
Bermain di Stade de France, Paris, Republik Irlandia yang defisit satu gol karena kalah 0-1 pada pertemuan pertama sempat membuka harapan ketika kapten mereka, Robbie Keane, membawa The Republic unggul pada waktu normal.
Namun pada babak perpanjangan waktu, Prancis berhasil menyamakan kedudukan melalui William Gallas yang berasal dari handball kontroversial Thierry Henry.
"Saya tidak hanya kecewa, tetapi juga sangat sedih. Ini adalah sore yang sangat menyedihkan," ujar arsitek asal Italia itu seperti dilansir Football.
"Ini adalah situasi yang tidak menyenangkan. Saya lebih memilih kami tersingkir melalui adu penalti," lanjut Mr. Trap, julukan akrab Trappatoni.
"Saya sedih karena wasit seharusnya memiliki waktu untuk bertanya pada asisten wasit (hakim garis). Saya yakin kami seharusnya bisa memastikan bahwa itu adalah handball,"
"Saya sangat kecewa. Kita sering membicarakan fair play. Saya pergi ke sekolah dan mengajarkan fair play. Saya bicara kepada pemain-pemain muda tentang olah raga. Ini adalah hal paling penting dalam hidup,"
"Semua orang melihat pertandingan itu. Anda tahu apa yang terjadi. Prancis bermain baik di Dublin, tapi kami bermain lebih baik di sini,"
"Dalam dua pertandingan playoff ini, kami pantas ke Afrika Selatan. Tetapi hasilnya berbeda. Kami hanya bisa memberi mereka (Prancis) ucapan selamat. Mereka bisa bermain baik di Afrika Selatan," pungkas . (fot/zul)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Bayern vs Madrid: Michael Olise
Liga Champions 16 April 2026, 06:27
-
Man of the Match Arsenal vs Sporting CP: Martin Zubimendi
Liga Champions 16 April 2026, 06:09
-
Bagan Semifinal Liga Champions 2025/2026: Siapa Lawan Siapa?
Liga Champions 16 April 2026, 05:41
-
Hasil Bayern vs Madrid: Drama 7 Gol, Die Roten Amankan Tiket Semifinal
Liga Champions 16 April 2026, 04:25
-
Hasil Al Nassr vs Al Ettifaq: Cristiano Ronaldo cs Semakin Dekat Menuju Gelar Juara
Asia 16 April 2026, 03:33
-
Raphinha Minta Maaf Soal Gestur ke Fans Atletico Madrid
Liga Champions 16 April 2026, 00:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39




















KOMENTAR