
Bola.net - Italia kembali menghadapi tekanan besar dalam upaya mereka untuk kembali tampil di Piala Dunia. Meski berstatus empat kali juara dunia, Azzurri justru memiliki catatan pahit dalam dua edisi terakhir kualifikasi.
Kegagalan melawan Swedia dan kemudian Makedonia Utara dalam dua edisi terakhir masih membayangi perjalanan tim nasional Italia. Kini mereka kembali berada di jalur play-off dalam upaya merebut tiket ke turnamen terbesar sepak bola dunia itu.
Kemenangan 2-0 atas Irlandia Utara di Bergamo pada babak semifinal kemarin menjadi langkah penting bagi tim asuhan Gennaro Gattuso untuk menjaga peluang tersebut tetap hidup.
Gol Tonali dan Kean Bawa Italia Menang

Italia harus bekerja keras dalam pertandingan semifinal melawan Irlandia Utara tersebut. Babak pertama berlangsung menegangkan dengan permainan yang relatif sulit bagi tuan rumah.
Biar begitu, kebuntuan akhirnya terpecah setelah jeda pertandingan. Sandro Tonali membuka keunggulan Italia sebelum Moise Kean memastikan kemenangan dengan gol kedua.
Meski berhasil menang, perjalanan Italia di fase kualifikasi tidak sepenuhnya mulus. Mereka sempat mengalami dua kekalahan telak masing-masing dengan selisih tiga gol dari Norwegia, yang menunjukkan masih adanya kerentanan di lini belakang.
Di sisi lain, Italia juga menunjukkan perkembangan positif dalam hal produktivitas gol.
Gattuso Tekankan Pendekatan Lebih Solid

Sejak mengambil posisi pelatih dari Luciano Spalletti pada September lalu, Gattuso berhasil meningkatkan ketajaman tim. Italia kini mencetak rata-rata lebih dari dua gol per pertandingan di bawah kepemimpinannya.
Meski demikian, Gattuso menilai timnya masih harus terus memperbaiki sejumlah aspek permainan, terutama dari sisi taktik.
"Ketika Anda menjadi pemain atau pelatih ... pertandingan selalu sulit, terutama ketika Anda tidak boleh melakukan kesalahan, Anda tidak boleh gagal," ujar Gattuso.
Ia juga mengakui bahwa timnya sempat membuat kesalahan dari sisi taktik dalam pertandingan sebelumnya.
"Para pemain turun ke lapangan dan secara taktik kami membuat kesalahan pada pertandingan beberapa waktu lalu. Menurut saya, kami sudah mengidentifikasi beberapa masalah dari sisi taktik."
Perkembangan Skuad Italia
Lebih lanjut, Gattuso kemudian menyoroti perkembangan yang telah dicapai timnya dalam beberapa bulan terakhir.
"Jika saya melihat perjalanan saya, tujuh bulan lalu kami tidak seperti ini. Kami kesulitan menghadapi lawan, mereka dengan mudah masuk ke kotak penalti dan menciptakan peluang," sambung Gattuso.
Menurutnya, perubahan pendekatan membuat timnya kini lebih siap menghadapi ancaman lawan.
"Dalam tujuh bulan, tim ini telah berkembang dengan lebih peka terhadap bahaya dan bekerja dengan cara yang berbeda."
Persiapan Italia Lawna Bosnia
"Mungkin kami tidak bermain dengan gaya yang sangat menyerang, dan wajar jika kami terlihat kurang brilian," lanjut legenda Italia tersebut
"Saat ini saya lebih memilih tim yang solid di lapangan, yang tidak terlalu banyak menderita, meskipun itu berarti kami tidak terlalu mencolok. Mari fokus pada hal-hal yang praktis."
Italia kini akan menghadapi Bosnia dalam laga final play-off yang krusial. Bagi Gattuso dan skuad Azzurri, kemenangan di pertandingan tersebut akan menjadi langkah penting untuk menghapus bayang-bayang kegagalan di dua kualifikasi Piala Dunia sebelumnya.
Jadwal Pertandingan dan Live Streaming
Pertandingan: Bosnia & Herzegovina vs Italia
Stadion: Bilino Polje, Zenica
Hari: Rabu, 1 April 2026
Kick-off: 01.45 WIB
Siaran langsung TV: -
Live streaming: -
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Duel Bosnia dan Herzegovina vs Italia Tayang Jam Berapa dan di TV Mana?
Piala Dunia 31 Maret 2026, 16:31
LATEST UPDATE
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR