
Bola.net - Legenda Jerman, Lothar Matthaus memprediksi negaranya bakal kalah dari Inggris di babak 16 besar Euro 2020. Namun, Matthaus menyebut ada syarat untuk hal tersebut bisa terwujud.
Inggris lolos ke 16 besar dengan status juara Grup D, sedangkan Jerman merupakan runner-up Grup F, di mana di grup tersebut ada Prancis dan Portugal.
Untuk partai akbar ini, Inggris sedikit diuntungkan karena laga tersebut akan dimainkan di Wembley, London yang merupakan kandang The Three Lions.
Prediksi Matthaus
Matthaus merasa tak yakin bahwa Jerman bisa mengalahkan Inggris untuk pertemuan kali ini. Namun, jika terjadi adu penalti, maka ceritanya akan berbeda.
"Inggris memiliki peluang untuk menang - tetapi tidak dengan adu penalti. Jika adu penalti, Jerman akan menang, jadi Inggris harus melakukannya dalam 120 menit," ujar Matthaus seperti dikutip Goal International.
“Kami selalu sangat bagus dengan penalti. Selalu ada sedikit lelucon antara Jerman dan Inggris, tetapi jika terjadi adu penalti maka kami adalah favorit," tambahnya.
Pemain Inggris Terbebani
Lebih lanjut, Matthaus merasa bahwa para pemain Inggris akan merasa terbebani jika laga berlanjut hingga adu penalti. Pasalnya, The Three Lions memiliki kenangan buruk dalam adu penalti melawan Jerman.
Dalam dua adu penalti terakhir Inggris versus Jerman di turnamen akbar, Inggris selalu kalah. Dua kekalahan tersebut terjadi pada semifinal Piala Dunia 1990 dan semifinal Euro 1996.
“Anda mulai berpikir tentang apa yang telah terjadi dalam 30 atau 40 tahun terakhir. Ketika kami bermain pada 1990 dan 1996," tutur Matthaus.
“Ada banyak tekanan bagi para pemain Inggris karena mereka membaca setiap hari di surat kabar semua cerita tentang penalti.” tandasnya.
Sumber: Goal International
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inggris Kalahkan Jerman di 16 Besar Euro 2020? Kenapa Tidak?
Piala Eropa 25 Juni 2021, 17:01
LATEST UPDATE
-
Klaim Sensasional Eks Arsenal: Mikel Arteta Bakal ke Barcelona
Liga Inggris 20 Februari 2026, 01:34
-
Kiper Tottenham Terbuka Gabung Inter pada Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:34
-
6 Pemain Juventus Tak Masuk Rencana Luciano Spalletti Musim Depan
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:23
-
Bukayo Saka Resmi Perpanjang Kontrak Jangka Panjang Bersama Arsenal
Liga Inggris 19 Februari 2026, 23:24
-
Dusan Vlahovic Ingin ke Barcelona, Siap Isi Pos Robert Lewandowski
Liga Italia 19 Februari 2026, 22:17
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam
Liga Inggris 19 Februari 2026, 21:14
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39

























KOMENTAR