Bola.net - Hans van Breukelen, mantan penggawa timnas Belanda, belum mau mencoret negaranya dari daftar juara. Van Breukelen tahu peluang Belanda sangat tipis, bahkan hanya untuk lolos dari fase grup sekalipun.
"Saya melihat tim ini punya nama-nama besar. Sangat sulit diterima jika sejauh ini mereka belum mendapatkan satu poin pun," ucap Van Breukelen kepada Maisfutebol.
"Jika Belanda sampai lolos, saya yakin mereka akan menjadi juara Euro. Belanda punya terlalu banyak bakat bagus. Saya tak tahu apa yang terjadi pada Belanda di Euro kali ini. Mungkin ada semacam perang ego di antara para pemain."
"Tapi Portugal juga berpeluang besar lolos karena hasil imbang saja akan cukup buat mereka. Sangat sulit membuat prediksi di situasi seperti ini."
Van Breukelen adalah salah satu pilar tim Belanda ketika memenangkan Euro 1988. Saat itu, Belanda mengalahkan Uni Sovyet di final.
"Saya masih sering mengenang turnamen itu. Kami menjalani turnamen hebat karena kami datang bukan sebagai favorit, tetapi pulang sebagai pahlawan."
"Saat itu, kami bagaikan sebuah keluarga. Bahkan pemain-pemain seperti Marco van Basten, Frank Rijkaard, dan Ruud Gullit selalu mengedepankan tim, bukan ego pribadi mereka," pungkas Van Breukelen. (sw/hsw)
"Saya melihat tim ini punya nama-nama besar. Sangat sulit diterima jika sejauh ini mereka belum mendapatkan satu poin pun," ucap Van Breukelen kepada Maisfutebol.
"Jika Belanda sampai lolos, saya yakin mereka akan menjadi juara Euro. Belanda punya terlalu banyak bakat bagus. Saya tak tahu apa yang terjadi pada Belanda di Euro kali ini. Mungkin ada semacam perang ego di antara para pemain."
"Tapi Portugal juga berpeluang besar lolos karena hasil imbang saja akan cukup buat mereka. Sangat sulit membuat prediksi di situasi seperti ini."
Van Breukelen adalah salah satu pilar tim Belanda ketika memenangkan Euro 1988. Saat itu, Belanda mengalahkan Uni Sovyet di final.
"Saya masih sering mengenang turnamen itu. Kami menjalani turnamen hebat karena kami datang bukan sebagai favorit, tetapi pulang sebagai pahlawan."
"Saat itu, kami bagaikan sebuah keluarga. Bahkan pemain-pemain seperti Marco van Basten, Frank Rijkaard, dan Ruud Gullit selalu mengedepankan tim, bukan ego pribadi mereka," pungkas Van Breukelen. (sw/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Van Bommel: Kekalahan Ini Terasa Berbeda
Piala Eropa 18 Juni 2012, 22:45
-
UEFA Putuskan Bendtner Bersalah
Piala Eropa 18 Juni 2012, 22:30
-
Neuer: Yunani Agresif dan Tekad Besar
Piala Eropa 18 Juni 2012, 19:45
-
Ronaldo, Bintang Euro 2012 Terpopuler di Facebook
Bolatainment 18 Juni 2012, 15:23
-
Ronaldo: Tanpa Tim, Saya Takkan Cetak Gol
Piala Eropa 18 Juni 2012, 13:28
LATEST UPDATE
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR