
Bola.net - Ranking jersey terbaik dan terburuk di Euro 2020. Jersey tandang milik timnas Portugal mendapat penilaian paling buruk. Lantas, jersey mana yang dinilai terbaik?
Euro 2020 resmi dibuka pada Sabtu (12/6/2021) dini hari WIB. Setelah rangkaian pesta pembuka, ada duel Turki vs Italia sebagai menu utama. Italia menang dengan skor 3-0 pada laga di Stadion Olimpico.
Italia tampil dengan jersey tandang berwarna putih. Status Italia memang tim tamu walau laga di digelar Roma. Jersey putih milik Italia mendapat banyak pujian, tetapi jersey itu tidak masuk dalam daftar yang terbaik.
Berikut adalah lima jersey terbaik dan lima jersey terburuk di Euro 2020 versi Squawka.
Terbaik - 5
Jerman [latihan]
Jersey latihan Jerman berwarna hitam dengan pola marmer. Jersey ini memberi kesan indah dan kokoh. Para pemain Jerman nampak seperti memakai sesuatu yang diukir, klasik, dan monumental.
🔥🔥🔥#DieMannschaft #GERDEN 🇩🇪🇩🇰 pic.twitter.com/m5cNQfCkW6
— Die Mannschaft (@DFB_Team) June 2, 2021
Terbaik - 4
Wales (kandang)
Wales akan tampil mencolok di Euro 2020, setidaknya mengacu pada jersey yang dipakai. Wales memakai warna merah cerah dan kombinasi kuning untuk jersey kandang. Kombinasi yang membuat Gareth Bale dan kolega bakal nampak cerah.
Massive effort from the boys tonight! Big 3 points!🔥🏴 #WCQ @Cymru pic.twitter.com/yakU7vAz0X
— Gareth Bale (@GarethBale11) March 30, 2021
Terbaik - 3
Jerman (tandang)
Warna hitam juga menjadi pilihan Jerman untuk jersey tandang. Lagi-lagi, jersey Jerman mendapat banyak pujian. Warna hitam, dan sedikit merah di bagian lengan, memberi kesan yang sangat kuat. Apalagi logo apparel dan tim juga beraksen hitam.
🇷🇴🇩🇪 @kaihavertz29 🤜🤛 @SergeGnabry #ROUGER #DieMannschaft pic.twitter.com/BHI1SfwCmu
— Die Mannschaft (@DFB_Team) March 29, 2021
Terbaik - 2
Italia (kandang)
Sayang sekali Italia membuka Euro 2020 dengan jersey tandang. Sebab, jika memakai jersey kandang, Italia bakal mengirim singal yang kuat. Warna biru dengan aksen berlian dan detail bunga membuat jersey Italia nampak begitu mempesona.
It's #EURO2020 week! 🙌#MondayMotivation 💙 pic.twitter.com/rDsfldIip7
— Italy ⭐️⭐️⭐️⭐️ (@azzurri) June 7, 2021
Terbaik - 1
Belanda (kandang)
Klasik dan ikonik. Itulah yang dua kata yang tepat untuk jersey kandang timnas Belanda di Euro 2020. Model V-neck dan motif singa yang 'diukir' dengan unik pada bagian dada membuat jersey ini sangat menarik.
Almost time, #EURO2020! 👊#WeTheWave pic.twitter.com/LJbVKWZ5YK
— OnsOranje (@OnsOranje) June 11, 2021
Terburuk - 5
Kroasia (latihan)
Kroasia sangat ikonik dengan jersey bermotif kotak merah dan putih. Namun, jersey latihan mereka di Euro 2020, nampak aneh. Alih-alih memakai warna merah dan putih, kombinasi biru dan hitam dengan motif kotak justru nampak muram.
Jersey latihan timnas Kroasia di Euro 2020 (c) Squawka
Terburuk - 4
Polandia (kandang)
Aneh dan kuno. Jersey kandang Polandia memakai kerah jadul, warna putih yang datar, aksen merah yang biasa saja, dan logo yang terlalu besar. Ini nampak seperti kemeja polo yang dipakai bermain sepak bola.
Tak z goli w meczu #POLISL cieszyli się Piotr Zieliński i Karol Świderski. 👏🇵🇱
— Łączy nas piłka (@LaczyNasPilka) June 9, 2021
A pierwsze spotkanie #Euro2020 już za PIĘĆ DNI! 😎 pic.twitter.com/6VZ6IQPfrq
Terburuk - 3
Republik Ceko (tandang)
Rep. Ceko harus menimbang ulang jika ingin memakai jersey tandang di Euro 2020. Sebab, mereka akan tampil dengan jersey berwarna mirip kulit alien dari Toy Story.
#U21EURO 🇪🇸🇨🇿
— Czech Football Team (@ceskarepre_eng) March 30, 2021
The second half in Celje is underway. The young Czech squad needs to beat Spain to make it from the group stage. pic.twitter.com/rR7j66Fsrt
Terburuk - 2
Belanda (latihan)
Berbeda dengan jersey utama, jersey latihan timnas Belanda tidak punya konsep yang jelas. Motif berlian acak yang dipakai nampak tidak cocok dengan warna dan ornamen lain yang ada di jersey ini.
Kick-off in 30 minutes...⏳#WeTheWave #NEDGEO pic.twitter.com/GkFqpVodNX
— OnsOranje (@OnsOranje) June 6, 2021
Terburuk - 1

Portugal (tandang)
Portugal selama ini punya jersey tandang dengan motif bagus, tapi tidak di Euro 2020. Tiga garis yang ada di bagian depan nampak aneh. Jersey ini dinilai nampak 10 tahun lebih tua karena motif dan warna yang dipilih.
ONZE DO ANO! 🤩 5 craques da seleção fazem parte do melhor 11 da Primeira Liga! #VamosComTudo
— Portugal (@selecaoportugal) June 10, 2021
(PT.1) pic.twitter.com/caD6xRAgXI
Sumber: Squawaka
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Arema FC Yakin Cristiano Ronaldo Moncer di Euro 2020
Piala Eropa 11 Juni 2021, 20:00
-
Euro 2020, Pelatih Arema FC Jagokan Timnas Portugal
Piala Eropa 11 Juni 2021, 18:39
LATEST UPDATE
-
Setelah Piala Dunia 2026, Julian Alvarez Gabung Barcelona
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 06:16
-
Drama Belum Berakhir! Benfica Laporkan Fede Valverde ke UEFA, Bakal Absen di Bernabeu?
Liga Champions 20 Februari 2026, 06:00
-
Bukan Rudiger, Real Madrid Mantap Tendang Bintang Ini Keluar dari Bernabeu
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 05:37
-
Lautaro Martinez Cedera Betis, Inter Milan Terancam Tanpa Sang Kapten Selama Sebulan
Liga Champions 20 Februari 2026, 04:14
-
FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Sebut Sepak Bola Layaknya Agama di Indonesia
Tim Nasional 20 Februari 2026, 03:28
-
Klaim Sensasional Eks Arsenal: Mikel Arteta Bakal ke Barcelona
Liga Inggris 20 Februari 2026, 01:34
-
Kiper Tottenham Terbuka Gabung Inter pada Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:34
-
6 Pemain Juventus Tak Masuk Rencana Luciano Spalletti Musim Depan
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39

























KOMENTAR