Di atas kertas, Inggris harusnya bisa menang mudah atas lawannya tersebut. Namun gara-gara permainan buruk, Inggris harus tersingkir dari turnamen besar sekelas Euro.
"Kami kalah, dan sayangnya kekalahan itu terjadi dalam pertandingan yang menentukan. Jika dalam sebuah turnamen fase gugur anda tidak bermain bagus, maka anda akan tersingkir sekalipun musuhnya bukan tim unggulan seperti Islandia. Ini yang terjadi," terang Hodgson seperti dikutip The Guardian.
Hodgson menambahkan bahwa sampai saat ini ia masih sedih akibat kekalahan itu. Ia merasa rapuh karena merasa sudah gagal sebagai pelatih The Three Lions.
"Saya masih berusaha bangkit. Saya masih rapuh. Itu bukan malam yang indah bagi siapa pun karena kami ingin bertahan di turnamen ini. Kami percaya kami harusnya bisa lolos ke perempat final dan lebih jauh lagi." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Slaven Bilic Tak Akan Tergoda Latih Inggris
Liga Inggris 29 Juni 2016, 22:00
-
Inggris Rindukan Rio Ferdinand dan John Terry
Commercial 29 Juni 2016, 18:46
-
Ranieri Masuk Kandidat Manajer Timnas Inggris
Liga Inggris 29 Juni 2016, 17:45
-
Inggris Keok, Neville Masuk Bus Islandia
Commercial 29 Juni 2016, 17:15
-
Redknapp: Masuknya Rashford Bukti Putus Asanya Roy Hodgson
Commercial 29 Juni 2016, 15:00
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25




















KOMENTAR