Kedua tim yang lolos ke Afrika Selatan via playoff ini sama-sama berjuang untuk mengembalikan kepercayaan diri mereka dengan meraih kemenangan di laga perdana, dan Les Bleus menghadirkan ancaman pertama kala laga baru berjalan tujuh menit.
Abou Diaby memberikan umpan terobosan pada Franck Ribery di dalam kotak penalti yang diteruskan dengan crossing ke jantung pertahanan Uruguay, namun sayang upaya Sidney Govou memanfaatkan umpan tersebut masih melebar di samping gawang kiper Fernando Muslera.
Setelah itu kendali pertandingan lebih dikuasai Uruguay yang memainkan passing pendek sementara Prancis berusaha mengantisipasinya dengan melakukan pressure ketat. Permainan cepat yang diperagakan La Celeste terbukti mampu merepotkan pertahanan Prancis.
Menit 16 kiper Prancis, Hugo Lloris melakukan penyelamatan gemilang kala menghalau tembakan keras Diego Forlan dari depan kotak penalti, sementara dua menit kemudian giliran Muslera sukses menepis tendangan bebas Yoann Gurcuff yang melengkung tepat ke sudut atas gawangnya.
Namun meski menguasai bola di sepanjang babak pertama, Uruguay tak mampu menciptakan peluang berarti, pun demikian dengan Prancis sehingga babak pertama pun harus ditutup dengan skor imbang tanpa gol.
Babak kedua, tempo permainan menjadi lebih lamban di mana Uruguay lebih memilih memainkan ball possession sementara Prancis mengendurkan tekanan mereka, hasilnya kedua kubu pun makin jarang mengancam pertahanan lawan masing-masing.
Pertahanan rapat yang diterapkan para pemain Uruguay membuat Prancis kesulitan menusuk ke kotak penalti dan hanya melakukan tembakan-tembakan jarak jauh, sementara Uruguay yang memainkan umpan-umpan panjang pun kesulitan menembus lini belakang Prancis.
Pelatih Prancis, Raymond Domenech kemudian berusaha meningkatkan daya gedor timnya dengan memasukkan Thierry Henry dan Florent Malouda, namun strategi itu tak membuahkan hasil.
Peluang terbaik Uruguay di babak kedua hadir di menit 73 ketika Luis Suarez memberikan umpan kepada Forlan di depan kotak penalti, namun tembakan keras penyerang Atletico Madrid itu melebar di samping gawang Lloris meski ia tak mendapatkan pengawalan.
Momen untuk Prancis sebetulnya datang di menit 81 ketika pemain pengganti Uruguay yang baru masuk di pertengahan babak kedua, Nicolas Lodeiro menerima kartu kuning kedua akibat melanggar Bacary Sagna, dan diusir wasit keluar lapangan.
Berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Prancis kemudian meningkatkan intensitas serangan demi mencetak gol penentu, sementara skuad Uruguay dipaksa bertahan di areanya sendiri.
Namun meski mengerahkan segala upaya untuk menggempur pertahanan lawan, Prancis tetap tak mampu menghadirkan ancaman berarti bagi Uruguay dan hingga peluit panjang ditiup wasit mereka harus menerima hasil imbang tanpa gol dan juga membagi rata satu poin. (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Kesal Liverpool Tumbang di Kandang Fenerbahce
Liga Champions 5 November 2026, 14:16
-
Douvikas, Nama Baru yang Mengancam Para Predator Gol Eropa
Liga Champions 5 November 2026, 12:21
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
-
Erling Haaland Memang Mimpi Buruk Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:16
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR