
Bola.net - Unai Simon menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Spanyol melaju ke semifinal Piala Dunia 2026. Penjaga gawang Athletic Bilbao itu kembali diandalkan saat La Roja menghadapi Prancis di AT&T Stadium, Arlington, Rabu (15/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Kiper berusia 29 tahun tersebut tampil dalam seluruh enam pertandingan Spanyol di Amerika Utara. Dari penampilannya itu, Unai Simon mencatat lima clean sheet dan baru kebobolan satu gol sepanjang turnamen.
Konsistensi tersebut membuat lini pertahanan Spanyol menjadi salah satu yang paling solid di Piala Dunia 2026. Ketenangan, kemampuan membaca permainan, serta penempatan posisi menjadi modal penting bagi Simon di bawah mistar.
Rekor Mengesankan Unai Simon
Unai Simon mengukir catatan baru dengan tidak kebobolan selama 650 menit dalam pertandingan putaran final Piala Dunia. Rekor itu baru terhenti ketika Charles De Ketelaere mencetak gol penyeimbang untuk Belgia pada menit ke-41 di babak perempat final.
Rangkaian performa impresif itu telah dimulai sejak fase grup Piala Dunia 2022 di Qatar. Catatan tersebut memperlihatkan betapa sulitnya lawan menembus membobol gawang Spanyol ketika Simon berdiri di bawah gawang.
Kemampuan mengantisipasi arah bola dan mengambil posisi menjadi keunggulan utama penjaga gawang asal Basque itu. Ia juga tampil gemilang pada babak 16 besar saat menggagalkan sejumlah peluang Portugal, termasuk penyelamatan penting atas tembakan Cristiano Ronaldo.
Fondasi Kokoh La Roja
Saat menutup laga tanpa kebobolan melawan Portugal, Simon membukukan enam clean sheet beruntun di Piala Dunia. Rangkaian itu terdiri dari lima pertandingan pada edisi 2026 serta satu pertandingan melawan Maroko di Piala Dunia 2022.
Tahun 2024 menjadi salah satu periode terbaik dalam karier Simon. Ia membantu Athletic Bilbao mengakhiri penantian 40 tahun untuk meraih gelar Copa del Rey, kemudian membawa Spanyol menjadi juara Euro 2024.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, memberikan pujian tinggi kepada anak asuhnya tersebut. "Unai Simon dan saya telah bersama sejak 2019 ketika kami menjuarai Kejuaraan Eropa U-21. Hubungan kami hampir seperti keluarga, bukan sekadar pelatih dan pemain. Merupakan sebuah kehormatan melatihnya. Saya senang dia mendapat pengakuan di seluruh dunia. Dia adalah salah satu penjaga gawang terbaik di dunia."
Sumber: FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prancis, Spanyol, dan Sebuah Hati yang Terbagi
Piala Dunia 14 Juli 2026, 08:29
-
Unai Simon yang Membuat Spanyol Sulit Dibobol
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:42
-
Mike Maignan, Tembok Terakhir Prancis
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:16
-
Piala Dunia 2026: Duel Para Bintang Menuju Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 04:54
-
Lamine Yamal, Ulang Tahun Ke-19, dan Semifinal Kontra Prancis
Piala Dunia 14 Juli 2026, 04:26
LATEST UPDATE
-
Prancis, Spanyol, dan Sebuah Hati yang Terbagi
Piala Dunia 14 Juli 2026, 08:29
-
Julian Alvarez, Bocah dari Calchin yang Tak Pernah Berhenti Mengejar Bola
Piala Dunia 14 Juli 2026, 07:05
-
Emiliano Martinez, Monster di Bawah Mistar Gawang Argentina
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:52
-
Jordan Pickford Sang Pengawal Mimpi Inggris
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:47
-
Unai Simon yang Membuat Spanyol Sulit Dibobol
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:42
-
Mike Maignan, Tembok Terakhir Prancis
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:16
-
Piala Dunia 2026: Duel Para Bintang Menuju Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 04:54
-
Lamine Yamal, Ulang Tahun Ke-19, dan Semifinal Kontra Prancis
Piala Dunia 14 Juli 2026, 04:26
-
Menanti Duel Pertama Lionel Messi Lawan Inggris
Piala Dunia 14 Juli 2026, 03:11
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
-
Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juli 2026, 00:19
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR