Tim Kiwi mendapat suntikan moral berharga jelang laga ini setelah di pertandingan perdana berhasil menahan tim kuat Slovakia dengan skor 1-1 berkat gol Winston Reid di injury time babak kedua.
Dan mereka mengejutkan Italia kala Shane Smeltz membawa Selandia Baru memimpin kala pertandingan baru berjalan tujuh menit. Tendangan bebas Simon Elliott ke dalam kotak penalti gagal diantisipasi dengan sempurna oleh Fabio Cannavaro dan bola memantul pahanya jatuh sebelum di kaki Smeltz yang dengan mudah melesakkan bola ke gawang kiper Federico Marchetti.
Gol tersebut membuat para pemain Italia tersentak dan segera bereaksi dengan melakukan serangan gencar ke lini belakang Selandia Baru. Namun meski mendominasi permainan, serangan mereka terkesan monoton dan berhasil digagalkan penampilan apik kiper Mark Paston.
Peluang paling baik Italia baru tercipta di menit 27 ketika tendangan silang Riccardo Montolivo dari depan kotak penalti hanya membuat kiper Mark Paston terpana, namun bola hanya menerpa mistar gawang dan memantul keluar.
Dua menit kemudian Italia mendapat hadiah penalti dari wasit setelah Daniele De Rossi terjatuh di kotak penalti akibat berduel dengan bek Selandia Baru, Tommy Smith. Kubu Selandia Baru sempat memprotes keputusan itu karena menganggap Smith tak menarik kaus De Rossi dengan keras, namun wasi tetap pada pendiriannya.
Vincenzo Iaquinta yang mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor melaksanakan tugasnya dengan baik kala ia mengecoh Paston dan membawa Italia menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Italia kemudian mengerahkan segala upaya untuk menambah keunggulan namun hingga turun minum, serangan mereka tak ada yang menemui sasaran dan pertandingan paruh pertama pun harus ditutup dengan skor sementara tetap imbang 1-1.
Babak kedua, Italia tetap menguasai permainan namun mereka memilih untuk memperlambat tempo pertandingan. Absennya playmaker macam Andrea Pirlo sangat terasa di kubu Italia, terbukti dari kurang kreatifnya para pemain Italia membongkar pertahanan rapat Selandia Baru.
Serangan yang dibangun Iaquinta dan pemain pengganti Antonio Di Natale bisa dimentahkan penampilan cemerlang Paston, bahkan serangan Selandia Baru nyaris membuahkan hasil di menit 63 kala Ivan Vicelich melepas tembakan keras dari luar kotak penalti namun bola melebar tipis di samping gawang Marchetti.
Masuknya Mauro Camoranesi sempat menyuntikkan darah segar di permainan Italia, dan umpannya pada Montolivo yang diakhiri dengan tendangan keras dari depan kotak penalti membuat Paston harus berjibaku menyelamatkan gawangnya di menit 70.
Selandia Baru masih memiliki satu peluang emas di akhir babak kedua ketika lewat serangan balik cepat Chris Wood menusuk ke kotak penalti Italia dan memperdaya Cannavaro sebelum melepaskan tendangan dari jarak dekat yang arahnya masih melebar.
Serangan bertubi Italia di sisa waktu pertandingan tak ada yang membuahkan hasil, dan hingga peluit panjang ditiup wasit mereka harus merelakan hasil imbang 1-1 untuk kali kedua membuat langkah mereka untuk lolos ke babak berikutnya semakin terjal. (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
-
AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
Liga Italia 10 Juli 2026, 14:06
-
Pelatih Ungkap Alasan Persib Bandung Terus Buru Pemain Baru
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 13:34
-
Ederson Ternyata Sudah di Manchester, Sedikit Lagi Jadi Pemain MU?
Liga Inggris 10 Juli 2026, 10:59
-
Dari Lapangan Sampai Nongkrong, Ini Cara Tetap Segar Setelah Main Bola
Lain Lain 10 Juli 2026, 09:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















KOMENTAR