Tampil kurang menggigit selama melakoni laga pemanasan - Jepang kalah empat kali dan sekali imbang di laga persahabatan - tak mengendurkan semangat para Samurai Biru untuk berusaha mengimbangi Kamerun.
The Indomitable Lions memilih untuk memainkan pola ofensif dengan memasang tiga penyerang sekaligus, sementara Jepang lebih memilih untuk memperkuat lini tengah dan memasang hanya seorang penyerang tunggal, Yoshito Okubo.
Hasilnya, meski mendominasi penguasaan bola, para penyerang Kamerun gagal menembus ketatnya benteng pertahanan yang dibangun Jepang. Sepanjang babak pertama, serangan yang dibangun skuad Takeshi Okada tersebut tak ada yang menemui sasaran.
Peluang terbaik Kamerun tercipta di menit 38 ketika tendangan jarak dekat Eyong Enoh masih bisa diantisipasi kiper Jepang, Eiji Kawashima.
Semenit kemudian justru Kamerun yang kecolongan oleh gol Keisuke Honda yang menaklukkan kiper Soulemaynou Hamidou dengan tendangan kaki kanannya meneruskan umpan crossing Daisuke Matsui.
Kamerun baru meningkatkan intensitas serangan di babak kedua, dan mereka berpeluang menyamakan kedudukan di menit 49 ketika Samuel Eto'o melepas umpan tarik kepada Eric Choupo-Moting yang berdiri bebas di dalam kotak penalti, namun tendangannya justru melebar di sisi gawang Kawashima.
Sementara Jepang pun memiliki peluang emas untuk memantapkan keunggulan mereka di menit 82 saat tendangan Makoto Hasebe bisa ditepis kiper Hamidou, dan bola rebound yang jatuh di kaki Shinji Okazaki tak mampu disempurnakan oleh penyerang yang baru masuk di babak kedua tersebut.
Terus melancarkan serangan, Kamerun mendapat peluang emas terakhir di menit 86 saat tendangan Stephane Mbia hanya menerpa mistar gawang Jepang.
Selanjutnya serangan bertubi Kamerun ke jantung pertahanan lawan berhasil digagalkan penampilan gemilang Kawashima di bawah mistar gawang Jepang, dan hingga peluit panjang ditiup wasit Jepang berhasil mengamankan keunggulan dan meraih modal berharga untuk menghadapi Belanda di laga berikutnya. (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man Utd vs Roma 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 13:05
-
Prediksi Barcelona vs Aston Villa 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 12:39
-
Prediksi Villarreal vs PSG 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 12:02
-
Prediksi Atletico Madrid vs Bayern 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 11:56
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Lille 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 11:26
-
Prediksi Feyenoord vs Inter 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 10:28
-
Prediksi Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 10:21
-
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 10:13
-
Rating Pemain Juventus usai Bungkam Napoli 2-0: Tiga Pemain Nilai 8, Alajbegovic 9
Liga Italia 2 November 2026, 08:08
-
Kimi Antonelli Juara Dunia F1 2026, Pecahkan Rekor Sebagai Juara Termuda
Otomotif 2 November 2026, 08:04
-
Rating Pemain Arsenal usai Akhiri Penantian 14 Tahun di Anfield: Tiga Pemain Nilai 8
Liga Inggris 2 November 2026, 07:01
-
Rating Pemain Liverpool usai Dipaksa Akui Keunggulan Arsenal: Tak Ada yang Istimewa
Liga Inggris 2 November 2026, 06:55
-
Rating Pemain Real Madrid usai Benamkan Racing Santander: Tiga Pemain Dapat Nilai 9
Liga Spanyol 2 November 2026, 06:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR