
Bola.net - Prancis akan saling berhadapan dengan Maroko di laga resmi untuk pertama kalinya pada semifinal Piala Dunia 2022. Sebelumnya di tahun 2007, kedua tim pernah bertemu pada laga persahabatan yang berakhir sama kuat.
Prancis yang saat itu turun dengan pemain-pemain muda potensial kesulitan menghadapi semangat juang Maroko. Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-2.
Di balik hasil mengecewakan itu, Samir Nasri jadi pemain yang paling berpendar. Ia mencatatkan satu gol dan satu assist.
Sementara itu, Maroko tampil mengejutkan. Selain berhasil mencetak gol lebih dulu, Singa Atlas berhasil terhindar dari kekalahan usai mencetak gol di menit akhir pertandingan.
Dua Blunder di Babak Pertama
Upaya Prancis untuk menguasai pertandingan diimbangi oleh Maroko di awal-awal laga. Trisula yang diturunkan Les Bleus, yaitu Jerome Rothen, Karim Benzema, dan Sidney Govou kesulitan menciptakan ancaman.
Sebaliknya, Maroko justru unggul lebih dulu di menit ke-8. Berawal dari tendangan keras mendatar dari luar kotak penalti, kiper Mickael Landreau tak sempurna menangkap tendangannya. Bola muntah langsung disambar oleh Tarik Sektioui untuk jadi gol.
Prancis juga berhasil mencetak gol dari blunder kiper di menit ke-15. Kiper Maroko, Nadir Lamyaghiri bermaksud melakukan tendangan jarak jauh setelah mengamankan bola. Sayangnya, tendangannya terlalu rendah dan dipotong oleh Nasri.
Nasri kemudian melakukan kombinasi umpan satu-dua pendek nan cepat dengan Govou melewati beberapa pemain Maroko. Nasri lalu melepas umpan terukur ke Govou di kotak penalti yang diselesaikan dengan tendangan keras di pojok bawah gawang Maroko. Skor imbang 1-1 bertahan sampai babak pertama usai.
Lengah di Akhir Babak Kedua
Setelah jeda antarbabak, laga masih berlangsung sengit. Namun kali ini, serangan Prancis lebih menjanjikan untuk merusak pertahanan rendah dan rapat Maroko.
Meski begitu, Prancis harus menunggu sampai menit ke-76 untuk mencetak gol. Berawal dari permain umpan-umpan pendek, Nasri menuntaskan peluangnya dari luar kotak penalti dengan tendangan keras mendatar dan membuat Prancis berbalik unggul.
Prancis menguasai pertandingan setelahnya. Hanya saja, mereka lengah di menit ke-85. Maksud hati ingin menyerang, Prancis malah diserang balik. Serangan balik cepat itu kemudian dituntaskan oleh Youssef Mokhtari untuk menyamakan kedudukan.
Kekuatan Prancis dan Maroko Kini
Selepas laga persahabatan itu, Prancis dan Maroko tidak pernah lagi bertemu. Perkembangan kedua tim 14 tahun setelahnya terbilang cukup pesat dengan konteks yang berbeda.
Prancis akhirnya sukses menjuarai Piala Dunia 2018 dan berkesempatan mempertahankannya di 2022. Maroko sendiri berhasil menjadi negara Afrika pertama yang menembus babak semifinal Piala Dunia.
Prancis lolos ke semifinal dengan menuntaskan semua pertandingan lewat waktu normal, meski sempat sekali menelan kekalahan. Maroko justru mengejutkan karena tidak pernah kalah dan baru sekali kebobolan dengan menyingkirkan tim besar seperti Portugal, Spanyol, dan Belgia.
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2022
Rabu, 14 Desember 2022 pukul 02.00 WIB
Argentina vs Kroasia
Lusail Iconic Stadium
Kamis, 15 Desember 2022 pukul 02.00 WIB
Prancis vs Maroko
Al Bayt Stadium
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Bacaan Menarik Lainnya:
- Portugal Keok di Piala Dunia 2022, Luis Figo Salahkan Fernando Santos karena Cadangkan Cristiano Ron
- Semifinal Piala Dunia 2022: Empat Tahun Sebelumnya, Argentina Takluk 0-3 dari Kroasia
- Profil Tim dan Daftar Pemain Timnas Maroko di Piala Dunia 2022
- Argentina vs Kroasia: Messi vs Modric, Kapten vs Kapten, LM10 vs LM10
- Klub dengan Penyumbang Pemain Terbanyak di Semifinal Piala Dunia 2022: Sevilla Masuk Tiga Teratas!
- Nomor 10 di Semifinal Piala Dunia 2022: Modric, Messi, Mbappe, dan Siapa dari Timnas Maroko?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pemain Prancis dengan Nilai Pasar Paling Rendah di Piala Dunia 2022
Editorial 12 Desember 2022, 17:47
-
Empat Skema Final Piala Dunia 2022: Pilih Final Ulangan atau Final Bersejarah?
Piala Dunia 12 Desember 2022, 17:39
-
Kylian Mbappe Layak Disebut Superstar, Ini Alasannya
Piala Dunia 12 Desember 2022, 14:26
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR