Bola.net - Presiden FIFA Sepp Blatter mengkritik format multi negara yang akan digunakan di Piala Eropa 2020 mendatang.
Menurutnya menyebar turnamen itu di 13 negara tidak akan membuat ajang itu menjadi kejuaraan Eropa yang sebenarnya, demikian disampaikan pria Swiss 77 tahun ini kepada majalah Jerman Kicker, Kamis (14/3).
"Turnamen itu menjadi milik satu negara, yang menciptakan identitas dan euforia pada satu negara. Turnamen 2020 disebar dan itu bukan lagi kejuaraan Eropa yang sebenarnya. Itu semestinya disebut hal lain, saya tidak tahu apa namun turnamen seperti itu akan kekurangan hati dan jiwa," lanjutnya.
Blatter juga menyebut bahwa ide presiden UEFA Michel Platini itu bukan hal yang benar-benar baru, dan ide tersebut bahkan pernah diungkapkan mantan pemimpin Libya Moamar Khadafi untuk penyelenggaraan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
"Kolonel Khadafi berkata kepada saya bahwa pertandingan semestinya dilangsungkan di masing-masing ke-53 negara Afrika. Saya katakan padanya, itu tidak terbayangkan."
Platini meluncurkan konsep ini pada penutupan Piala Eropa 2012, dengan mengatakan bahwa dirinya mendapat ucapan selamat dari presiden FIFA Desember silam dan mengutip pernyataan Blatter yang menyebut hal itu "fantastis" sepanjang proses kesepakatan pada pertemuan komite eksekutif UEFA terakhir.[initial]
(kic/lex)
Menurutnya menyebar turnamen itu di 13 negara tidak akan membuat ajang itu menjadi kejuaraan Eropa yang sebenarnya, demikian disampaikan pria Swiss 77 tahun ini kepada majalah Jerman Kicker, Kamis (14/3).
"Turnamen itu menjadi milik satu negara, yang menciptakan identitas dan euforia pada satu negara. Turnamen 2020 disebar dan itu bukan lagi kejuaraan Eropa yang sebenarnya. Itu semestinya disebut hal lain, saya tidak tahu apa namun turnamen seperti itu akan kekurangan hati dan jiwa," lanjutnya.
Blatter juga menyebut bahwa ide presiden UEFA Michel Platini itu bukan hal yang benar-benar baru, dan ide tersebut bahkan pernah diungkapkan mantan pemimpin Libya Moamar Khadafi untuk penyelenggaraan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
"Kolonel Khadafi berkata kepada saya bahwa pertandingan semestinya dilangsungkan di masing-masing ke-53 negara Afrika. Saya katakan padanya, itu tidak terbayangkan."
Platini meluncurkan konsep ini pada penutupan Piala Eropa 2012, dengan mengatakan bahwa dirinya mendapat ucapan selamat dari presiden FIFA Desember silam dan mengutip pernyataan Blatter yang menyebut hal itu "fantastis" sepanjang proses kesepakatan pada pertemuan komite eksekutif UEFA terakhir.[initial]
(kic/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Blatter Cibir Format Multi Negara Euro 2020
Piala Eropa 15 Maret 2013, 12:16
-
5 Kontroversi Wasit di Liga Champions
Editorial 7 Maret 2013, 07:04
-
Tak Ada Sanksi UEFA Untuk Suarez
Liga Eropa UEFA 26 Februari 2013, 02:56
-
"Malaga Cuma Jadi Kambing Hitam UEFA"
Liga Spanyol 16 Februari 2013, 03:30
-
Donasi Mulia Ronaldo Untuk Palang Merah Internasional
Bolatainment 14 Februari 2013, 12:50
LATEST UPDATE
-
Alasan Persib Pilih Igor Tolic Jadi Penerus Era Emas Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:26
-
Ini Alasan Di Balik Perpisahan Persib Bandung dan Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:17
-
RESMI: Persib Ganti Bojan Hodak dengan Igor Tolic
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:09
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR