Karena itu, Hodgson bingung mengapa ia masih harus menjelaskan situasinya kepada para wartawan. Namun ia akhirnya menuruti perintah FA itu.
"Saya sebenarnya tak tahu apa yang saya lakukan di sini. Saya kira pernyataan saya kemarin sudah cukup. Saya bukan lagi pelatih timnas, waktu saya sudah berlalu. Tapi saya diberitahu bahwa saya harus berada di sini," terang Hodgson seperti dilansir The Guardian.
Hodgson menengarai bahwa ada orang yang harus disalahkan. Sebagai pelatih, ia pun siap menjadi kambing hitam atas kekalahan memalukan yang diderita Inggris dari Islandia.
"Mungkin orang masih sakit hati dengan kekalahan Inggris kemarin yang membuat kami tersingkir dari Euro 2016. Saya rasa seseorang harus muncul dan menjadi kambing hitam." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Slaven Bilic Tak Akan Tergoda Latih Inggris
Liga Inggris 29 Juni 2016, 22:00
-
Inggris Rindukan Rio Ferdinand dan John Terry
Commercial 29 Juni 2016, 18:46
-
Ranieri Masuk Kandidat Manajer Timnas Inggris
Liga Inggris 29 Juni 2016, 17:45
-
Inggris Keok, Neville Masuk Bus Islandia
Commercial 29 Juni 2016, 17:15
-
Redknapp: Masuknya Rashford Bukti Putus Asanya Roy Hodgson
Commercial 29 Juni 2016, 15:00
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
-
Konflik Dani Carvajal dan Alvaro Arbeloa, Ini Penyebabnya
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25


























KOMENTAR