Blind (Janmaat 70'), Guzman, Clasie (Veltman 90'), Kuyt; Wijnaldum; Van Persie, Robben (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cafu: Brasil Dibantai Jerman Hanya Kecelakaan
Piala Dunia 13 Juli 2014, 22:13
-
Bebeto: Jangan Salahkan Neymar
Piala Dunia 13 Juli 2014, 21:15
-
Gilberto Silva Merasa Tidak Dianggap
Piala Dunia 13 Juli 2014, 19:26
-
Piala Dunia 13 Juli 2014, 18:38

-
Thiago Silva Ambil Hikmah Positif Dari Kegagalan Brasil
Piala Dunia 13 Juli 2014, 11:14
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko 10 Juli 2026
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:10
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
-
Amerika Serikat Kesulitan Mengimbangi Permainan Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:40
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR