Di atas kertas, Inggris harusnya bisa menang mudah atas lawannya tersebut. Namun gara-gara permainan buruk, Inggris harus tersingkir dari turnamen besar sekelas Euro.
"Kami kalah, dan sayangnya kekalahan itu terjadi dalam pertandingan yang menentukan. Jika dalam sebuah turnamen fase gugur anda tidak bermain bagus, maka anda akan tersingkir sekalipun musuhnya bukan tim unggulan seperti Islandia. Ini yang terjadi," terang Hodgson seperti dikutip The Guardian.
Hodgson menambahkan bahwa sampai saat ini ia masih sedih akibat kekalahan itu. Ia merasa rapuh karena merasa sudah gagal sebagai pelatih The Three Lions.
"Saya masih berusaha bangkit. Saya masih rapuh. Itu bukan malam yang indah bagi siapa pun karena kami ingin bertahan di turnamen ini. Kami percaya kami harusnya bisa lolos ke perempat final dan lebih jauh lagi." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Slaven Bilic Tak Akan Tergoda Latih Inggris
Liga Inggris 29 Juni 2016, 22:00
-
Inggris Rindukan Rio Ferdinand dan John Terry
Commercial 29 Juni 2016, 18:46
-
Ranieri Masuk Kandidat Manajer Timnas Inggris
Liga Inggris 29 Juni 2016, 17:45
-
Inggris Keok, Neville Masuk Bus Islandia
Commercial 29 Juni 2016, 17:15
-
Redknapp: Masuknya Rashford Bukti Putus Asanya Roy Hodgson
Commercial 29 Juni 2016, 15:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR