
Bola.net - Pertandingan Inggris vs Jerman di babak 16 besar Euro 2020 nanti bakal terasa spesial bagi kedua tim. Ini pertama kalinya Inggris dan Jerman bertemu lagi di Euro setelah 25 tahun berlalu.
Kala itu, Inggris harus gigit jari di semifinal Euro 1996. Gareth Southgate, pelatih Inggris sekarang, gagal menendang penalti dan mengantar Jerman lolos ke final.
Sekarang Southgate memegang peran berbeda, tapi jelas dia punya ambisi untuk membalas kegagalan 25 tahun lalu tersebut. Namun, ternyata ambisi ini tidak sampai menurun ke tim Inggris.
Sebagian besar pemain Inggris sekarang belum cukup dewasa untuk mengingat momen pahit tahun 1996 lalu. Karena itu, pertandingan tersebut tidak relevan bagi mereka.
Tidak akan dibicarakan
Sikap pemain Inggris dijelaskan langsung oleh sang kapten, Jordan Henderson. Dia menegaskan hingga kini belum ada pemain yang membicarakan laga tahun 1996 tersebut. Pertandingan itu tidak ada hubungannya dengan pertandingan sekarang.
"Tidak, kami belum membicarakan itu dan saya juga tidak yakin kami akan membicarakannya," buka Henderson kepada Independent.
"Saya kira banyak yang bicara bahwa laga akan ditentukan adu penalti. Namun, kami sudah pernah merasakan babak adu penalti [vs Kolombia di Piala Dunia 2018] dan kami memang terus melatih penalti."
"Penalti adalah bagian dan paket dari sepak bola sekarang. Khususnya dalam format turnamen," imbuhnya.
Bakal spesial
Meski begitu, Henderson mengakui keberhasilan mengalahkan Jeman bakal terasa luar biasa bagi tim Inggris. Mereka mungkin mendapatkan dorongan rasa percaya diri untuk bermain lebih baik lagi babak berikutnya.
"Bakal luar biasa bagi kami jika bisa mencapai putaran berikutnya dalam turnamen. Mengalahkan Jerman juga akan terasa spesial, sebab itu adalah pertandingan besar," lanjut Henderson.
"Bakal luar biasa jika kami sebagai skuad berhasil lolos. Kami akan menantikan pertandingan itu dan yang bisa kami perbuat adalah memberikan segalanya di laga tersebut."
"Semoga itu cukup untuk membantu kami memenangi pertandingan," tutupnya.
Sumber: Independent
Baca ini juga ya!
- No Debat! Cristiano Ronaldo adalah Pencetak Gol Terbaik dalam Sejarah
- Asli Kocak! Ini Meme-meme Lucu Dubravka Saat Bikin Gol Bunuh Diri Lawan Spanyol
- Rapor pemain Juventus di Fase Grup Euro 2020: Ronaldo Wow, Szczesny dan Demiral Waduh
- Cristiano Ronaldo Dominasi Catatan Rekor pada Matchday Pamungkas Fase Grup Euro 2020
- Penggawa Belanda Dominasi Tim Terbaik Fase Grup Euro 2020 Versi Whoscored
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inggris Kalahkan Jerman di 16 Besar Euro 2020? Kenapa Tidak?
Piala Eropa 25 Juni 2021, 17:01
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Tunggu Tawaran di Kisaran Rp195 Miliar untuk Beknya
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:27
-
Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:18
-
Barcelona vs Athletic Club: 3 Topik Penting jelang Semifinal Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:11
-
Calon Nomor Punggung Joao Cancelo di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 12:42
-
Dua Pemain Binaan Persija Tampil Gemilang, Siap Tantang Persib
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 12:27
-
Prediksi Everton vs Wolves 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 12:13
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR