Bola.net - Aksi selebrasi gol Samir Nasri mendapatkan banyak kecaman dari banyak pihak. Meski begitu, ia sama sekali tak merasa menyesal.
Prancis sempat tertinggal satu gol dari Inggris namun gol Nasri akhirnya berhasil menyeimbangkan kedudukan. Gol tersebut menyelamatkan Les Bleus dari kekalahan.
Ada hal unik dalam pertandingan tersebut. Nasri melakukan selebrasi golnya dengan menaruh jari telunjuknya di depan mulut seakan-akan ia ingin menyuruh seseorang untuk diam.
Aksi tersebut ternyata berasal dari kegerahan Nasri atas sikap media. Koran terkemuka Prancis, L'Equipe telah mengkritik keras penampilan Nasri selama babak kualifikasi. Bintang Manchester City tersebut merasa tidak terima atas kritikan tersebut.
"Kadang Anda akan melakukan reaksi yang tidak sewajarnya dimana hal itu semestinya tidak boleh dilakukan," ujar pemain Prancis tersebut.
"Saya tidak menyesalinya. Saya tidak membaca koran. Anda harus melakukan evaluasi setelah kompetisi. Orang-orang akan melakukan segalanya untuk membuat tim Prancis tidak nyaman. Seharusnya Anda membiarkan saja kami bekerja."
"Hal itu tidak membuat saya terganggu karena saya tidak membaca media namun ibu saya sedang sakit dan ketika dia membaca bahwa anaknya adalah 'sampah' itu sungguh menyakitkan."
"Reaksi saya mungkin saja janggal." (tel/Rev)
Prancis sempat tertinggal satu gol dari Inggris namun gol Nasri akhirnya berhasil menyeimbangkan kedudukan. Gol tersebut menyelamatkan Les Bleus dari kekalahan.
Ada hal unik dalam pertandingan tersebut. Nasri melakukan selebrasi golnya dengan menaruh jari telunjuknya di depan mulut seakan-akan ia ingin menyuruh seseorang untuk diam.
Aksi tersebut ternyata berasal dari kegerahan Nasri atas sikap media. Koran terkemuka Prancis, L'Equipe telah mengkritik keras penampilan Nasri selama babak kualifikasi. Bintang Manchester City tersebut merasa tidak terima atas kritikan tersebut.
"Kadang Anda akan melakukan reaksi yang tidak sewajarnya dimana hal itu semestinya tidak boleh dilakukan," ujar pemain Prancis tersebut.
"Saya tidak menyesalinya. Saya tidak membaca koran. Anda harus melakukan evaluasi setelah kompetisi. Orang-orang akan melakukan segalanya untuk membuat tim Prancis tidak nyaman. Seharusnya Anda membiarkan saja kami bekerja."
"Hal itu tidak membuat saya terganggu karena saya tidak membaca media namun ibu saya sedang sakit dan ketika dia membaca bahwa anaknya adalah 'sampah' itu sungguh menyakitkan."
"Reaksi saya mungkin saja janggal." (tel/Rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Eropa 12 Juni 2012, 23:45

-
Foto: Lawan Prancis, Inggris Ternyata Cuma 10 Pemain!
Open Play 12 Juni 2012, 23:37 -
Video: Kejahilan Suporter Spanyol
Open Play 12 Juni 2012, 23:10 -
Barzagli Akan Bermain Melawan Irlandia
Piala Eropa 12 Juni 2012, 22:40
-
Torres: Spanyol Harus Juara Grup
Piala Eropa 12 Juni 2012, 22:30
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR