Dalam beberapa bulan belakangan ini, kondisi keamanan di Prancis memang cukup mengkhawatirkan. Hal tersebut terbukti dengan munculnya serangkaian serangan teroris yang terjadi di negara tersebut. Yang paling besar sejauh ini tentu serangan bom bunuh diri plus penembakan yang menewaskan ratusan orang pada November lalu.
Meski sejumlah orang yang dicurigai terlibat dalam aksi teror itu sudah ditangkap, namun bukan berarti ancaman teror itu berakhir. Bahkan ada kemungkinan aksi teror itu akan terjadi pada pergelaran Euro kali ini. Buktinya sendiri sudah muncul.
SBU, sebuah perusahaan keamanan asal Ukraina, awal pekan ini mengumumkan bahwa mereka menangkap seseorang yang kedapatan memiliki banyak bahan peledak berjenis TNT dan plus sejumlah senjata. Kabarnya semua amunisi itu akan digunakan untuk mengacaukan pergelaran Euro ini.
Semua hal itu membuat Boateng khawatir. Apalagi saat serangan bom terjadi pada November lalu terjadi, tim Jerman sedang beruji coba dengan dan lokasi ledakan tak berada terlalu jauh dari stadion. Bahkan ada satu teroris yang sempat ingin masuk ke stadion namun dicegah pihak keamanan. Ia pun melarang keluarganya untuk ikut ke Prancis, apalagi masuk ke stadion, saat gelaran Euro itu dilangsungkan.
"Keluarga saya dan anak-anak saya tak akan masuk ke stadion. Resikonya terlalu besar bagi saya," tegasnya pada Bild.
"Tentu saja di satu sisi menyedihkan bahwa Anda harus memikirkan masalah seperti ini. Di lain sisi, ada banyak hal yang terjadi belakangan ini yang membuat Anda harus berpikir tentang banyak hal," tutur bek Bayern Munchen ini.
"Saya hanya ingin memikirkan tentang sepakbola di turnamen seperti ini dan saya merasa lebih baik ketika saya tahu keluarga saya tak akan berada di dalam stadion. Tapi pada akhirnya, ini adalah keputusan yang harus dibuat untuk keselamatan mereka sendiri," tegasnya. [initial]
Baca Juga:
- Ronaldo Tak Anggap Enteng Persaingan di Grup F
- Ronaldo: Jangan Lupakan Italia di Euro 2016!
- Fandi Fans Portugal, Tapi Jagokan Inggris
- Ramos: Ada Ronaldo, Portugal Selalu Punya Peluang
- Ramos: Dengan Bale, Wales Bisa Lolos Dari Grup
- Ronaldo Kenang Kekalahan di Final Euro 2004: Momen Sulit
- Nainggolan: Menang, Melaju Sejauh Mungkin
- Ronaldo Kenang Debut Untuk Portugal: Momen Indah
- Rashford: Masuk Timnas Inggris Rasanya Seperti Mimpi!
- Nainggolan: Italia Akan Lolos Grup E
- Andik Jagokan Spanyol Juara Euro 2016
- Nainggolan: Lebih Baik Pertama Lawan Italia
- Data dan Fakta Euro 2016: Prancis vs Rumania
- Pires: Deschamps Pilih Payet Saja Daripada Martial
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Demi Keselamatan, Boateng Larang Keluarganya Ikut ke Prancis
Commercial 9 Juni 2016, 18:02 -
Menang 7-1, Brasil Tolak Kenang Tragedi Jerman
Amerika Latin 9 Juni 2016, 17:00
-
Ramos: Ada Ronaldo, Portugal Selalu Punya Peluang
Commercial 9 Juni 2016, 16:00
-
Striker PS TNI Jagokan Jerman Juara Euro 2016
Commercial 9 Juni 2016, 13:24
-
Bos Spanyol: Banyak Tim Berpotensi Jadi Juara Euro
Commercial 9 Juni 2016, 12:25
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Girona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:38
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45



















KOMENTAR