Bola.net - Brasil melanjutkan tren kemenangan jelang menyambut Piala Dunia 2-14 dengan membekuk Chile 2-1 di Toronto, Rabu (20/11).
Robinho mencetak gol kemenangan setelah sebelumnya Hulk membawa Brasil unggul terlebih dahulu. Sementara Chile sempat menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak Eduardo Vargas di menit ke-71.
Brasil mengawali laga dengan melakukan penetrasi melalui dribling istimewa Neymar. Sayang upaya striker Barca ini belum membuahkan hasil setelah tendangannya gagal mencapai target.
Tekanan konstan dari Brasil akhirnya membuahkan hasil di menit ke-14. Oscar yang mendapat bola memanfaatkan kelengahan bek Brasil lantas mengirimkan umpan silang kepada Hulk. Lewat tendangan kaki kirinya, striker Zenit ini kemudian berhasil membawa Brasil unggul.
Unggul tak membuat Brasil mengendurkan serangan, 2 menit setelah mereka unggul, Selecao kembali mendapat peluang melalui Neymar. Namun lagi-lagi Neymar gagal memanfaatkan peluang.
Chile berupaya menaikkan tempo pertandingan demi mengejar ketertinggalan. Perlahan Alexis Sanchez dkk mampu mendominasi penguasaan bola di lini tengah, namun upaya mereka belum membuahkan hasil hingga jeda turun minum.
Babak kedua dibuka dengan serangan Chile ke gawang Brasil. Sayangnya serangan Vargas masih melenceng di atas mistar gawang.
Brasil berupaya mengimbangi tekanan Chile memasukkan Robinho menggantikan Jo yang kurang optimal di lini depan. Pergantian ini efektif mengembalikan ketajaman Brasil. Dua peluang lahir sesaat setelah Robinho masuk, meski tak ada gol tercipta.
Tekanan Brasil yang tak kunjung membuahkan hasil dimanfaatkan oleh Chile untuk mengejar ketertinggalan. Tendangan melengkung dari Eduardo Vargas tak mampu diantisipasi oleh Julio Cesar, hingga membuat kedudukan kembali imbang 1-1.
Namun selebrasi Chile tak bisa berlangsung lama, 8 menit setelah gol penyama kedudukan, Robinho berhasil membawa Brasil kembali memimpin. Aksi dribel Neymar mampu menyedot perhatian bek Chile sehingga Maicon bisa dengan leluasa melepas umpan silang untuk disundul Robinho.
Di sisa laga, Brasil terus tampil menekan guna menambah gol. Namun Chile bisa bertahan hingga laga berakhir dengan kedudukan 2-1 untuk kemenangan Brasil.
Brasil (4-2-3-1): J.Cesar; Maicon, Thiago Silva (Dante 74'), David Luiz, Maxwell; Paulinho (Hernanes 84'), Luiz Gustavo; Hulk (Ramires 64'), Oscar (Willian 64'), Neymar; Jo (Robinho 51').
Chile (4-5-1): Bravo; Jara, Gonzalez, Carmona, Mena; Medel, Diaz (Jean Beausejour 9'); Fuenzaldia ( J. Valdivia 22', Mati Fernandez 59'), Guttierez, Vargas; A.Sanchez. (bola/mac)
Robinho mencetak gol kemenangan setelah sebelumnya Hulk membawa Brasil unggul terlebih dahulu. Sementara Chile sempat menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak Eduardo Vargas di menit ke-71.
Brasil mengawali laga dengan melakukan penetrasi melalui dribling istimewa Neymar. Sayang upaya striker Barca ini belum membuahkan hasil setelah tendangannya gagal mencapai target.
Tekanan konstan dari Brasil akhirnya membuahkan hasil di menit ke-14. Oscar yang mendapat bola memanfaatkan kelengahan bek Brasil lantas mengirimkan umpan silang kepada Hulk. Lewat tendangan kaki kirinya, striker Zenit ini kemudian berhasil membawa Brasil unggul.
Unggul tak membuat Brasil mengendurkan serangan, 2 menit setelah mereka unggul, Selecao kembali mendapat peluang melalui Neymar. Namun lagi-lagi Neymar gagal memanfaatkan peluang.
Chile berupaya menaikkan tempo pertandingan demi mengejar ketertinggalan. Perlahan Alexis Sanchez dkk mampu mendominasi penguasaan bola di lini tengah, namun upaya mereka belum membuahkan hasil hingga jeda turun minum.
Babak kedua dibuka dengan serangan Chile ke gawang Brasil. Sayangnya serangan Vargas masih melenceng di atas mistar gawang.
Brasil berupaya mengimbangi tekanan Chile memasukkan Robinho menggantikan Jo yang kurang optimal di lini depan. Pergantian ini efektif mengembalikan ketajaman Brasil. Dua peluang lahir sesaat setelah Robinho masuk, meski tak ada gol tercipta.
Tekanan Brasil yang tak kunjung membuahkan hasil dimanfaatkan oleh Chile untuk mengejar ketertinggalan. Tendangan melengkung dari Eduardo Vargas tak mampu diantisipasi oleh Julio Cesar, hingga membuat kedudukan kembali imbang 1-1.
Namun selebrasi Chile tak bisa berlangsung lama, 8 menit setelah gol penyama kedudukan, Robinho berhasil membawa Brasil kembali memimpin. Aksi dribel Neymar mampu menyedot perhatian bek Chile sehingga Maicon bisa dengan leluasa melepas umpan silang untuk disundul Robinho.
Di sisa laga, Brasil terus tampil menekan guna menambah gol. Namun Chile bisa bertahan hingga laga berakhir dengan kedudukan 2-1 untuk kemenangan Brasil.
Brasil (4-2-3-1): J.Cesar; Maicon, Thiago Silva (Dante 74'), David Luiz, Maxwell; Paulinho (Hernanes 84'), Luiz Gustavo; Hulk (Ramires 64'), Oscar (Willian 64'), Neymar; Jo (Robinho 51').
Chile (4-5-1): Bravo; Jara, Gonzalez, Carmona, Mena; Medel, Diaz (Jean Beausejour 9'); Fuenzaldia ( J. Valdivia 22', Mati Fernandez 59'), Guttierez, Vargas; A.Sanchez. (bola/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pepe Reina Favoritkan Brasil Juara Piala Dunia
Piala Dunia 20 November 2013, 12:27
-
David Luiz Senang Akhiri 2013 dengan Positif
Piala Dunia 20 November 2013, 12:01
-
Robinho: Saya Siap Bermain di Piala Dunia
Piala Dunia 20 November 2013, 11:51
-
Robinho Bangga Pecahkan Rekor Pele
Piala Dunia 20 November 2013, 11:42
-
Highlights Friendly: Brasil 2-1 Chile
Open Play 20 November 2013, 11:06
LATEST UPDATE
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
-
Ederson Batal, Manchester United Incar Gelandang Brasil Lainnya!
Liga Inggris 11 Juli 2026, 08:30
-
Here We Go! Barcelona Kunci Transfer Karim Adeyemi dari Dortmund!
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 07:27
-
Loh! Manchester United Putuskan Batal Rekrut Ederson!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:20
-
Man of the Match Spanyol vs Belgia: Lamine Yamal
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:05
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR