Kedua tim sama-sama ingin mematenkan komposisi pemain untuk gelaran Piala Dunia mendatang. Jika Portugal ingin bertahan tanpa Cristiano Ronaldo, maka Meksiko ingin berbenah setelah kalah dari Bosnia di laga uji coba terakhir mereka.
Di awal laga, Meksiko tampil meyakinkan dengan mampu menekan dan menciptakan peluang. Namun sayangnya start bagus mereka gagal menciptakan gol.
Sementara peluang untuk Portugal datang di menit ke-14 melalui Vierinha. Tetapi kesigapan lini belakang Meksiko berhasil menghalau bola dan hanya menghasilkan sepak pojok bagi Portugal.
Portugal kembali mendapat peluang melalui Eder di menit ke-20 dan 22. Hanya saja dewi fortuna masih belum memihak Portugal, peluang pertama Eder menyamping di sisi gawang, sedangkan peluang kedua berhasil diselamatkan penjaga gawang Corona. Babak pertama ditutup tanpa gol untuk kedua tim.
Pada babak kedua, Meksiko hampir saja membuka keunggulan jika bukan karena aksi gemilang Bruno Alves. Bek yang menjabat kapten di laga ini memang tampil gemilang di sepanjang laga.
Menambah daya serang, Meksiko memasukkan dua daya serang baru, Javier Hernandez dan Silvestre Varela. Masukkan Javier Hernandez sempat kembali menghidupkan lini depan meksiko. Sayang umpan cantiknya gagal dimanfaatkan Herrera menjadi gol.
Meksiko tampil mendominasi permainan di 20 menit akhir pertandingan. Sayangnya tak satupun dari peluang yang didapat mereka menjadi sebuah gol.
Petaka kemudian datang untuk Meksiko di tambahan waktu babak kedua. Bruno Alves berhasil mencetak gol melalui sundulan dengan memanfaatkan umpan tendangan bebas Joao Moutinho.
Portugal masih memiliki satu kesempatan uji coba sebelum menghadapi Jerman di gelaran Piala Dunia. Sedangkan laga Meksiko selanjutnya bakal melawan Kamerun di penyisihan Grup A Piala Dunia.
Meksiko: Corona (Ochoa, 46"); Aguilar, Maza, Marquez, Moreno, Layun; Vazquez, Herrera (Aquino, 85"), Guardado (Fabian, 78"); Dos Santos (Hernandez, 58"), Peralta (Pulido, 78").
Portugal: Eduardo; Pereira (Amorim, 80"), Neto, Alves, Coentrao (Silva, 76"); Moutinho, Andre Almeida, Veloso; Vieirinha (Varela, 58"), Eder (Postiga, 64"), Nani.
(bola/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review ISL: Tiga Gol Babak Kedua Pusam Hancurkan Persiram
Bola Indonesia 7 Juni 2014, 22:12
-
Review ISL: Hajar Persita, Semen Padang Mantap di Runner Up
Bola Indonesia 7 Juni 2014, 17:59
-
Review: Bruno Alves Antar Kemenangan Portugal
Piala Dunia 7 Juni 2014, 10:10
-
Review: Brasil Menang Tipis Atas Serbia
Piala Dunia 7 Juni 2014, 04:08
-
Review ISL: Hajar Persiba, Mitra Kukar Kudeta Persipura
Bola Indonesia 6 Juni 2014, 21:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Como vs Bologna 10 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 05:00
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR