Siaga Maksimal Jelang Italia vs Israel: Intelijen Mossad Dikabarkan Kawal Timnas Israel, Pemerintah Italia Membantah

Bola.net - Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Italia vs Israel diselimuti status siaga maksimal. Pertandingan ini bahkan diwarnai kontroversi dugaan keterlibatan intelijen Mossad dari pihak Israel.
Otoritas keamanan Italia memberlakukan level kewaspadaan tertinggi menyusul adanya rencana demonstrasi. Ada kekhawatiran serius bahwa acara tersebut akan disusupi oleh kelompok-kelompok kekerasan.
Kondisi yang mencekam ini berdampak langsung pada animo penonton. Para suporter dilaporkan merasa takut untuk datang, membuat penjualan tiket pertandingan menjadi sangat sepi.
Di tengah situasi ini, muncul laporan bahwa agen Mossad akan mengawal tim tamu. Namun, laporan tersebut secara tegas dibantah oleh pemerintah Italia, memicu kontroversi baru.
Status Siaga Maksimal Diberlakukan
Pihak berwenang di kota Udine tidak mau mengambil risiko sedikit pun jelang laga yang akan digelar pada Selasa (14/10) mendatang. Prefek Udine, Domenico Lione, khawatir laga ini menjadi kesempatan bagi penyusup untuk berbuat onar.
Oleh karena itu, sejumlah aturan ketat pun diberlakukan di sekitar area pertandingan. Langkah ini diambil untuk mencegah oknum-oknum tak bertanggung jawab menggunakan benda-benda di sekitar sebagai senjata improvisasi.
Beberapa aturan tersebut di antaranya adalah larangan penjualan produk dalam wadah kaca, keramik, atau kaleng. Area tempat duduk di luar ruangan juga diminta untuk disingkirkan sementara waktu demi keamanan.
Kontroversi Keterlibatan Intelijen Mossad
Situasi keamanan semakin menjadi sorotan setelah media ternama Italia, Gazzetta, melaporkan adanya keterlibatan Mossad. Agen intelijen Israel itu dikabarkan akan turun tangan langsung untuk mengawal skuad tim nasional mereka.
Laporan ini sontak menimbulkan kegegeran dan pertanyaan besar mengenai kedaulatan keamanan Italia. Apalagi, timnas Israel juga dilaporkan akan diterbangkan ke lokasi rahasia setelah melakoni laga tandang sebelumnya.
Namun, kabar ini langsung dibantah oleh pihak pemerintah. Kementerian Dalam Negeri Italia secara resmi menyangkal telah memberikan otorisasi atau izin bagi agen Mossad untuk beroperasi di wilayah mereka.
Suporter Ketakutan, Tiket Tak Laku
Suasana tegang yang menyelimuti pertandingan ini ternyata berdampak besar pada para suporter. Ketakutan akan potensi terjadinya kerusuhan membuat mereka enggan untuk datang langsung ke stadion.
Akibatnya, penjualan tiket untuk laga ini dilaporkan sangat sepi. Dari total kapasitas Stadion Friuli yang mencapai 25.000 penonton, tiket yang terjual bahkan tidak sampai angka 5.000 lembar.
Kondisi ini menjadi gambaran nyata betapa seriusnya ancaman keamanan yang dirasakan oleh publik. Laga yang seharusnya menjadi pesta sepak bola kini berubah menjadi ajang yang diselimuti kekhawatiran.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Riccardo Calafiori Peringatkan Italia: Gagal ke Piala Dunia itu Rasanya Menyakitkan!
Piala Dunia 11 Oktober 2025, 10:00
-
Gattuso Ngamuk! Minta Timnas Italia Serius dan Jangan Bercanda Soal Tiket Playoff
Piala Dunia 11 Oktober 2025, 08:53
-
Bocoran Formasi Timnas Italia Lawan Estonia: Taktik Bunglon 4-4-2 ala Gattuso
Piala Dunia 9 Oktober 2025, 05:21
LATEST UPDATE
-
Thomas Tuchel Dituding Tinggalkan 'Jejak Kehancuran' di Timnas Inggris
Piala Dunia 15 Juni 2026, 10:14
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 08:55
-
Man of the Match Pantai Gading vs Ekuador: Wilfried Singo
Piala Dunia 15 Juni 2026, 08:13
-
Jerman vs Curacao 7-1: Ya Hujan Gol, Ya Banjir Rekor, Apa Saja?
Piala Dunia 15 Juni 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28






















KOMENTAR