
Bola.net - Performa Cole Palmer bersama Chelsea musim 2025/2026 tak berjalan semulus yang diharapkan. Gelandang muda Timnas Inggris itu harus berjuang melawan cedera yang terus mengganggu konsistensinya.
Cedera pangkal paha yang berulang membuat Palmer kesulitan menemukan ritme terbaiknya. Situasi ini berdampak langsung pada jumlah penampilannya yang terbatas sepanjang musim.
Meski masih mampu menyumbang gol dan assist, kontribusinya belum cukup untuk menutup keraguan. Terutama ketika ekspektasi terhadap dirinya terus meningkat setelah musim sebelumnya yang impresif.
Kini, tekanan itu semakin besar setelah pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memberikan sinyal tegas. Posisi Palmer di skuad utama Three Lions yang akan berlaga di Piala Dunia 2026 ternyata belum aman.
Tekanan Besar di Tengah Persaingan Ketat

Thomas Tuchel secara terbuka mengakui bahwa Cole Palmer menghadapi tantangan besar untuk mengamankan tempat di tim utama Inggris yang akan terjun di Piala Dunia 2026. Persaingan di posisi nomor 10 dinilai sangat ketat, membuat setiap pemain harus benar-benar tampil konsisten.
Situasi Palmer semakin sulit karena minimnya kesempatan tampil bersama tim nasional. Cedera yang dialami membuatnya jarang tersedia saat skuad sedang membutuhkan stabilitas.
Tuchel menegaskan bahwa saat ini tekanan ada sepenuhnya di pundak pemain Chelsea tersebut. Ia harus mampu membuktikan kualitasnya, bukan hanya di level klub tetapi juga di panggung internasional.
“Sejujurnya, ia harus menunjukkannya karena kita memiliki lebih banyak bukti tanpa dirinyaa daripada dengan dirinya, jadi tekanannya ada padanya. Ia menjalani musim yang sulit, tetapi ia juga mengalami masa sulit bersama tim nasional. Ia hanya sekali tersedia untuk kami dan ketika ia tersedia, kami memutuskan untuk tetap menggunakan skuad yang sama sehingga ada persaingan besar untuk posisi terbaiknya, nomor 10," tuturnya, seperti dilansir Goal.
Sinyal Kebangkitan Mulai Terlihat

Di balik tekanan besar tersebut, Tuchel melihat tanda-tanda positif dari perkembangan Palmer. Secara fisik, sang gelandang mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam beberapa pertandingan terakhir.
Masalah utama Palmer sebelumnya terletak pada pergerakan dan akselerasi yang tidak maksimal. Cedera membuatnya kehilangan daya ledak yang menjadi salah satu kekuatannya.
Namun dalam laga-laga terbaru, performanya dinilai mulai kembali ke level terbaik. Hal ini terlihat jelas ketika ia tampil menghadapi Arsenal dan Aston Villa.
“Kami melihat data yang bagus akhir-akhir ini, saya melihatnya langsung melawan Arsenal dan untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, saya merasa langkahnya kembali ke panjang semula. Sebelumnya saya merasa ia tidak bebas dan langkahnya tidak cukup panjang, akselerasinya tidak ada dan pergerakannya tidak bebas," terangnya.
"Saya mendapat umpan balik darinya dan dari Chelsea bahwa ia merasa selama pertandingan ini ia jauh, jauh lebih baik. Ia juga memiliki permainan yang sangat kuat melawan Aston Villa dengan performa fisik yang luar biasa yang dapat kita lihat dan itu adalah langkah pertama," ujar Tuchel.
Sikap Positif Jadi Modal Penting

Selain peningkatan performa, Tuchel juga memberikan pujian terhadap sikap Palmer selama menjalani pemusatan latihan. Ia melihat adanya perubahan positif dalam pendekatan sang pemain terhadap tim.
Palmer dinilai lebih terbuka dalam berkomunikasi dan menunjukkan keterlibatan yang lebih besar di dalam skuad. Hal ini menjadi faktor penting dalam membangun koneksi dengan rekan setim.
Hubungan personal antara pelatih dan pemain juga terlihat hangat. Momen kebersamaan yang tercipta menjadi indikasi bahwa Palmer berada di jalur yang tepat.
“Ketika saya memeluknya, itu berarti ia tersenyum, jika tidak, ia tidak akan mendapatkan pelukan. Ia dalam suasana hati yang baik, ia terbuka dan ia berkomunikasi serta menunjukkan kualitasnya. Ia sangat terlibat dan ini adalah langkah-langkah yang sangat penting untuk menunjukkan performa agar terlibat dalam grup dan memiliki koneksi di dalam grup, sehingga dia akan mendapatkan kesempatannya selama pertandingan berikutnya.”
(Goal)
Baca Juga:
- Prediksi Inggris vs Uruguay 28 Maret 2026
- Comeback ke Timnas Inggris, Ben White Diminta Selesaikan Masalah Lama
- Thomas Tuchel Blak-blakan Soal Trent Alexander-Arnold: Harus Legowo Dicoret dari Timnas Inggris
- Peringatan Theo Walcott: Max Dowman Jangan Mau Dibawa Tuchel ke Piala Dunia 2026!
- Lama Tidak Dipanggil, Kenapa Harry Maguire dan Kobbie Mainoo Masuk Skuad Timnas Inggris?
- Termasuk Dua Pemain MU, Thomas Tuchel Panggil 35 Pemain ke Timnas Inggris
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tuchel Beri Warning Pada Cole Palmer: Posisi di Timnas Inggris Belum Aman!
Piala Dunia 27 Maret 2026, 18:30
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Alarm Bahaya! Chelsea Telan 4 Kekalahan Beruntun, Skuad Mulai Gelisah
Liga Inggris 26 Maret 2026, 10:17
-
Alejandro Garnacho Sedang Terpuruk di Chelsea dan Jadi Bahan Ejekan Fans
Liga Inggris 26 Maret 2026, 04:52
LATEST UPDATE
-
Prediksi Meksiko vs Portugal 29 Maret 2026
Piala Dunia 27 Maret 2026, 19:45
-
Prediksi Amerika Serikat vs Belgia 29 Maret 2026
Piala Dunia 27 Maret 2026, 19:34
-
Prediksi Argentina vs Mauritania 28 Maret 2026
Piala Dunia 27 Maret 2026, 18:55
-
Prediksi Spanyol vs Serbia 28 Maret 2026
Piala Dunia 27 Maret 2026, 18:42
-
Tuchel Beri Warning Pada Cole Palmer: Posisi di Timnas Inggris Belum Aman!
Piala Dunia 27 Maret 2026, 18:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37






















KOMENTAR