
Bola.net - Eks striker Chelsea, Chris Sutton memprediksi bahwa laga panas Inggris versus Jerman di babak 16 besar Euro 2020 akan berjalan ketat dan bisa berlanjut hingga adu penalti.
Inggris lolos ke 16 besar dengan status juara Grup D, sedangkan Jerman merupakan runner-up Grup F, di mana di grup tersebut ada Prancis dan Portugal.
Untuk partai akbar ini, Inggris sedikit diuntungkan karena laga tersebut akan dimainkan di Wembley, London yang merupakan kandang The Three Lions.
Prediksi Sutton
Dalam kolomnya di Daily Mail, Sutton memberikan prediksinya soal jalannya pertandingan Inggris versus Jerman. Sutton pun meyakini pemenang laga ini akan ditentukan lewat adu penalti.
"Dalam banyak hal, saya menduga gaya permainan Jerman mungkin cocok untuk Inggris. Saat tim bermain ekspansif melawan kita, kita bisa melakukan serangan balik dan itu harus sesuai dengan pemain depan kita," tulis Sutton.
"Namun, saya baru saja mendapat firasat bahwa para pemain Jerman yang tidak terduga mungkin akan mencuat dan bersinar di panggung besar di Wembley," lanjutnya.
"Papan skor bisa berapa saja! Saya memprediksi imbang 2-2, diikuti dengan adu penalti," tutupnya.
Jerman Menang Adu Penalti?
Secara keseluruhan, Sutton memprediksi bahwa setelah skor imbang 2-2 di waktu normal, lalu Jerman akan keluar sebagai pemenang di babak adu penalti.
Jika prediksi itu menjadi kenyataan, tentu saja bakal memperpanjang sejarah buruk Inggris ketika harus berhadapan dengan Jerman di babak adu penalti turnamen besar.
Dalam dua adu penalti terakhir Inggris versus Jerman di turnamen akbar, Inggris selalu kalah. Dua kekalahan tersebut terjadi pada semifinal Piala Dunia 1990 dan semifinal Euro 1996.
Sumber: Daily Mail
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inggris Kalahkan Jerman di 16 Besar Euro 2020? Kenapa Tidak?
Piala Eropa 25 Juni 2021, 17:01
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR